Anya Dwinov, Lebih Suka Bisnis 'Jasa'

Kapanlagi.com - Bagaimana rasanya jika awalnya adalah seorang yang suka berbelanja kemudian menjadi penjual? Hal ini dialami oleh Anya Dwinov, saat dirinya turut serta dalam bazar yang diadakan di Roxy Square (15/4). Menurutnya, jadi penjual sangatlah tidak gampang.

"Jangan pernah meremehkan seorang penjual. Sebab ternyata capek banget. Bahkan aku sempat kesel meladeni pembeli. Barang yang sudah ditata bisa berantakan lagi. Itupun belum tentu beli," ungkap Anya.

Barang yang dia tawarkan, kebanyakan berupa tas dan aksesoris. "Sebenarnya aku tidak begitu tertarik dengan bisnis semacam ini. Aku lebih memilih bisnis laundry dan travel. lebih praktis. Kalau ini kan semuanya manual. Kita capek buat ngecek berapa stok barang atau barang yang terjual," jelasnya.

Makanya, Anya lebih memilih bisnis laundry dan traveling. Karena itu yang dia suka. "Paling tidak, kalau bisnis kita memilih yang kita suka, karena itu akan mengembangkan bisnis itu sendiri. Kalau bisnis butik aku tidak, itu lebih cenderung dipengaruhi oleh trend. Kalau aku suka model tertentu, belum tentu model tersebut disukai oleh orang lain," paparnya lebih jauh.

Untuk urusan belanja, Anya mendiskripsikan dirinya bukan golongan yang 'gila' belanja. Dia belanja berdasarkan mood. Dan tak terlalu memikirkan merk, baik dari luar maupun dari dalam.

"Kalau sudah mood belanja, aku bisa mengeluarkan duit sampai 5 juta rupiah. Seandainya saat belanja aku menemui barang yang aku suka, murah harganya dan modelnya bagus, pasti aku ambil," ujarnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(wwn/bun)

Rekomendasi
Trending