Baru Memahami Batik, Ini Harapan Atiqah Hasiholan

Selasa, 05 Juli 2016 20:15 Penulis: Natanael Sepaya
Baru Memahami Batik, Ini Harapan Atiqah Hasiholan Atiqah Hasiholan © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Harus diakui kalau saat ini kain batik mulai dikenal dan banyak diminati oleh pasar Internasional hingga para desainer fashion. Melihat hal itu, Atiqah Hasiholan yang mulai menggemari kain khas Indonesia tersebut melihat kalau momen ini merupakan titik agar kebudayaan Tanah Air lebih dikenal.

"Sering (pakai batik), (motifnya) klasik, kayak sekarang ini saya pakai kaftan, bagus banget. Semakin bisa mengeksplor kain tradisional fashion di Indonesia atau di luar negeri bisa menjaga dan mengangkat kekayaan yang kita punya. Kayak sekarang ini saya memilih kaya kain batik. Karena kebetulan kainnya keren," ungkapnya saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (1/7).

Atiqah sendiri tidak menepis kalau dirinya memang baru-baru ini tertarik dengan kain batik dan segala motif indahnya. Karena itu, ia pun sudah mulai berminat untuk mengkoleksi sejumlah jenis kain batik untuk di masa mendatang.

Baru memahami kain batik, Atiqah Hasiholan berharap kebudayan Indonesia bisa semakin dikenal dan dicintai di dalam maupun luar negeri © KapanLagi.com/Agus ApriyantoBaru memahami kain batik, Atiqah Hasiholan berharap kebudayan Indonesia bisa semakin dikenal dan dicintai di dalam maupun luar negeri © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

"(Koleksi) Belum, pengen sih. Aku jujur baru memahami batik yang bagus, yang bisa dibilang mahal. Yang bagus untuk investasi, jadi kalau simpen buat anak cucu, tapi harus paham dulu. Ketika paham jadi tahu barang-barang bagus. Jadi, pengen (koleksi) sih," lanjutnya.

Walau sebenarnya kain batik sendiri masih terikat dengan sederet pakem dan nilai nasional, namun Atiqah Hasiholan punya harapan tersendiri dengan kekayaan khas Indonesia ini. Selain menyesuaikan dengan 'adat timur', ia berharap inovasi kain batik mampu membuat industri fashion bisa semakin berkembang dan dicintai, khususnya di Negeri ini sendiri.

"(Pakem kain tradisional) Gak ada sih, bebas. Mungkin akan ada pro - kontra batik dijadiin bikini, (tapi) digunakan sesuatu (yang sesuai dengan) adat ketimuran. Karena aku adalah lebih pemakai dan pengguna, aku berharap industri fashion Indonesia pilihan pakaian desain semakin mudah menggunakan kain tradisional. Misalnya kain batik, bisa mudah menghargai dan mencintai kain tradisional," pungkasnya.

(kpl/aal/ntn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING