Brankas Bikin Penggeledahan Rumah Gatot Brajamusti Dibumbui Drama

Jum'at, 02 September 2016 04:45 Penulis: Natanael Sepaya
Brankas Bikin Penggeledahan Rumah Gatot Brajamusti Dibumbui Drama Gatot Brajamusti © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Kamis kemarin (1/9) Gatot Brajamusti jauh-jauh diterbangkan dari Nusa Tenggara Barat ke Jakarta untuk mengikuti proses penggeledahan lanjutan. Dikatakan ada sebuah ruangan yang hanya bisa dibuka oleh guru spiritual artis tersebut.

Setelah sampai di Ibukota, pria yang akrab disapa Aa Gatot ini dibawa masuk ke rumah kontrakannya di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, dengan tangan terikat. Setelah itu kurang lebih lima jam diadakan proses penggeledahan yang dilakukan Polres dan Polda Nusa Tenggara Barat dibantu Polda Metro Jaya.

Setelah diusut, ternyata bukan sebuah ruangan yang diselidiki pihak kepolisian. Melainkan dua brankas dalam hunian bernomor enam itu yang ingin dibongkar dan diketahui isinya. Uniknya, acara membuka brankas ini harus melewati sedikit drama. Apa saja?

Brankas, jadi bumbu drama yang ada pada saat penggeledehan rumah tangga © KapanLagi.com/Budy SantosoBrankas, jadi bumbu drama yang ada pada saat penggeledehan rumah tangga © KapanLagi.com/Budy Santoso

Pertama. Gatot beberapa kali menyebutkan empat angka kombinasi namun pintu brankas tak terbuka. Lantaran tidak ingin benda itu rusak, pihak kepolisian mendatangkan ahli brankas yang gagal menjalankan pekerjaannya akibat kelupaan membawa alat.

Karena belum bisa terbuka sementara jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB, proses penggeledahan pun dihentikan. Bintang film AZRAX itu dibawa pergi meninggalkan lokasi menggunakan mobil Toyota hitam dengan nopol B 2673 AT.

Sebelum pergi, Kasat Reskrim Polres Kota Mataram, AKB Haris Dinzah mengatakan dirinya tak bisa memberikan komentar apa-apa terkait penggeledahan kemarin. Dalam waktu dekat mereka akan kembali menggelar proses penggeledahan.

“Hari ini agendanya cukup dulu. Nanti akan dilanjutkan,” kata Haris.

Gatot Brajamusti resmi menjadi tersangka dugaan kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Ia ditangkap bersama Dewi Aminah, Reza Artamevia, Richard Nyotokusumo, Yuti Yustini, dan Devina Novianti saat menggelar pesta di salah satu hotel di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu malam (28/8).

(kpl/abs/ntn)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING