Bukan Koleksi, Ini Alasan Zaskia Gotik Beli Barang Branded Mahal

Sabtu, 18 Februari 2017 10:33 Penulis: Cinthya Septavy
Bukan Koleksi, Ini Alasan Zaskia Gotik Beli Barang Branded Mahal Zaskia Gotik © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Pedangdut Zaskia Gotik beberapa waktu lalu menjadi korban penipuan pasca membeli tas dan dompet palsu senilai Rp 300 juta. Awalnya, Zaskia menunggu iktikad baik sang penjual untuk penyelesaian secara kekeluargaan, sebelum akhirnya menempuh jalur hukum.

"Udah dicek sama Julia Perez juga kan neng nanya, kata dia mending dicek aja biar jelas sekalian. Dan dia (penjual) ngakuin, neng capture kok semua percakapannya. Tapi neng gak mau terlalu publish karena neng gak mau terlalu apa gitu. Tapi kalau misalkan dia datang ke neng baik-baik nanya gimana cara menyelesaikannya dengan baik-baik gampang pasti neng terima. Neng mah tinggal nunggu etika baiknya aja," ujar Zaskia Gotik saat dijumpai di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/1).
 
Sebagai selebriti, Zaskia tak menampik jika penampilan juga menjadi prioritas baginya. Oleh karena itu, meski tak mengoleksi barang mewah, ia mengaku membeli barang branded demi penampilannya.

Zaskia Gotik butuh barang branded sebagai 'pemanis' penampilannya © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaZaskia Gotik butuh barang branded sebagai 'pemanis' penampilannya © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya


"Pengaruh. Awalnya mah masih sayang beli barang mahal. Tapi kita kan public figure ya. Entertain harus ada hal-hal seperti itu. Gak harus yang mahal sampai miliaran lah, tetapi adalah buat pemanis aja. Ya neng sudah diskusi gimana cara baiknya. Dia bilang 'buktinya apa?' Ya neng bilang 'buktinya ada nih transfernya, kata-katanya. Neng capture. Ya sudah gimana nih cara solusinya, dia bilang 'kamu lapor aja kalau mau ngelapor'. Sebenernya sih neng gak mau ngelapornya, gak mau bikin rame. Ya sudahlah, neng mah tinggal tunggu etika baiknya aja," ungkapnya.

Zaskia akhirnya mengambil langkah hukum lantaran belum ada iktikad baik selama berbulan-bulan. "Neng kasih waktu sama dia paling lama 2 bulan paling cepet sebulan. Dia sih minta ijin karena dia lagi hamil besar. Dia chat neng ijin ngelahirin dulu. Nanti segelah ngelahirin baru diganti. Tapi setelah ngelahirin dia gak ada kabar. Jadi neng bingung nih. Cari duit segitu kan gak gampang, susah, kita gak cuma metik aja. Intinya biar dia tahu. Ya loe nipu orang ya loe harus tahu akibatnya," imbuhnya.

Zaskia pun sebenarnya mendapat ajakan untuk melapor ke polisi sejak awal, namun ia masih berharap sang penjual bisa berubah pikiran hingga menunda keputusan tersebut. "Tahu, neng sebelumnya itu diajak ngelaporin bareng sama reseller, tetapi neng masih mikir. Masih punya hati, siapa tahu dia masih punya hati mau ganti. Neng tunggu-tunggu sudah berapa bulan ini. Sudah ada 4 bulan gak ada kabar," tandasnya.

(kpl/aal/cvn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING