Cara Papa Surya Saputra Merawat Anak, Penuh Perhatian & Mendetail

Sabtu, 31 Desember 2016 13:50 Penulis: Ayu Srikhandi
Cara Papa Surya Saputra Merawat Anak, Penuh Perhatian & Mendetail Surya Saputra © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Dengan kehadiran kedua buah hatinya, Surya Saputra dan Cynthia Lamusu memang sedang merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Bahkan sampai urusan mengurus anak pun, mereka lebih memilih untuk melakukannya sendiri dan sementara hanya mau dibantu oleh keluarga.

"Iya kita sangat percaya sama keluarga, keluarga pasti akan lebih (detil), tapi tidak menutup kemungkinan untuk mencari baby sitter karena bayi kembar itu kan dua, plus prematur, jadi butuh perhatian yang lebih," tukasnya saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (30/12).

Memiliki bayi yang lahir prematur, Surya Saputra memerhatikan banget kebersihan rumah mereka. Meski terlihat sedikit berlebihan, tapi cara yang dilakukan oleh pria 41 tahun ini memang ada benarnya.

Surya Saputra merawat anak-anaknya dengan perhatian ekstra. © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoSurya Saputra merawat anak-anaknya dengan perhatian ekstra. © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

"Kalau panik sih nggak, udah tenang, cuma yang saya gak suka kalau di kamar itu satu ada nyamuk, saya benci banget sama nyamuk, karena nyamuk bawa penyakit macam-macam, ada zika, demam berdarah, jadi sebisa mungkin kamar itu steril dari nyamuk terutama, kemarin juga udah di anti pengau, meskipun kasur baru tetap di anti pengau, lebih steril lagi, beberapa hari sekali dipel pakai disinfektan kayak rumah sakit gitu, kalau dibilang over banget sih, ya itulah bayi prematur buat saya harus lebih detil," paparnya.

Bukan tanpa alasan ayah baru ini bertindak cukup esktrem. Pasalnya, si kembar Bima dan Tatjana memang lahir prematur dan membutuhkan perawatan yang lebih daripada bayi-bayi pada umumnya.

"(Menyediakan) Obat-obatan iya, untuk anak-anak iya buat kita para dewasa juga iya, orang-orang di sekitar gitu, jangan sampai ada yang sakit, karena kalau sakit nularin ke anak-anak lebih bahaya lagi. Kalau bayi prematur dia turun drastis tuh bobotnya, naikinnya setengah mati jadi kita menjaga sekali," jelasnya.

(kpl/far/jje)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING