Cerita Femmy Permatasari Jalani Operasi Angkat Tumor Payudara

Jum'at, 04 November 2016 15:46 Penulis: Girindra Permana Cahya
Cerita Femmy Permatasari Jalani Operasi Angkat Tumor Payudara Femmy Permatsari © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Femmy Permatasari baru saja menjalani operasi pengangkatan tumor di payudaranya pada Rabu (2/11). Pesinetron yang naik di akhir era 90-an ini menyadari sesuatu yang aneh di dadanya sejak dua tahun lalu. Sempat tak khawatir, benjolan ini akhirnya sakit dan nyeri jika dipegang.

"Dari dua tahun lalu ada benjolan kecil kayak kacang tanah di payudara kanan. Saya yakin awalnya nggak papa. Tapi beberapa bulan ini saya mulai rada nggak enak. Benjolannya kalau dipegang sakit dan nyeri," aku wanita berusia 42 tahun tersebut saat dihubungi awak media pada Jumat (4/11).

Melihat keanehan dalam tubuhnya, Femmy akhirnya memberanikan diri pergi ke dokter. Ia pun disarankan untuk menjalani operasi pengangkatan karena dikatakan benjolan ini lama-lama kan membesar.

Femmy Permatsari bersyukur operasi berhasil dan tumor yang diangkat adalah tumor jinak © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaFemmy Permatsari bersyukur operasi berhasil dan tumor yang diangkat adalah tumor jinak © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"Terus saya ke dokter. Dokter bilang ini harus diangkat karena bagaimanapun akan makin besar, membuat nggak nyaman dan bisa bahaya juga. Akhirnya saya putuskan untuk operasi. Puji Tuhan banget tumornya ternyata jinak, jadi payudara saya selamat, nggak diangkat," tuturnya.

Perasaan hopeless sempat dirasakan Femmy, apalagi ketika menjelang tindak operasi. Ia mengaku harus merasakan takut, tegang, stress dan bimbang menjadi satu.

"Pas mau operasi, tiap malam saya nangis. Saya takut, tegang, stress, bimbang juga. Iya nggak ya (untuk) operasi. Saya takut banget sama operasi. Apalagi payudara itu milik wanita paling berharga. Malah dokter sempat bilang kalau nanti ditetapkan tumor ganas, payudara harus diangkat."

"Saya stres banget menuju titik operasi. Sampai saya minta ditemenin sama teman-teman. Saya selalu berdoa. Saya takut banget menghadapi penyakit ini .Saya mohon ampun sama Tuhan kalau ada dosa yang saya nggak sadari. Tapi... thanks God, operasi udah selesai dan dokter patologi mengatakan ini jinak," papar wanita yang memiliki tiga anak tersebut.

(kpl/abs/otx)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING