Cerita Perjalanan Anak Batak Dalam 'OPERA BATAK'

Jum'at, 15 Juli 2011 01:05 Penulis: Arai Amelya
Cerita Perjalanan Anak Batak Dalam 'OPERA BATAK' Opera Batak 14/10 foto: kompas
Kapanlagi.com - Menjamurnya pentas teatrikal di Indonesia sepertinya juga membuat Rio Silaen tertarik menampilkan hal serupa. Kali ini dia akan menyuguhkan karya terbarunya, OPERA BATAK.

DItemui saat acara preskon OPERA BATAK di studio BISS, Jl Gunawarman (Senopati) no 42 Jakarta Selatan, Kamis, (14/7). Rio membeberkan pementasan arahannya yang akan melibatkan Judika, Igor Saykoji, Tika Panggabean, Ren Tobing, Cindy AFI, Franky Sihombing dan trio RnB itu.

"Ceritanya itu tentang perjalanan anak Batak. Masa kecilnya miskin, setiap hari harus jualan, makan ikan asin. Dia sampe mengeluh ke orangtuanya karena gabisa main sama temen-temennya. Akhirnya dia berjuang dan sukses di Jakarta," ujarnya.

Rio juga mengatakan bahwa konsep pertunjukannya ini seperti sebuah opera. Banyak nyanyian dengan unsur drama dan campuran tarian tradisional. Tiketnya sendiri dipatok dalam tiga jenis: platinum 800 ribu, gold 600 ribu, silver 300 ribu.

"Kesulitannya sih karena 70% dari mereka yang terlibat bukan orang batak. Jadi sulit waktu bahasa dan pengucapannya. Apalagi gesture mereka yang masih terbawa style kota. Yah tantangan. Apalagi pemeran anak kecilnya, Hilmi Faturrahman juga sibuk sama jadwal laskar pelangi," tambahnya.

Disinggung mengenai lamanya pementasan, Rio hanya berujar bahwa OPERA BATAK akan dilangsungkan satu kali, yakni pada 30 Juli karena jadwal berikutnya berbenturan dengan pelaksanaan ibadah taraweh umat muslim.

"Benernya saya booking teater Jakarta udah sejak Januari, jadi gak karena menjamurnya teater musikal. Tapi karena saat itu pilihannya hanya dua yakni mau setelah atau sebelum lebaran, akhirnya saya ambil sebelum lebaran. Karena setelah lebaran kita pentas di Australia bulan Oktober nanti," pungkasnya.       

(kpl/gum/aia)

Editor:

Arai Amelya


REKOMENDASI
TRENDING