Cerita Stand Up Paling Memalukan Bagi Pandji Pragiwaksono

Selasa, 16 Agustus 2016 19:15 Penulis: Risang Sudrajad
Cerita Stand Up Paling Memalukan Bagi Pandji Pragiwaksono Pandji Pragiwaksono © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Bila ngobrolin tentang stand up comedy, nama Pandji Pragiwaksono lah yang pastinya pertama kali muncul di ingatan kita. Selain dikenal sebagai komika, artis 37 tahun itu juga sudah banyak kali membintangi film layar lebar seperti RUDY HABIBIE.

Tentunya banyak pengalaman yang Pandji rasakan selama open mic di depan para penonton. Tak melulu indah, ada pula beberapa kejadian memalukan yang sampai ini masih dia ingat seperti saat tampil di Bandung tahun 2012 lalu.

"Ada (pengalaman memalukan) di Sabuga, Bandung tahun 2012, (bulan) Desember. Dapat tawaran stand up live, itu jarang banget peluangnya. Karena tv nggak percaya dengan stand up comedian live takut ngomong yang aneh-aneh. Diberi kepercayaan untuk live sebuah kehormatan. Acaranya politik, penarikan nomor urut pemilu Gubernur Jawa Barat. Oke ini live cuma lima menit oke kita sikat. Pas sampai di sana salah prediksi, saya kira acara tertutup ternyata masing-masing calon Gubernur dan wakil Gubernur pada bawa masa partai. Ada PKS, PDIP, Golkar, semua masa bayaran gitu. Belum mulai aja mereka sudah teriak, cela-celaan. Benar-benar kayak penonton bola tapi masa partai," ujar Pandji saat berkunjung ke kantor Kapanlagi.com, Tebet, Jakarta Selatan pada (15/8).

Pandji ingatkan komika lain agar selalu prepare sebelum tampil © KapanLagi.com®/Budy SantosoPandji ingatkan komika lain agar selalu prepare sebelum tampil © KapanLagi.com®/Budy Santoso


Bukannya bikin tertawa, jokes yang ia lempar saat itu justru membuat masa partai heboh. Umpatan-umpatan kasar pun keluar dari mulut mereka. Banyak yang berpikir kalau Pandji adalah salah satu simpatisan Deddy Mizwar.

"Di atas panggung nih lempar jokes pertama soal kota Bandung, salah karena saya nggak riset. Kalimat pertama gini, di kota Bandung banyak banget distro ya, kalau kita naik mobil tuh distro apa sudah dekat, pengen deh bikin distro namanya kiamat jadi kiamat sudah dekat. Nah waktu ngelempar jokes itu saya lupa kalau Deddy Mizwar tuh punya film judulnya Kiamat Sudah Dekat. Kameranya nyorot ke Deddy Mizwar, Deddy Mizwar ketawa, penonton mikir saya pro dia. Kata pertama yang saya dengar dari penonton adalah curang. Tiba-tiba semua makian, kata kasar keluar tuh," tambahnya.

Kejadian ini benar-benar menjadi salah satu pengalaman yang masih diingat betul sampai saat ini. Sambil menutup pembicaraan, Pandji lalu memberikan sebuah masukan kepada para komika lain agar tak lupa untuk melakukan riset sebelum tampil di atas panggung.

"5 menit berasa kayak 5 jam itu. Tenggorokan kering sudah live pula, ya sudah jalanin saja. Turun panggung orang-orang pada lihat kayak bilang semangat ya. Aduh dari Sabuga ke Jakarta naik mobil sambil balesin orang-orang di Twitter. Itu adalah salah satu bukti sebagai stand up comedy selevel apa pun kita nggak boleh lengah, nggak boleh anggap remeh, harus riset. Coba saya riset soal calon Gubernur tersebut, nggak akan keluar jokes itu. Sekarang sih lucu ya, dulu nggak loh. Ngenest," tutup Pandji.

(kpl/rhm/abl)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING