SELEBRITI

Curhat Vinessa Inez Setelah Resmi Jadi Janda di Usia 22 Tahun, Awalnya Ingin Menikah Muda Karena Pengen Cepat Punya Anak Tapi Ternyata Diselingkuhi dan Jadi Korban KDRT

Senin, 23 Desember 2019 14:19 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Vinessa Inez © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Harapan Vinessa Inez untuk menikah muda dan segera memiliki anak ternyata berujung pahit. Di usia 20 tahun, ia bertemu dengan Ryan Deye yang usianya 10 tahun lebih tua dan memutuskan menikah setelah satu tahun pacaran.

Di mata Inez, Ryan terlihat sempurna ketika masih masa pacaran dengannya. "Agamanya bagus, dia sangat lembut," ujar Inez ketika curhat ke Gritte Agatha di channel YouTube @Gritte Agatha.

Janji Ryan bahwa akan tetap mengizinkan Inez untuk tetap berkarir membuat sang aktris yakin untuk melanjutkan rencana pernikahannya. Tetapi ternyata setelah menikah, izin itu tidak didapatkan dengan mudah dari Ryan.

 

 

1. Awal Menikah

Ketika awal menikah, banyak yang menentang hubungan Inez dengan Ryan. Bahkan orangtua Inez pun meminta agar putrinya lebih mengenal calon suaminya dulu sebelum memutuskan menikah.

Tetapi keyakinan Inez sudah bulat, pun dengan Ryan yang ingin menikah karena sudah berumur 30-an dan ingin segera punya anak. "Wah, niatnya udah sama nih (pengen punya anak). Jadi ya udah," ujarnya.

Namun ternyata setelah menikah, banyak hal yang berubah dari sosok Ryan. Banyak perbedaan antara masa pacaran dengan ketika setelah resmi menikah.

"Menurut gue, sebelum menikah itu dia kayak pakai topeng nih. Kayak misalnya, sebelum menikah dia ngizinin buat kerja. Tapi setelah nikah, gue kok kayak dihalangin nih. Aku nanya, aku ada tawaran ini nih, tapi dia diem. Daripada salah-salah, ya udah gue tolak. Sikap dia ke orangtua gua sih jadi nggak oke. Padahal dulu tuh, heuuu (baik)," terang Inez sambil tertawa.

2. Masalah Mulai Muncul Setelah Inez Hamil

Ketika masa-masa awal pernikahan, Inez merasa pernikahannya dengan Ryan masih baik-baik saja. Empat bulan setelah menikah, Inez dinyatakan hamil dan sampai usia kandungannya 3 bulan semuanya masih oke.

Tetapi setelah kandungannya memasuki usia empat bulan, Ryan mulai berubah. Ryan mulai susah dihubungi, namun semuanya masih dirasa normal bagi Inez, sampai kemudian anak mereka lahir ke dunia.

""Nah abis itu akhirnya dia milih project. Ada beberapa project, ada 3 project. 2 di luar kota, 1 di Jakarta. Nah dia ke luar kota itu katanya rame-rame, ada cewek ada cowok. Tapi pas diminta video call, ada aja alesannya. Yang udah mau tidur lah, itu lah, gitu. Kalo misalnya dia gak di luar kota, udah gue susulin. Tapi karena di luar kota dan gue lagi hamil, jadi ga bisa nyusulin," ujarnya.

 

3. Perselingkuhan Ryan

Ternyata alasan di balik susahnya Ryan dihubungi ketika berada di luar kota adalah karena adanya perempuan lain. Inez pun pernah memergoki suaminya dengan si perempuan lain ini di sebuah kamar.

"Mereka nggak ngapa-ngapain. Waktu aku datang si perempuan tiduran dan mantan suamiku duduk. Tapi itu nggak pantes. Si perempuannya masih istri orang lho. Walau nggak ngapa-ngapain, tapi tetap nggak pantes," ujar Inez.

Setelah kejadian itu, Inez meminta kepada Ryan untuk memblokir nomor si perempuan. Yang ternyata, tidak dilakukan sesuai dengan permintaannya.

"Aku tes nih, kalau ada nomor yang baru diblokir kan posisinya jadi di bawah sendiri. Nah ini setiap hari nomor si perempuan itu ada di bawah sendiri. Artinya, dia buka blokir dan tutup blokirnya setiap hari," terang Inez.

4. Korban KDRT

Ketika melahirkan, Inez memilih tinggal bersama orangtuanya karena ia masih belum tahu bagaimana caranya mengasuh bayi. Ternyata selama tinggal di rumah orangtuanya, Ryan jarang menjenguk.

"Lokasi kerjanya sama rumah orangtuaku itu se-jam-an lah paling. Tapi masa dia pulangnya 10 hari sekali. Alasannya banyak," ujar Inez.

Aktris bintang sinetron Jodoh Wasiat Bapak ini pun mengungkap bahwa dirinya pernah jadi korban KDRT sang suami. Ryan memukulnya dengan sapu lidi dan itu terjadi di hadapan anaknya.

"Emang nggak kenceng sih. Terus dua hari kemudiannya itu masih gue redam-redam tuh. Gue nggak ikut emosi. Terus dia ngungkit-ngungkit. Terus dia bilang 'Ayo bilang, kamu ngadu aja sama mama kamu'. Sedangkan gue mau cerita sama orang lain, orangtua gue tau. Terus besokannya dia lempar gue pake spons cuci piring, ke muka, untung pake kacamata. Yang bikin gue sakit hati, anak gue kena busanya di matanya. 'Gue, lo gila ya, ini ada anak'. Hampir dilempar piring, bogem mentah udah hampir kena," ujar Inez.

5. Kabur

Dengan perlakuan kasar dari Ryan, Inez pun merencanakan kabur. Ia mencari rute mana yang paling cepat untuk mencari taksi karena tower apartemen tempatnya tinggal cukup jauh dari tempat menyetop taksi.

Sebelum kabur, Inez bersikap seolah tidak ada apa-apa dan ia baik-baik saja. Ia menyediakan ayam ungkep, ikan yang sudah dibumbui, agar seolah tidak ada apa-apa.

Inez memilih meninggalkan rumah ketika Ryan sedang salat Jumat. Begitu Ryan berangkat ke mushola, Inez ke luar rumah namun ia tidak sempat membawa barang-barang yang sudah ia persiapkan berikutnya.

"Perjalanan dari tower G ke tower A, gue nggak tenang. Nyampe di taksi pun gue nggak bisa tenang, karena takut keliatan satpam yang kenal gue. Setelah bayar parkir, baru gue tenang. Gue nggak langsung ke rumah orangtua gue, tapi ke hotel. Gue ditemenin tante, yang beliin semua perlengkapan buat gue," tukas Inez.

(kpl/phi)


REKOMENDASI
TRENDING