SELEBRITI

Dapat Kenikmatan Berbeda, Coki Pardede Suntikan Sabu Lewat Anus

Jum'at, 03 September 2021 18:12

Coki Pardede © KapanLagi.com - Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Polisi mengungkap fakta baru terkait cara Komika Coki Pardede menggunakan sabu. Menurut keterangan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Deonijiu De Fatima, Coki mengonsumsi sabu dengan cara yang tak lazim, yakni dengan cara disuntik melalui anus.

"Sabu lazimnya itu dibakar. Tapi ini ada teknik baru yang memang digunakan oleh saudara RP alias Coki dengan cara disuntikkan ke itu (anus). Pada saat itu alat jarumnya itu diletakkan dulu (di anus) baru disuntik," kata Deonijiu di Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (3/9/2021).

Berdasar keterangan Coki dalam pemeriksaan, cara menyuntikan sabu melalui anus menimbulkan reaksi yang lebih cepat ketimbang dibakar. "Ini katanya yang disampaikan kepada penyidik dia itu lebih cepat prosesnya daripada dihisap," tutur Deonijiu.

Lebih lanjut, kata Deonijiu, Coki mempelajari teknik tersebut melalui situs berbagi video YouTube. "Dia resepnya memperoleh dari YouTube yang sering dia cari untuk cara penggunaan yang mungkin lebih efektif. Cara ini sering digunakan di luar negeri yang dia tiru dan dia lakukan," kata Deonijiu.

1. Nikmat yang Berbeda

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo mengatakan, Coki menggunakan sabu dengan cara menyuntikkan melalui anus karena mendapat kenikmatan yang berbeda ketimbang dengan cara dibakar.

"Dia merasa kenikmatan yang berbeda. Kan dia juga sudah merasakan yang dibakar. Kemudian dia coba yang disuntik, kenikmatannya dia bilang lebih nendang," tuturnya.

Cara tersebut kata Pratomo Widodo, sejatinya sangat berbahaya untuk tubuh si pengguna. "Dia (Coki) punya ukuran di tubuhnya dia itu kuat. Dia coba sedikit misalnya satu mili sabu kemudian dilarutkan di air panas sekitar 5 mili dicoba dulu. Ketika dicoba dulu dia merasa lebih enak, dia naikin dikit-dikit. Dia menyampaikan 2 mili dicampur dengan air 10 mili itu kemampuan tubuhnya dia. Jadi dia punya standar sendiri untuk mencampurnya. Jadi ini metode yang membahayakan bagi pengguna ini. Apalagi narkoba. Narkoba dilarang, kemudian ini bisa membahayakan pengguna," tuturnya.


REKOMENDASI
TRENDING