'EKSPEDISI MERAH', Telusuri Medan Berat Demi Ungkap Mitos

Selasa, 09 Januari 2018 09:00 Penulis: Tyssa Madelina
'EKSPEDISI MERAH', Telusuri Medan Berat Demi Ungkap Mitos Tim 'Ekspedisi Merah' © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - EKSPEDISI MERAH, sebuah acara reality show di ANTV yang mengungkap mitos untuk dipecahkan. Untuk memecahkan mitos tersebut, tim Ekspedisi Merah melakukan perjalanan yang cukup ekstrim, bahkan sangat berbahaya.

Namun, agar bisa mengungkap mitos tersebut, penjelajahan dijalani oleh empat orang tim EKSPEDISI MERAH, yakni Tengku Tezi, Jasi Michelle, Bayu Lesmana dan Serigala Eksmer. Mereka rela melewati jurang, gua, maupun hutan demi mengungkap mitos yang terjadi di daerah setempat.

Menurut eksekutif produser EKSPEDISI MERAH, Krisbuana mengatakan, semua yang dikerjakan oleh tim EKSPEDISI MERAH sudah diatur dalam skenario. Jadi tim EKSPEDISI MERAH sudah diberikan arahan terlebih dahulu untuk memecahkan mitos di daerah setempat.

Para tim 'Ekspedisi Merah' kerap mengalami gangguan gaib saat berusaha mengungkap mitos di sekitar. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaPara tim 'Ekspedisi Merah' kerap mengalami gangguan gaib saat berusaha mengungkap mitos di sekitar. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"Pencarian mitos sendiri survey seminggu sebelum. Dari tim berangkat udah ada skenario, seperti lewat mana, jalan mana. Kita menyisipkan reka adegan juga. Terus ada penjelasan dari masyarakat, mitosnya seperti apa. Tapi walalupun ada skenario ada aja ganggunan. Kalo kesurupan, ya bener, jatoh juga," kata Krisbuana saat ditemui Walking Drums, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (7/12/2018).

Untuk memecahkan mitos, bukan hanya tim EKSPEDISI MERAH saja yang menelusuri tempat-tempat tersebut. Tetapi, tim EKSPEDISI MERAH wajib ditemani oleh guide ataupun juru kunci daerah tersebut. Menurut Krisbuana hal ini sengaja dilakukan oleh tim EKSPEDISI MERAH agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Kita ada tim medis peralatan lengkap. Sedangkan selama perjalanan, mereka juga ditemani juru kunci dan guide," katanya.

Krisbuana mengatan, setiap mengkungkap mitos di daerah tertentu ada saja gangguan makhluk gaib yang dialami oleh tim Ekspedisi Merah.

"Kita mulai trekking dari siang sampai jam 2 dini hari. Biasanya gangguan yang dateng ke kita after Magrib. Ada aja," tandasnya.

(kpl/far/tmd)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING