SELEBRITI

Galih Ginanjar Tolak Tanda Tangan Surat Penahanan, Gimana Nasibnya?

Jum'at, 12 Juli 2019 19:40 Penulis: Sora Soraya

Galih Ginanjar © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Setelah melalui proses pemeriksaan yang cukup panjang, kasus 'Ikan Asin' yang dilaporkan oleh Fairuz A Rafiq akhirnya mulai mencapai titik terang. Pihak kepolisian mengungkapkan jika ada tiga orang tersangka dari kasus yang berawal dari video YouTube Rey Utami dan Pablo Benua itu.

Seperti yang sudah terungkap sebelumnya, Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua akhirnya resmi ditetapkan menjadi tersangka. Kabid Humas Polda Metro Jaya yang bernama Argo Yuwono bahkan menyampaikan jika surat perintah penahanan sudah diturunkan.

"Tadi malam penyidik dari Krimsus, Cyber telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Rey, Pablo, dan tersangka Galih. Jadi pemeriksaan sudah dilakukan dan tadi malam sampai jam 2 pagi. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan, kemudian penyidik mendapat surat perintah penahanan. Jadi mulai hari ini, penyidik sudah resmi mengeluarkan surat perintah penahanan untuk ketiga tersangka," tuturnya pada Jumat (12/7).

1. Galih Ginanjar Tolak Tanda Tangan

Namun ternyata, ada sedikit kendala dari pihak Galih Ginanjar. Suami Barbie Kumalasari ini menolak untuk menandatangani surat penahanan yang dikeluarkan oleh polisi.

"Dari surat perintah penahanan ada satu tersangka yakni Galih tidak mau menandatangani surat perintah penahanan. Itu tidak masalah dan kita buatkan berita acara penolakan penandatanganan. Itu tidak menghilangkan penahanan. Tetap kita lakukan penahanan," jelas Argo.

 

2. Ditahan Selama 20 Hari ke Depan

Lebih lanjut, Argo menjelaskan jika saat ini ketiga tersangka sedang menjalani proses pemeriksaan kesehatan, "Nanti dari sini 3 tersangka akan dibawa ke rumah sakit di klinik Polda Metro Jaya, kita cek kesehatan sekaligus tes urine. Setelah selesai, segera kita bawa di rutan dan dimasukkan ke sel."

Saat ditanya mengapa Galih menolak untuk tanda tangan, Argo menyampaikan, "Itu hak mereka, tidak masalah, tidak ada aturan juga. Penahanan 20 hari ke depan, oke."

(kpl/apt/sry)


REKOMENDASI
TRENDING