SELEBRITI

Jaksa Belum Siap, Sidang Pembacaan Tuntutan Vanessa Angel Ditunda

Senin, 12 Oktober 2020 18:08

Vanessa Angel / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika, Vanessa Angel dijadwalkan menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada hari Selasa (12/10). Namun pembacaan tuntutan urung dilakukan karena pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap membacakan tuntutan.

"Mohon maaf Yang Mulia kami belum siap membacakan tuntutan hari ini. Mohon waktu sampai minggu depan," kata jaksa di ruang sidang.

Majelis Hakim awalnya berat mengabulkan permohonan Jaksa karena ingin perkara Vanessa Angel cepat selesai. Alhasil Majelis Hakim menjadwal ulang sidang tuntutan pada Kamis, 15 Oktober mendatang.

1. Bibi Ardiansyah Harapkan Kemuliaan dari Majelis Hakim

Sebelumnya, Bibi Ardiansyah suami dari Vanessa Angel berharpa agar majelis hakim mau mempertimbangkan kondisi istrinya yang saat ini punya seorang bayi. Bibi juga menceritakan bagaimana selama ini Vanessa selalu berusaha terlihat bahagia di tengah-tengah kesengsaraan demi sang anak.

"Kemanusiaan yang adil dan beradab, Hakim (mau) mikirin Vaness sekarang punya anak, berpikir nanti anak akan sama siapa (kalau ibunya masuk penjara). Dia (Vanessa) dari saat itu harus terus mencoba bahagia karena kan lagi hamil, biar nggak cacat anak saya, biar nggak stres. Terus sekarang dia tiap minggu sidang, harus pura-pura senang biar ASI-nya lancar dan saya juga harus pura-pura senang buat istri dan anak," harap Bibi Ardiansyah.

2. Kronologi Penangkapan Vanessa Angel

Seperti diketahui, polisi mengamankan Vanessa Angel di kediamannya, Permata Mediterania, Kembangan, Jakarta Barat, pada 16 Maret 2020 lalu. Saat itu, polisi berhasil menyita 20 butir xanax dari kediaman Vanessa, 15 butir di laci meja rias kamar Vanessa dan 5 butir lagi di tas Vanessa yang berada dalam mobil.

Atas perbuatannya Vanessa didakwa dengan Pasal 62 UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika jo Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2018 tentang Perubahan Penggolongan Psikotropika dalam Lampiran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.


REKOMENDASI
TRENDING