Kasus Zaskia Gotik Lecehkan Lambang Negara, Settingan Atau Bukan?

Selasa, 26 April 2016 17:10 Penulis: Editor KapanLagi.com
Kasus Zaskia Gotik Lecehkan Lambang Negara, Settingan Atau Bukan? Zaskia Gotik ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Pedangdut Zaskia Gotik terkena masalah berkepanjangan karena komentar yang dianggap melecehkan lambang negara dalam acara Dahsyat pada tanggal 15 Maret 2016 lalu. Perkembangan kasus Zaskia mulai dilaporkan ke polisi hingga jadi duta Pancasila sudah banyak dibahas. Namun yang selama ini sering luput dari sorotan adalah fakta di balik layar dalam acara tersebut.

Dalam program televisi, gimmick (adegan menarik dan tujuannya untuk membangun emosi penonton agar tertawa, senang, kesal, emosi atau sedih) sejatinya selalu disiapkan oleh tim kreatif. Mereka lantas membuat rundown acara dan dalam penentuannya biasanya melibatkan beberapa orang yang bertanggung jawab.

Beberapa saat yang lalu, tim KapanLagi.com® sempat berbincang dengan beberapa tim di salah satu tayangan televisi. Meski belum tentu sama dengan Dahsyat, sedikit banyak mereka menceriatakan apa yang sebenarnya dilakukan dengan gimmick yang ditampilkan di TV.

"Semua yang sudah tertuang dalam rundown ini sudah melalui meeting produksi ya. Kemudian kita presentasi, tim saya meeting sendiri, kita yakin dengan konsep ini. Kita presentasikan ke atasan kita. Itu ada eksekusi produser. Kita konsentrasikan ke atasan-atasan kita lagi yang namanya kepala divisi. Setelah disetujui baru tertuang ke sini (rundown)," ungkap Deddy Faizal, Produser Program Everybody Superstar Trans TV terkait pembuatan gimmick di program TV belum lama ini.

Executive Producer Dahsyat sempat dimintai keterangannya terkait kasus Zaskia Gotik. ©KapanLagi.com/Fikri Alfi RosyadiExecutive Producer Dahsyat sempat dimintai keterangannya terkait kasus Zaskia Gotik. ©KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Rundown dan gimmick yang disiapkan tim kreatif menjadi panduan penting untuk para pembawa acara dalam mengeksekusi program. Ada kalanya rundown tersebut tidak semuanya berhasil dieksekusi terutama karena durasi tayangan.

Lantas jika garis besar gimmick telah disiapkan tim kreatif, bagaimana dengan kasus Zaskia Shinta, apakah kasus tersebut hanya sekedar settingan? Untuk menjawab perlu ditelusuri bagaimana program Dahsyat dikemas. Meski ada rundown yang jadi dasar untuk membawakan acara, namun tetap improvisasi menjadi bagian yang tidak bisa dihindarkan dalam program musik yang tayang setiap hari tersebut.

Dua pertanyaan dari Deni Cagur dalam program Dahsyat yaitu "1. Pada tanggal berapa kah proklamasi Indonesia dikumandangkan?, dan 2. Apa lambang dari pancasila, sila kelima?" tampak sebagai pertanyaan yang telah disiapkan oleh tim kreatif.

Yang menjadi persoalan apakah jawaban 'Proklamasi setelah adzan subuh tanggal 32 Agustus' dan 'Bebek Nungging' dari Zaskia Shinta juga merupakan instruksi dari tim kreatif atau murni improvisasi? Karenanya bukan hanya Zaskia Shinta, namun juga host Dahsyat (Deni Cagur, Raffi Ahmad, Ayu Dewi), tim kreatif Dahsyat (Fajar), hingga Produser (Arman) dan Executive Producer (Opa) yang sempat dimintai keterangan oleh Polda Metro Jaya.

Jawaban Zaskia Shinta di Dahsyat yang memicu masalah. ©Screencaps Dahsyat RCTIJawaban Zaskia Shinta di Dahsyat yang memicu masalah. ©Screencaps Dahsyat RCTI

Namun pasca pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Rabu (30/3) lalu, didapati bahwa kesalahan muncul dari aksi improvisasi Zaskia Shinta. Kuasa hukum Zaskia sempat menyatakan kliennya datang ke acara, langsung make up dan kemudian tampil. Tidak ada briefing terkait apa isi pertanyaan yang diberikan oleh Deni Cagur.

"Dan pertanyaan itu dadakan dan jawabannya spontanitas. Kalau jawabannya memang tahu, yang tanggal (kemerdekaan NKRI) sih tahu. Tapi kalau lambang (negara), Zaskia benar-benar tidak tahu lambangnya. Jadi dia menulis brandnya saja, dan menjawab spontanitas," tutur Eddie Ribut kuasa hukum Zaskia pada tanggal 30 Maret 2016 silam.

Meski terjadi miss yang akhirnya jadi masalah berkepanjangan, Zaskia tidak menyalahkan pihak tim kreatif Dahsyat. Saat ini Zaskia telah beberapa kali meminta maaf ke sejumlah elemen masyarakat, dan menjelaskan tidak ada niatan untuk menghina lambang negara Indonesia. Well, semoga bisa jadi pelajaran dan lebih hati-hati lagi terutama bagi mereka yang tampil live di televisi.

(kpl/rhm/hen/sjw)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING