SELEBRITI

Kembali Ditunda, Hakim Ingatkan Jaksa Jangan Sampai Zul Zivilia Cs Bebas Demi Hukum

Senin, 18 November 2019 16:38 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Zul Zivilia © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Sidang beragendakan pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Zulkifli atau Zul Zivilia bersama terdakwa lainnya yang diduga komplotan Zul, kembali ditunda, Senin (18/11). Dengan begitu berarti sidang Zul cs sudah lima kali mengalami penundaan.

Surat tuntutan yang belum selesai dibuat menjadi alasan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hal itu ia sampaikan di ruang sidang oleh Jaksa Penuntut Umum kepada Majelis Hakim yang memimpin sidang.

"Izin yang mulia tuntutan lagi diproses Yang Mulia karena sangat serius menangani perkara ini karena menyangkut ini 9 terdakwa dan modus peredarannya dari Palembang sampai Jakarta dan menyangkut 9 terdakwa 4 berkas yang mulia," kata Rachman Rajasa, selaku JPU.


1. Alasan Penundaan

"Ditambah dengan barang bukti narkotika yang banyak sehingga kami butuh waktu untuk menyusun tuntutan yang mulia, minta waktu dan kami sangat serius yang mulia untuk menyusun tuntutannya," imbuhnya.

Mendengar permohonan JPU, Tiarest SH, MH, Hakim yang memimpin sidang, meminta JPU agar mempercepat surat tuntutan agar sidang jangan sampai berlarut-larut. "Diusahakan lah jangan sampai perkara ini masuk di tahun 2020. satu bulan ini kita pres-lah supaya selesai," ujar Tiarest.

Ia juga mengingatkan JPU bahwa ada batas waktu penahanan terdakwa. Ia khawatir jika sidang terus ditunda, para terdakwa bisa bebas demi hukum.

"Soalnya tidak ada putusan tanpa tuntutan. Ya risikonya kalau begini terus, secara hukum (terdakwa) bisa keluar demi hukum semua nanti ini. Tolong pak ya, diseriuskan dulu," imbau Tiarest kepada JPU.

Akhirnya, mau tak mau, Hakim terpaksa kembali menunda sidang. "Jadi kita sudah ketahui bersama-sama, kenapa tuntutan sampai saat ini belum selesai. kita tunda sidang, seminggu ya pada tanggal 25 November untuk acara masih tetap tuntutan," ucap Tiarest.

2. Zul Edarkan Narkoba

Sebagaimana diketahui penangkapan Zul berawal dari terciduknya tiga orang bandar narkoba berinisial MB, RSH, MRM di Hotel Harris, Jalan Boulevard ,Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari penangkapan tersebut, polisi melakukan pengembangan dan menangkap Rian, Andu, dan Zul di Apartemen Gading River, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita 9,5 kilogram sabu dan 24.000 butir ekstasi yang akan diedarkan.

Setelah Zul ditangkap, menyusul tiga orang lainnya ikut ditangkap. Dalam kelompok tersebut, juga ada wanita bernama Deviyanti yang ditangkap di Semarang. Para terdakwa tersebut dikenakan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

(kpl/dan/phi)

Reporter: Dadan Deva


REKOMENDASI
TRENDING