SELEBRITI

Klarifikasi Tegas Pihak Taqychan Travel Terkait Isu Penggelapan Dana Jamaah Umrah

Jum'at, 17 September 2021 14:23

Taqy Malik / Credit Foto: Instagram - taqymalik

Kapanlagi.com - Berbagai pemberitaan miring tak henti-hentinya menyelimuti kehidupan Taqy Malik dalam beberapa waktu terakhir ini. Salah satunya adalah tudingan penggelapan dana para peserta umrah yang telah terdaftar di bisnis Taqychan Travel miliknya. Bahkan dana yang digelapkan itu disebut-sebut mencapai angka miliaran rupiah.

Terkait pemberitaan yang makin heboh, pihak Taqychan Travel pun akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasinya lewat akun Instagram @taqychantravel. Sebagai pembuka, mereka menjelaskan jika travel milik Taqy Malik ini telah memberangkatkan puluhan grup tanpa ada masalah sebelumnya. Namun kendala mulai muncul ketika pandemi menghantam dunia.

"Alhamdulillah, Taqychan Travel mulai beroperasi di awal tahun 2019. Hingga akhir Maret 2020 lalu kami sudah memberangkatkan puluhan grup, dengan ratussan jamaah. Terakhir keberangkatan di bulan Februari 2020 dan Qadarallah pada tanggal 1 Maret ada penutupan keberanngkatan karena pandemi sehingga group jamaah yang harusnya berangkat di bulan Maret tertunda," tulis pihak Taqychan Travel.

"Kondisi Pandemi sekarang tidak menentu, kami terus menanti kabar baik dari pihak Saudi, maupun pemerintah kita namun tak kunjung datang kabar baik tentang umrah. Hingga awal November 2020 pihak Saudi akhirnya membuka namun dengan protokol ketat dan jumlah terbatas sehingga pelaksanaan umrah tidak lagi senyaman dulu, banyak pembatasan-pembatasan. Bahkan di awal tahun 2021 Pihak Saudi mengeluarkan putusan bahwa Indonesia sebagai salah satu Negara yang dilarang masuk ke Saudi," tambahnya lagi.

1. Taqy Malik Rogoh Kocek Pribadi Sebagai Bentuk Tanggung Jawab

Nah karena kondisi di atas, para pendaftar pun akhirnya memilih untuk minta refund uang yang terlanjur mereka bayarkan. Dari sinilah kendala terjadi, mengingat proses refund tak bisa berjalan dengan mudah karena beberapa alasan yang tak bisa dihindari oleh pihak Taqychan Travel.

"Kami pun tidak bisa berbuat banyak, tidak terkecuali travel-travel lain yang hanya bisa gigit jari. Karena cukup lama tidak beroperasi dan akhirnya sempat terhenti. Namun kondisi yang tidak menentu ini justru sejak awal Februari 2021 sebagian jamaah mulai meminta untuk refund uang yang sudah disetor untuk umrah ke travel karena berbagai alasan kondisi Pandemi dan ekonomi. Alhamdulillah saat itu ada sekitar 30-40 jamaah yang selesai kami proses refundnya," jelas statement Taqychan Travel.

Proses refund tersendat karena sejatinya pihak Taqychan Travel sudah membayarkan sebagian besar uang tersebut untuk berbagai keperluan seperti akomodasi, booking hotel dan lain-lain. Namun karena permintaan refund yang terus mengalir, Taqy Malik selaku komisioner pun akhirnya turun tangan untuk menggunakan uang pribadinya guna menutupi 'hutang' tersebut.

"Dengan situasi yang penuh ketidakpastian ini kami tetap menerima dan memproses permintaan refund dari beberapa jamaah, memang tidak sedikit rintangan dan kendala teknis di lapangan termasuk proses transfernya. Yang terakhir dengan keterbatasan dana perusahaan, karena sebagian sudah dibayarkan untuk biaya-biaya hotel dan akomodasi, tiket dan LA di Saudi termasuk persiapan di Jakarta membuat tersendat. Kondisi ini kami sebagai direksi segera dilaporkan kepada Mas Taqy Malik sebagai Komisaris, jadi beliau sebagai komisaris tidak terlibat secara langsung dioperasional travel. Namun karena beliau merasa bertangung jawab maka pengembalian sebagian dan jamaah menggunnakan dana dari kantong pribbadi beliau," jelasnya lagi.

2. Proses Refund Sudah Hampir 100%

Saat ini proses pengembalian dana sudah hampir sepenuhnya kelar, mengingat masih ada beberapa jamaah yang belum mengajukan proses refund. Dengan statement tersebut, Taqychan Travel berharap agar publik tak serta-merta percaya dengan berbagai pemberitaan miring yang beredar di media massa tentang kasus ini.

"Alhamdulillah seluruh jamaah yang meminta refund 100% dananya sudah semua dibayarkan. Sisanya ada tinggal beberapa jamaah masihh kami tunggu respon untuk permintaan refund nya, jika tidak pun insyaallah kami akan tetap amanah simpang uang jamaah tersebut untuk keberangkatan berikutnya. Semoga informasi ini dapat memberi gambaran yang jelas tentang isu-isu yang beredar. Dan dapat menghentikan tuduhan-tuduhan yang tidak mendasar. Semoga para calon jamaah bisa mengerti dan terima kasih atas kepercayaannya," tuntas statement Taqychan Travel.


REKOMENDASI
TRENDING