Kuasa Hukum Sarwendah Sesalkan Kebocoran Privasi

Kuasa Hukum Sarwendah Sesalkan Kebocoran Privasi
Sarwendah bersama pengacara © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Perselisihan antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali mencuat usai isu mengenai penyakit tertentu disebut dalam sebuah podcast. Menanggapi ramainya pembahasan, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menyampaikan penyesalan atas bocornya informasi yang dinilai sangat pribadi.

"Kami sangat- sangat menyesali ya, apa yang telah rapat-rapat kami jaga, apa yang sudah kami diskusikan dengan semua tim lawyer dan klien bahwa kita harus menjaga rapat hal-hal yang sangat privacy," ujar Chris Sam Siwu saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Ia menyebut informasi tersebut terbuka ke ruang publik karena adanya ketidaksengajaan dari pihak lawan. Situasi ini disebutnya keluar dari kesepahaman internal yang selama ini dibangun untuk menjaga kerahasiaan.

1. Klarifikasi Kuasa Hukum di PN Jaksel

Sarwendah didampingi pengacara © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Chris menegaskan sejak awal tim hukum bersama klien telah berkomitmen menjaga hal-hal yang bersifat pribadi. Menurutnya, kebocoran informasi ini tidak sejalan dengan sikap yang telah disiapkan dalam penanganan perkara.

Pernyataan itu disampaikan Chris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia menekankan kembali bahwa perkara yang menyangkut ranah privat tidak semestinya menjadi konsumsi publik.

Isu yang berkembang disebut berasal dari penyebutan penyakit tertentu dalam sebuah podcast. Chris menilai hal ini berkonsekuensi pada terbukanya materi sensitif yang sebelumnya dijaga rapat.

(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)

2. Soal Chat dan Isu "Penyakit Tiga Huruf"

Sarwendah pakai kacamata © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Chris mengonfirmasi keaslian chat yang belakangan ramai dibicarakan. Ia menyebut bahwa verifikasi ini disampaikan untuk meluruskan spekulasi di publik, sekaligus membatasi informasi yang bisa disampaikan di luar proses hukum.

"Ini adalah konfirmasi kami bahwa chat itu betul, chat itu betul, ya. Tetapi isinya kami tidak mau menyampaikan itu di media ya," tegas Chris.

Ia juga menyinggung isu penyakit yang disebut sebagai penyakit tiga huruf. Chris menyatakan pihaknya bukan yang pertama kali memunculkan kabar tersebut, serta menyebut publik dapat menilai dari informasi yang telah beredar.

"Satu hal, kami sangat menyesalkan terbukanya hal-hal yang sangat privacy itu. Yang kedua, terkait dengan video pertengkaran. Kami sampaikan sekali lagi bahwa pertama, tadi kami juga bukan yang membuka terkait dengan penyakit tiga huruf itu," ungkapnya.

3. Bukti Akan Diajukan Lewat Proses Hukum

Pihak Sarwendah menegaskan persoalan kesehatan berada pada ranah pribadi. Karena itu, seluruh materi yang menyangkut isu kesehatan dan percakapan akan disalurkan melalui mekanisme persidangan.

"Isi chat-nya benar atau tidak, seperti itu atau tidak, itu tidak di ranah kami karena kami sudah punya ranah sendiri yaitu pengadilan. Sehingga isi dari chat itu akan kami sampaikan semua nanti di pengadilan ya," jelas Chris.

Di sisi lain, Chris kembali menegaskan bahwa chat yang dikirimkan kliennya kepada Ruben Onsu memang benar adanya. Ia menyayangkan percakapan tersebut kemudian tersebar dan memantik beragam spekulasi di masyarakat.

"Tetapi chat dari klien kami kepada klien Bang Minola itu betul adanya," pungkasnya.

(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)

(kpl/far/phi)

Rekomendasi

Trending