Mandra: Orang Betawi Bukan Preman!
Mandra: @KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Komedian Betawi H. Mandra mengaku sangat risih dengan adanya organisasi-organisasi yang mengatasnamakan Betawi dan melakukan tindakan kekerasan. Katanya, hal itu akan memperjelek kebudayaan Betawi. Padahal, kebudayaan Betawi tak pernah mengenal kekerasan.
“Orang Betawi tidak ada yang mengandalkan premanisme. Biar pakai baju hitam, pake golok, tapi orang Betawi mencintai budaya,” ujar H Mandra saat ditemui di peresmian PANGSI kota Depok di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu (30/6).
Bintang yang dikenal di sinetron SI DOEL ANAK SEKOLAHAN ini memang baru saja meresmikan Pelestarian Sanggar Seni Budaya Betawi (PANGSI) kota Depok. Menurutnya, ini dilakukan demi melestarikan kebudayaan Betawi.
“Lebih baik saya berbuat daripada makin abis. Paling tidak, anak-anak kita sudah mulai menjalani, mempelajari, mengenal kebudayaan Betawi,” ujar Mandra.
Meski didirikan baru 7 bulan, sudah nampak terasa animonya. Beberapa kesenian yang hilang mulai muncul, yang remang makin terang. Menariknya lagi makin banyak anak yang mau terlibat untuk turut serta mengembangkan budaya ini.
“Kalau kesulitan sudah pasti ada, tantangan pasti ada. Kayak baru 7 bulan aja responnya baik, itu tantangan masing-masing sanggar, kewajiban kita memperkenalkan kepada anak-anak,” ujar Mandra.
Lantas mengapa hanya di kota Depok? "Kita memang buat di Depok dulu, nanti kita akan melebarkan sayap seperti Tangerang, Bekasi dan Jakarta tentunya. Sepetak-sepetak dulu. Lebih baik berbuat daripada tidak sama sekali," pungkas Mandra.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/adt/rea)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
