Mengenal Jusin Clasic, Pesulap Singkawang yang Mendunia
Jusin Clasic © Istimewa
Kapanlagi.com - Nama-nama pesulap di Indonesia tergolong sedikit yang dikenal luas publik. Namun sebenarnya, ada banyak yang telah berhasil membawa nama Indonesia di event-event dunia, salah satunya adalah pesulap asal Singkawang, Kalimantan Barat, Jusin Clasic.
Jusin sudah menggeluti dunia sulap sejak dirinya masih kecil. Ia lalu memperdalam kemampuannya hingga ke negeri Tirai Bambu, China. Kemampuannya bermain sulap sudah diakui. Dalam skala nasional, ia pernah diundang di acara Hitam Putih sebagai pioneer Seni Merubah Wajah.
Jusin juga berulang kali tampil di acara internasional. Salah satu yang menurutnya berkesan adalah ketika unjuk kebolehan di FISM Asia World Championship of Magic di Korea Selatan pada 2014 lalu. Di sana ia bertemu salah satu pesulap dunia Cyril Takayama.
Advertisement
1. Pengaruh Lingkungan
Bertemu dengan Cyril bukan hanya menambah pengalaman Jusin, namun juga pembelajaran dalam meniti karir maupun kehidupan. Namun tak dipungkiri, bahwa tak semua orang yang ditemuinya memberikan dampak positif.
"Lingkungan dan relasi banyak memberikan sisi baik dan buruk kepada kita, namun kembali kepada kita bagaimana membijaki semua yang terjadi. Karena pada akhirnya, kita jugalah yang bertanggung jawab atas pilihan kita dalam meniti kehidupan ini," ungkapnya baru-baru ini.
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
2. Motvasi
Jusin sendiri ternyata termotivasi untuk selalu bekerja keras lantaran dorongan dan petuah dari orangtuanya. Selain itu, Jusin ternyata juga terinspirasi dengan pidato Presiden RI pertama, Soekarno.
"'Berikan aku 10 pemuda, akan kuguncang dunia.' Pidato Bung Karno ini sangat empower (menguatkan) saya. Saya memaknainya bahwa pemuda adalah tonggak harapan di manapun ia berada. Semoga kita menjadi bagian dari pemuda yang akan mengguncang dunia ya," pungkasnya seraya tertawa.
(kpl/mhr)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Lesti Kejora Rawat Karier Sejak Kecil, Ungkap Kunci Bertahan
-
Selebritis Pacaran Zahra DA7 dan Eby Rizta Bawakan Ulang 'Saat Bahagia' Versi Dangdut
-
Dangdut Indonesia Fahri Labuan Batu Tersenggol dari Top 31 Group 5, Tetap Tegar