Tora Sudiro Mengidap Syndrome Tourette Selama Dua Tahun

Selasa, 08 Agustus 2017 06:15 Penulis: Rahmi Safitri
Tora Sudiro Mengidap Syndrome Tourette Selama Dua Tahun Tora Sudiro © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Seperti yang kita ketahui, Tora Sudiro dan Mieke Amalia beberapa waktu lalu ditangkap oleh pihak kepolisian atas kepemilikan psikotropika jenis dumolid. Tapi setelah menjalani pemeriksaan, Mieke dinyatakan bebas sedangkan Tora diharapakan bisa menjalani rehabilitasi.

Soal permintaan rehabilitasi ini, pengacara Tora, Lydia Wongsonegoro, mengatakan butuh proses. Salah satu yang penting adalah proses penangkapan sang aktor, tidak boleh terpotong ceritanya. Lydia pun sudah minta kepada Tora dan Mieke bercerita secara lengkap proses penangkapan mereka di rumah.

"Pada saat jam 10 pagi polisi sudah di sana, di rumahnya. polisi sudah sampai di atas. Tora baru dari kamar mandi. Terus Tora pas ke kamar sudah ada polisi, ditanya, 'Kita dari kepolisian, mendapatkan informasi bahwa di sini ada penyimpanan barang barang terlarang'. Terus dikasih tabung, untuk periksa urine, terus mereka lihat. Terus ditanya, 'Memang kamu pakai apa?'. Tora nanya, 'Apa ya?', kata Tora gitu, santai. 'Perasaan cuma Dumolid doang?' dia jawabnya gitu. Terus obatnya diambilin dari laci, kasihkan. Terus polisi geledah semuanya, nggak temuin apa apa. Itu cerita pertama," kata Lydia ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Senin (7/8).

Mieke mengonsumsi dumolid karena nggak bisa tidur © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaMieke mengonsumsi dumolid karena nggak bisa tidur © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kata Lydia dumolid itu adalah obat tidur yang diperuntukkan untuk orang-orang yang mengalami insomnia, kecemasan, dan lain-lain dengan resep dokter. Tapi dumolid atau obat lainnya sekarang gampang didapat walau tanpa resep. Mieke yang mengalami insomnia pun akhirnya meminta obat Dumolid kepada sang suami.

"Karena Mieke tidak mempunyai barang tersebut, mintalah sama Tora, karena nggak bisa tidur. Mieke kan bukan memiliki, karena pasal 62 itu dia barang siapa memiliki tanpa resep dokter itu ada ancaman hukumannya kan mengerikan. Sehingga terjadilah kasus ini. Jadi ini cukup mengagetkan, namun, di undang-undang psikotropika itu ada pasal yang mengatur. Memang Pasal 62 itu general, yang menurut saya itu sudah tidak pantas diterapkan. Masak peraturan dipukul rata?" koar Lydia.

"Dia (Tora Sudiro) kena penyakit syndrome tourette, suka goyang-goyang gitu kan palanya. Itu udah 2 tahun dia (sakit). Kalau dia cemas atau apa, gitu goyang-goyang, tangannya gini-gini, dia sama pala. Dia sudah berobat, pasti ada obat-obatan yang dari dokter, cuma ke sininya udah deh beli yang sembarang karena nggak bisa tidur juga. Tiga puluh itu stock dipakai sendiri," pungkasnya.

Sindrom Tourette sendiri adalah gangguan neuropsikiatri di mana penderita melakukan serangkaian gerakan berulang yang tidak disengaja, di luar kendali, dan bersifat tiba-tiba. 

(kpl/pur/pit)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING