Pengacara Tora Sudiro: Saya Minta Bukalah Ini Secara Terbuka

Minggu, 06 Agustus 2017 14:15 Penulis: Natanael Sepaya
Pengacara Tora Sudiro: Saya Minta Bukalah Ini Secara Terbuka Tora Sudiro © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Meski Mieke Amalia lolos dari persidangan, kini kasus Tora Sudiro terus mendapat banyak sorotan dari masyarakat setelah ditangkap karena memiliki obat dumolid tanpa resep dokter. Razman Arif Nasution selaku pengacara Tora pun memberikan komentarnya sekaligus berharap agar pihak berwajib mampu menggelar kasus ini secara terbuka.

"Lakukan itu dengan pendalaman dan pengetahuan dengan bener-bener tepat. Menurut saya Polri tangani kasus narkoba gelar dulu. Saya minta bukalah ini secara terbuka, agar profesional dan modern. Jadi Tora proses sidang dan istri gak. Obat ini saya tanya ke dokter kalo ini udah lama gak digunakan orang. Termasuk kadaluarsa, ini obat jarang digunakan. Kalo jarang digunakan berarti ini obat yang gak banyak dimintai banyak orang seperti sabu," ujarnya saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Jum'at (4/8).

Walau begitu sang pengacara mengungkapkan kalau Tora sendiri belum bercerita dari mana ia mendapatkan obat dumolid tersebut. Hanya saja, sang pengacara memastikan kalau Tora mengkonsumsi obat tersebut agar bisa beristirahat dari rutinitasnya yang padat.

Pengacara berharap agar kasus Tora Sudiro bisa digelar secara terbuka © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaPengacara berharap agar kasus Tora Sudiro bisa digelar secara terbuka © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"Dia gak cerita, yang pasti ditemuin di rumah. Yang pasti dia setaun dan istri 5 bulan. Saya harap Tora sabar dan istri kuat. Kita upayakan hukum dengan baik. Saya respect pada pak Kapolres. Saya harpa tingkatan di bawahnya untuk buka ruang karena kita penegak hukum," lanjutnya.

Razman kemudian menjelaskan kalau saat ini ia tengah mengupayakan agar Tora dan Mieke bisa mendapat rehabilitasi. Namun dari semua itu, Razman berharap agar kasus ini bisa digelar secara terbuka dan mampu menjabarkan apakah obat-obatan yang dikonsumsi Tora memang masuk dalam kategori psikotropika atau tidak.

"Gimana (Mieke mau) rehab, dia masih proses hukum, nanti bisa pasal 21, hukum 5 tahun gak ringan ya. Nanti kita akan buat assessment buat direhab. Gak ada (dokter spesialis). Datangkan balai POM, panggil dokter kalo ada obat yang mengandung psikotropika. Ini nanti kalo dia ringan dan gak ada masalah, clear, kalo berat kasian. Selama ini (Tora) kalo syuting agak lemes, dia biasa aja. Tapi dia shock gitu ya. Sampe kita ngomong berbisik ke telinganya. Kita masih tahap komunikasi. (Resmi jadi kuasa hukum) Itu gak penting, yang penting negara menjelaskan obat apa aja yang masuk psikotropika," pungkas sang pengacara.

(kpl/pur/ntn)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING