SELEBRITI

Netizen Nyinyiri Artis Lipsync Asian Games 2018, Tantri 'Kotak': "Netizen Maha Benar"

Sabtu, 25 Agustus 2018 13:57 Penulis: Dhefa Mauren Roos Mary

Tantri KOTAK © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Lipsync, mendengar kata ini pastinya kalian akan teringat dengan opening ceremony Asian Games 2018. Aksi lipsync dituduhkan pada Via Vallen saat mengisi acara ini. Kesal, sejumlah artis buka suara.

Pertama ada GAC. Mereka jelas ikut merasa kesal. Pasalnya mereka adalah salah satu pengisi acara yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut.

1. GAC

Menurut Gamaliel, "justru bentuk dari kita lipsync itu adalah bentuk untuk memaksimalkan acara, karena itu beribu-ribu dancer semua pakai earpeace semua jadi sinyal yang muter-muter semua itu kalau kita live akan bertabrakan dan bakal mengacaukan acaranya."

2. Kotak

Tak mau ketinggalan, grup band Kotak menyumbang suaranya terkait hal ini. Menurut Tantri Kotak, aksi lipsync dalam konteks ini sah-sah saja. "Ini acara live yang ditonton oleh seluruh dunia dan itu acara sangat-sangat besar. Kalau misalnya konteksnya hanya live, untuk off airnya aja dan yang dengar cuma sekitar situ doang kan, kalau minus-minus dikit, ntah fals entah out tempo, ya nggak apa-apa lah. Ya realistis, ini live," katanya saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Jum'at (24/8).

3. Netizen Maha Benar

Tak dapat dibohongi, terlepas dari lipsync, opening ceremony Asian Games 2018 sungguh luar biasa. Seluruh jajaran panitia sampai pengisi acara berkerja sama dengan sangat baik. Sampai-sampai warga Korea Selatan juga memuji aksi Jokowi.

Tantri Kotak pun menyayangkan cibiran netizen tersebut. Katanya, "Ya Allah, itu acara udah bagus banget ya! Saya bilang itu acara TV yang memang Indonesia yang bikin dengan kualitas yang bisa dibilang nggak ada minusnya."

Ia pun menyarankan seharusnya netizen mendukung gelaran acara tersebut dan melihat dari sisi baiknya. "Ya ampun, mbok ya disupport lah. Jangan dilihat dari sisi negatifnya aja... Terus ya, udah beraninya cuma komen-komen aja. kalau gue sih sebagai anak bangsa bangga banget sumpah... nggak jelas itu, ya Allah. oke memang itu butuh keseimbangan dalam kehidupannya kan. Kalau yang dipuji-puji terus nanti takutnya lupa daratan, jadi perlu netizen Yang Maha Benar itu," tutupnya.


REKOMENDASI
TRENDING