Pakai Narkoba, Tessy Menyesal Karena Kehilangan Banyak Pekerjaan

Sabtu, 06 Februari 2016 16:15 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Pakai Narkoba, Tessy Menyesal Karena Kehilangan Banyak Pekerjaan Tessy/©KapanLagi.com®/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Pelawak senior Tessy Srimulat membawa kabar gembira di awal tahun 2016. Dirinya resmi bebas dari pusat rehabilitasi setelah berjuang memerangi ketergantungannya terhadap narkoba yang membawanya ke ranah hukum pada 2014 silam.

Ia mengungkapkan bahwa penyesalannya sudah tak bisa diutarakan karena terlalu besar. "Menyesal banget, penyesalan gak bisa diutarakan, susah kalau penyesalan. Yang jelas pekerjaan udah gak karuan, penghasilan hilang begitu aja," tuturnya.

Lelaki 68 tahun ini kembali memulai karirnya dari awal dengan perasaan rendah hati. "Ya mudah-mudahan kalau masih berkenan saya bekerja, saya terjun jadi pelawak dan yang masih suka sama saya," ungkapnya.

Tessy yang selalu identik dengan peran perempuan ini bersyukur karena keluarga tak pernah pergi dari sisinya. "Support dengan kejadian itu. Bangkit, 'Kamu bukan teroris, kamu bukan bandar, kamu bukan pemerkosa, tapi korban dari barang itu'. Bukan hanya saya, keluarga saya sering penyuluhan ke mana-mana. Apa sih keuntungan narkoba, nggak ada," tegasnya.

Tessy: Apa gunanya narkoba? Nggak ada!/©KapanLagi.com®/Hendra GunawanTessy: Apa gunanya narkoba? Nggak ada!/©KapanLagi.com®/Hendra Gunawan

Pelawak asal Surabaya ini pun juga mengimbau kepada anak-anak muda untuk tak mencoba barang haram itu. "Nggak, saya mengasih tahu ke anak muda yang belum pernah kenal narkoba, jangan sampai terjerumus. Artis ketangkep, bebas, jadi duta," jelasnya yang kini memang menyandang Duta BNN (Badan Narkotika Nasional).

Ia pun menyikapi beberapa rekannya yang kembali tertangkap untuk kedua kalinya karena kasus serupa. "Itu semua kembali ke diri masing-masing, dia mungkin gak percaya sama diri sendiri," tambahnya.

Tessy kapok karena tak ingin lagi menyusahkan keluarganya. "Pas bebas ada yang nawarin, makanya saya tadi katakan saya bukan munafik, tapi janganlah, saya ingat sengsaranya, gak ada enaknya merugikan semua terutama keluarga," tutupnya.

(kpl/hen/tch)


REKOMENDASI
TRENDING