SELEBRITI

Pebisnis atau Pejabat, Siapa Pelanggan yang Paling Banyak Gunakan Jasa Robby Abbas?

Jum'at, 11 Januari 2019 14:55 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Robby Abbas © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Selama ini, ketika sebuah kasus prostitusi terungkap, yang paling banyak disorot adalah penyedia jasa dan muncikarinya. Namun sosok pelanggan alias pengguna jasa nyaris tak pernah tersentuh.

Pun demikian ketika Robby Abbas menjadi tersangka dalam kasus prostitusi artis pada tahun 2015 lalu. Kala itu, beberapa artis jadi saksi kunci, sementara nama pelanggan tidak terungkap.

Hotman Paris Hutapea pun bertanya kepada Robby ketika mengundangnya ke acara Hotman Paris Show, siapakah yang paling banyak menggunakan jasanya sebagai muncikari untuk menghubungkan dengan para artis. Apakah para pejabat pemerintah, atau dari kalangan pengusaha?


1. Banyak Pejabat dan Pengusaha

Robby pun menjawab pertanyaan dari Hotman mengenai pelanggan yang biasa memesan kepadanya. Ia menyebut bahwa pelanggannya terdiri dari berbagai kalangan, tidak melulu satu kalangan saja.

"Dari keseluruhan cowok pemakai, berapa persen pejabat?" ujar Hotman.

"Eee, 25 persen. (Klien) Aku kebanyakan pengusaha bang," jawab Robby.

Dari 25 persen itu, Robby enggan menyebut dari kalangan mana saja pejabat yang ia maksud. Ketika ditanya Hotman apakah ada dari kalangan penegak hukum yang terlibat, Robby tak mau menjawabnya.

2. Seleb Papan Atas

Robby membenarkan pernyataan dari Melanie Ricardo bahwa tidak semua yang ia jual adalah selebritis terkenal. Ia pun tak menampik bahwa banyak orang yang mengaku seleb meski baru masuk ke dunia hiburan Indonesia.

Namun tidak semua seleb yang dijual Robby adalah sekuter. Kepada Hotman, ia mengungkap bahwa ada banyak nama yang masuk jajaran selebritis papan atas Indonesia.

"Sekitar 40 persen bang," jawab Robby.

3. Paling Mahal Rp 150 Juta

Mematok harga mulai darei 10 juta-an, Robby mengaku pernah menjual artis paling mahal di harga 150 juta. Angka yang tak sedikit ini berlaku untuk durasi kencan tiga jam alias short time.

"Ada yang paling cepat cuma 20 menit sudah selesai. Aku gak pernah tanya apa yang mereka lakukan di dalam kamar," lanjut Robby Abbas.

(kpl/phi)


REKOMENDASI
TRENDING