Pelajaran Matematika di Mata Sujiwo Tedjo
Kapanlagi.com - Matematika di mata budayawan Sujiwo Tedjo sebenarnya bukanlah mata pelajaran yang menakutkan bagi siswa, asal disampaikan dengan cara yang benar. Menurut dalang dan bintang film ini, selama ini matematika diajarkan berdasarkan hitung-hitungan semata. "Matematika lebih diajarkan pada aljabar, aritmatika, dan kalkulus," katanya.
Ia mengatakan hal tersebut dihadapan peserta Konferensi Nasional Matematika XIII dan Kongres Himpunan Matematika Indonesia di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa.
Mantan wartawan ini mengatakan, matematika merupakan bahasa, seperti bahasa Jawa, bahasa Madura dan sebagainya. Dengan bahasa matematika, pelajaran yang dianggap momok ini bisa disampaikan kepada anak dengan enak.
Pria kelahiran Jember, Jatim, Agustus 1962 ini menyatakan dirinya tidak setuju kalau matematika dimasukkan dalam ilmu pasti, karena matematika merupakan kesepakatan.
Advertisement
Namun, seniman jebolan Jurusan Matematika dan Teknik Sipil ITB ini mengakui bahwa bahasa matematika sangat konsisten, berbeda dengan bahasa di luar matematika penuh dengan makna konotatif.
Ia mencontohkan, bahasa hukum dan politik tidak konsisten. Tahun 2000 diusulkan UU Rahasia Negara, pada hal tahun 1998 muncul reformasi dengan asas keterbukaan.
Pria berambut panjang yang mengaku senang matematika sejak SMA itu mengatakan keindahan matematika antara lain dapat dinikmati dalam penurunan dalil pytagoras.
Penggemar sate kambing ini mengatakan sebenarnya matematika mempunyai korelasi kuat dengan bidang musik.
"Penelitian di sejumlah negara menyebutkan bahwa ada korelasi musik dengan matematika. Mereka yang senang musik biasanya nilai matematikanya baik," katanya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(*/dar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
