SELEBRITI

Perseteruan RUU Permusikan, Pandji: Kalau Cuman Merasa Benar Ya Ngoceh Aja di Socmed

Senin, 04 Februari 2019 17:01 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Pandji Pragiwaksono © Kapanlagi/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Hari ini masih soal RUU Permusikan yang mengundang banyak respons musisi. Para musisi seperti terbelah menjadi dua bagian, ada yang setuju mendukung untuk segera disahkan, namun ada juga yang menolak.

Beberapa musisi pun sampai membuat koalisi menolak disahkannya RUU Permusikan tersebut. Nama-nama seperti Danilla, Cholil Mahmud, Jason Ranti, Jerinx memutuskan bergabung dengan banyak musisi lainnya.

Penolakan mereka pun caranya berbeda-beda hingga satu perseteruan muncul ke permukaan. Salah satu perseteruan musisi yang mencuri perhatian adalah antara Jerinx dan Anang.

1. Pandji Ikut Berkomentar

Stand-up comedian sekaligus penyanyi rap, Pandji Pragiwaksono ikut menanggapi persetujuan yang terjadi belakangan ini. Terutama yang menyangkut RUU Permusikan.

"Ya sekarang sih menurut gue kelihatan siapa yg pengin terlihat benar, ketimbang menjadi benar. Karena kalau menjadi benar itu berdialog sehingga lu benar-benar ngobrol bareng. Dan lu benar-benar tau, lu bener beneran atau ngga," kata Pandji via sambungan telpon, Senin (4/2).

"Kalau cuman merasa benar ya tinggal ngoceh-ngoceh aja di sosmed. Kita lihat aja siapa yg pengin merasa benar dan benar doang. Karena menjadi benar dia akan memilih untuk ketemuan dengan orang yang diomongin ketimbang rame-rame ngomong di sosmed," jelasnya lagi.

2. Ibaratkan Dengan Civil War

Usai sebelumnya mengibaratkan polemik ini dengan seporsi somay, Pandji juga melihat perseteruan ini seperti halnya pertarungan dalam film Civil War Captain America. Meskipun tidak terlibat langsung, ia ingin menempatkan dirinya sebagai orang yang ikut mendamaikan kedua pihak yang berseteru.

"(Kalau terlibat langsung) ngga sih kayanya, kayanya gue sih tidak dianggap sebagai musisi deh hahaha. Kan yang musisi ikut nyusun RUU Permusikan juga banyak banget tuh, lo bisa liat nama-namanya, musisi yang menolak juga banyak banget, kalau gue sih, lebih pengin jadi orang yang menengahi," ucapnya.

"Yaudah kita duduk bareng, ngapain sih ini jatohnya lama-lama kaya Avengers gitu, Civil War, yang satu mau meregulasi diri karena merasa perlu, yang satu merasa kalau kita gini, yang bertanggungjawab siapa? Pemerintah. Aduh ribet banget nggak ngerti. Gitu kan sama kan, tapi sebagai penonton kita semua kan suka Captain America dan Iron Man. Jadi nggak perlu yang gini-gini," tambahnya.

3. Dukung RUU Permusikan Dengan Catatan Khusus

Pandji nampaknya masih mendukung RUU Permusikan untuk tetep ada namun dengan catatan khusus. Catatan tersebut berfokus pada pasal yang berpotensi menjadi pasal karet. Selain itu, RUU Permusikan juga harus mengandung pasal yang memang dibutuhkan dan disepakati bersama.

"Ya sama prinsipnya kan, RUU-nya ada, pasalnya diilangin. Kalau ternyata nih dari 54 pasal, jadi cuman 5 ya gapapa selama itu benar-benar yang dibutuhkan dan disepakati bersama. Udah," tandasnya.

(kpl/apt/frs)


REKOMENDASI
TRENDING