CLOSE

Profil Moh Zaki Ubaidillah, Penentu Emas Beregu Putra Indonesia

Profil Moh Zaki Ubaidillah, Penentu Emas Beregu Putra Indonesia
Moh Zaki Ubaidillah. Atlet muda Indonesia (Instagram.com/m.zaki.ubaidillah)

Kapanlagi.com - Moh. Zaki Ubaidillah menjadi salah satu nama yang mendapat perhatian setelah tampil sebagai penentu kemenangan Indonesia di final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pebulutangkis muda yang akrab disapa Ubed tersebut turun pada partai terakhir menghadapi wakil China, Weng Hong Yang.

Ubed berhasil mengamankan kemenangan dalam dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-13. Hasil tersebut membuat Indonesia menang 3-2 atas China sekaligus memastikan medali emas beregu putra Asian Games 2026.

Menurut catatan PBSI, keberhasilan tersebut menjadi emas beregu putra Indonesia di Asian Games setelah penantian selama 28 tahun. Ubed pun menjadi pemain yang memastikan kemenangan tim Merah Putih melalui partai kelima.

1. Profil Moh Zaki Ubaidillah dan Awal Karier Bulutangkis

Moh. Zaki Ubaidillah disebut sebagai penentu emas untuk Indonesia (Instagram.com/m.zaki.ubaidillah)

Moh. Zaki Ubaidillah lahir di Sampang, Madura, pada 26 Juni 2007. Memiliki tinggi 174 sentimeter, Ubed bermain di sektor tunggal putra dan menggunakan tangan kanan.

Ketertarikannya terhadap bulutangkis sudah muncul sejak usia lima tahun. Ia mengawali perjalanan sebagai pemain di PB Rahmat Pati, Jawa Tengah, sebelum bergabung dengan PB Djarum pada 2019.

Dalam profil resmi PBSI, Ubed tercatat sebagai atlet tunggal putra Pelatnas PBSI. Ia mulai masuk Pelatnas pada 2024 dan berada di tingkat utama.

Di luar bulutangkis, Ubed memiliki hobi bermain sepak bola. Sementara itu, nasi goreng, sate ayam, dan ayam geprek menjadi beberapa makanan yang tercatat sebagai makanan favoritnya.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. elar Juara Ubed Mulai Menonjol sejak Level Junior

Prestasi Ubed mulai terlihat ketika masih berada di kelompok usia junior. Pada 2022, ia meraih gelar juara Piala Presiden nomor tunggal remaja putra. Pada tahun yang sama, ia juga menjadi juara Sirkuit Nasional A DKI Jakarta dan Pembangunan Jaya Raya Junior International Challenge U17.

Setahun kemudian, koleksi gelarnya semakin bertambah. Ubed menjadi juara BNI Kejuaraan Nasional PBSI nomor tunggal taruna putra, Sirkuit Nasional Premier DKI Jakarta, dan Sirkuit Nasional A Banten.

Ia juga meraih gelar pada Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix U19 serta sejumlah seri Sirkuit Nasional lainnya sepanjang 2023.

Memasuki 2024, Ubed mulai menunjukkan pencapaian di level senior. Ia berhasil menjadi juara Indonesia Masters Super 100 pada tahun tersebut.

Ubed juga meraih medali emas PON XXI Aceh-Sumut bersama tim beregu putra Jawa Tengah. Pada nomor tunggal putra di ajang yang sama, ia memperoleh medali perak.

Selain pencapaian tersebut, Ubed turut menjadi bagian dari tim Indonesia yang berhasil menjuarai Piala Suhandinata 2024. Ajang tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan prestasinya di kelompok usia muda.

3. Deretan Gelar hingga Jadi Penentu Emas Asian Games 2026

Pada 2025, Ubed kembali menambah gelar internasional. Ia menjadi juara Badminton Asia Junior Championships (BAJC) nomor tunggal putra setelah mengalahkan wakil China, Liu Yang Ming Yu, pada pertandingan final.

Di tahun yang sama, Ubed juga menjadi juara Singapore International Challenge dan Indonesia Masters II. Ia kemudian memperkuat tim beregu putra Indonesia yang meraih medali emas SEA Games 2025.

Perjalanan Ubed berlanjut pada 2026. Ia berhasil menjuarai Thailand Masters dan mencapai semifinal Badminton Asia Team Championships serta Australian Open.

Puncaknya terjadi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Menghadapi Weng Hong Yang pada partai kelima final beregu putra, Ubed menang 23-21, 21-13. Kemenangan tersebut mengantarkan Indonesia meraih emas setelah mengalahkan China 3-2 sekaligus menjadikan Ubed pemain yang menentukan hasil akhir pertandingan.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending