Rano Karno Bantah Dapatkan Uang Suap Kala Menjabat Wagub Banten
Kapanlagi/Bayu Herdianto
Kapanlagi.com - Aktor sekaligus politisi Rano Karno disebut mendapatkan uang sebesar 700 juta rupiah terkait pengadaan alat kedokteran rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada tahun anggaran 2012. Selain itu, dirinya juga diduga menerima uang sebesar 1,5 miliar dari pemilik PT Bali Pasific Pragama, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.
Terkait dugaan uang 1,5 miliar yang diterimanya, Rano mengaku jika hal tersebut tidaklah benar. Dirinya meluruskan berita tersebut dan mengatakan jika tak pernah mendapatkan uang suap tersebut.
Advertisement
1. Bantah Saksi
"Saya baca berita ini, saya paham, disitu disebutkan saya terima 1,5 miliar dimasukkan ke dalam kantong kertas. Saya berpikir apa mungkin 1,5 miliar dimasukkan kedalam kantong kertas yang dibeli di toko buku. Kok begini ya? Saya bercuriga saja, tapi yang pasti saya tak pernah terima," ujarnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (24/2).
Walaupun ada beberapa saksi yang mengakui pemberian yang tersebut, Rano Karno membantah semuanya. Rano sampai harus konfirmasi ke ajudan pribadinya mengenai penerimaan dana tersebut, yang dijawabnya dengan tidak.
(Di luar nurul, Inara Rusli dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dan Perzinaan!)
2. Tanya Ajudan
Ya betul (bantah saksi). Pernah saya tanya (ajudan) dan dia bilang tidak," tambahnya.
Rano Karno membantah mengenai penerimaan dana sebesar 1,5 miliar rupiah dan juga 700 juta rupiah tersebut. Hal tersebut sudah dikatakannya di persidangan. "Ya itu udah saya bilang di persidangan, enggak ada itu," tutupnya.
(Di tengah kondisi kesehatan yang jadi sorotan, Fahmi Bo resmi nikah lagi dengan mantan istrinya.)
Advertisement
-
Teen - Lifestyle Gadget Mau Foto Astetik? Kamera Mini Andalan Anak Skena yang Lagi Viral Ini Patut Dicoba
