Rano Karno Dapat Amanah Skenario Dari Misbach Yusa Biran

Rano Karno

Kapanlagi.com - Rano Karno mendapat amanah sebuah skenario film tentang Sultan Agung Tirtayasa dari almarhum Misbach Yusa Biran. "Naskah skenario tersebut diberikan sesaat setelah saya dilantik sebagai Wakil Gubernur Banten," kata Rano Karno ditemui di Eka Hospital Serpong, Rabu (11/04/2012). Meski demikian, Rano menjelaskan bila naskah skenario mengenai Sultan Agung Tirtayasa hingga saat ini belum dijalankan karena kesibukan dalam menjalankan roda pemerintah Provinsi Banten. Namun, Rano bertekad untuk membuatnya dengan melibatkan aktor lainnya. Apalagi, almarhum sangat ingin sekali bila sosok Sultan Agung Tirtayasa diangkat di dalam film. "Ketika saya diangkat sebagai wakil gubernur, beliau sangat antusias sekali dan meminta untuk membuat film mengenai sosok Sultan Agung Tirtayasa yang merupakan pejuang di Banten," katanya. Rano juga menuturkan bila Misbach merupakan sosok yang secara khusus diundang saat pelantikan. Bahkan, Rano menyebutkan sosok Misbach Yusa Biran adalah ayah angkatnya karena pernah membantu membuat film Animali Jakarta Fair. "Pak Misbach Yusa Biran pernah menulis skenario film bersama almarhum ayah kandung saya dan yang pertama kali ketika itu," katanya. Mengenai kesan dari sosok Misbach, Rano mengungkapkan almarhum memiliki idealisme dalam menulis skenario. Karenanya skenario yang dibuatnya sangat populer dan memiliki pesan moral dan bersentuhan dengan masyarakat. "Beliau tidak pernah sembarangan dalam menulis skenario film. Maka, semangat ini yang menjadi pesan bagi penulis skenario muda," katanya. Misbach meninggal di Eka Hospital Serpong pada pukul 7 pagi karena mengalami gangguan pada paru - paru. Almarhum dirawat di Eka Hospital sejak Sabtu (31/3). Misbach merupakan sutradara dan penulis skenario senior Indonesia, lahir di Rangkas Bitung, Banten, pada 22 September 1933. Ia dikenal sebagai sutradara film, penulis skenario drama, cerpen, kolumnis, wartawan dan masuk dalam jajaran sastrawan Indonesia. Misbach juga merupakan salah satu pelopor dokumentasi film Indonesia.

(antara/dar)

Rekomendasi

Trending