Sandhy Sondoro: Pembajakan Sudah Kronis
Sandhy Sondoro
Kapanlagi.com - Penyanyi Sandhy Sondoro siap meluncurkan album terbarunya. Yang menarik album tersebut direkam di Berlin, Jerman. Sementara itu waktu yang ia perlukan untuk pengerjaan rekaman sendiri cukup singkat yaitu tak sampai dua minggu.
"Album ini dari recording, 12 lagu di Berlin memakan waktu cuman kurang (dari) 2 minggu. Ama mastering, mixing segala macem jadi sebulan. Lumayan cepet sih," kata Shandy Sondoro ditemui di Perumahan Komplek AD Palmeriam Jl. Jend Urip Sumiharjo, Rumah Tua Ibu Suwito no 21, Jatinegara, Jaktim, Senin (14/11).
Sandhy Sondoro
Setiap artis yang merilis album fisik pasti mengalami hal yang sama, sulitnya memberantas pembajakan. Menanggapi hal tersebut, Sandhy mengatakan memang pembajakan di Indonesia sudah kronis jadi mau diapain lagi.
"Mau diapain lagi ya. Di sini pembajakan ataupun kegiatan ilegal dalam bentuk segala macem sudah kronis. Kalau yang beli mungkin adalah fans yang loyal kepada saya. Mereka pasti beli lah," tandasnya.
Namun ternyata tidak hanya di Indonesia, pembajakan juga dialami musisi di seluruh dunia. Hanya artis-artis Internasional dengan penggemar yang loyal yang mampu menghasilkan keuntungan cukup dari album fisik.
"Kalau bicara industri musik di seluruh dunia, 5/10 tahun terakhir emang udah ga worthed lagi bergantung pada penjualan fisik. Ya kita ngandelin off air aja sih. Mau di mana-mana, di Amerika pun begitu. Mungkin kalau kayak industri musik yang kelas dunia ya masih bisa diharapkan," katanya.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/ato/sjw)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
