Shandy Aulia Kencan Dengan Sang Ayah, Curhat Tentang Perbedaan Keyakinan

Jum'at, 22 Desember 2017 09:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Shandy Aulia Kencan Dengan Sang Ayah, Curhat Tentang Perbedaan Keyakinan Shandy Aulia / Credit:KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Mungkin masih banyak yang belum tahu jika Shandy Aulia memiliki orangtua yang berbeda keyakinan. Ibunya, Elsye Dopong pemeluk agama Kristen, sementara ayahnya, Kiemas Yusuf Effendi adalah seorang muslim. Gara-gara perbedaan keyakinan itu pula Shandy sudah harus mengalami broken home sejak usia dini. Kedua orangtuanya bercerai.

Shandy lalu ikut sang ibunda. Dan perlu diketahui jika Shandy merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara. Ia memiliki 3 kakak perempuan yang memilih untuk memeluk agama Islam. Dan setelah perceraian kedua orangtuanya, ketiga kakak Shandy hidup bersama sang ayah.

Meski sudah tak lagi bersama, meski berbeda keyakinan, namun ayah tetaplah ayah. Hal itu yang ditanamkan Shandy dalam dirinya. Hingga saat ini, bintang film EIFFEL IM IN LOVE itu masih menjalin hubungan baik dengan ayah dan juga ketiga kakaknya. Ia bahkan belum lama ini 'kencan' dengan sang ayah.

Shandy dating dengan sang ayah / Credit: @shandyauliaShandy dating dengan sang ayah / Credit: @shandyaulia

"Dating with papa. Untuk papa tersayang. Kita memang jarang bersama. Sedari saya kecil saya sangat kehilangan papa. Walau saya sering mengeluh, mengapa saya tidak seperti anak-anak lainnya yang seperti gambaran keluarga sempurna. Saat itu saya banyak bertanya kenapa begini, kenapa begitu," curhat istri dari David Herbowo itu di caption foto postingannya.

Shandy juga dikenal sebagai sosok yang sangat menghargai perbedaan. Semua pengalaman yang Ia alami bersama keluarganya menjadikan Shandy belajar banyak, terutama mengenai bagaimana caranya agar bisa bahagia selalu, di tengah-tengah perbedaan.

Shandy lama pisah dari sang ayah / Credit: @shandyauliaShandy lama pisah dari sang ayah / Credit: @shandyaulia

"Ketika saya dewasa, saya mengerti Tuhan mengizinkan segalanya terjadi untuk menjadikan saya belajar banyak hal mengenai bahagia dalam ketidaksempurnaan di tengah perbedaan. Karena untuk bahagia bukan terfokus pada apa yang terlihat baik saja atau semua harus 'ideal', tetapi bahagia ketika saya bisa menerima perbedaan di dalam ketidak sempurnaan. Karena bahagia dan mengasihi adalah sebuah keputusan bukan pada situasi dan kondisi yang ada. Hal terpenting buat saya saat ini adalah membahagiakan papa dan mama dengan cinta dan kasih yang sama tanpa melihat apa yang kurang dan apa yang lebih dari papa dan mama,"  sambungnya.

Shandy bahkan pernah memberikan sebuah hadiah yang sangat besar dan berkesan untuk sang ayah loh. Ya, wanita berusia 30 tahun itu pernah memberikan hadiah kejutan pergi haji untuk sang ayah tercinta.

Shandy pernah berikan hadiah naik haji untuk sang ayah! / Credit: @shandyauliaShandy pernah berikan hadiah naik haji untuk sang ayah! / Credit: @shandyaulia

"Kerinduan saya saat ini hanya ingin papa dan mama di hari tua bahagia. Saya teringat beberapa tahun lalu ketika saya memberikan kejutan naik haji untuk papa. Saat itu saya sangat bahagia. Ketika papa bahagia saya juga bisa merasakan bahagia," kenang Shandy.

Tentunya, Shandy tak lupa menuturkan doa untuk kedua orangtuanya agar selalu bahagia meski kini sudah tak lagi bersama. Cintanya pada kedua orangtua, dan juga caranya menyikapi perbedaan adalah sebuah kisah inspiratif yang sangat-sangat patut ditiru oleh kita semua.

Nah kalau yang ini Shandy bersama sang ibunda / Credit: @shandyauliaNah kalau yang ini Shandy bersama sang ibunda / Credit: @shandyaulia

"Doakan saya bisa tetap memberkati papa dan mama. I love you papa... mama... kira-Nya Tuhan senantiasa menyertai papa dan mama dan keluarga kita yang berwarna seperti pelangi ini. From your daughter," pungkas Shandy.

(kpl/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING