Sukma Ayu Namanya Diabadikan Menjadi Sebuah Yayasan Sosial

Jum'at, 05 November 2004 07:14 Penulis: Darmadi Sasongko
Kapanlagi.com - Empat Puluh hari sudah Sukma Ayu meninggalkan keluarga dan teman-teman tercintanya. Rabu (3/11) malam, digelar selamatan 40 hari meninggalnya Sukma Ayu di Gedung Film, Jakarta. Dalam kesempatan itu pula, ayah Sukma, H. Misbach Yusa Biran (71) dan isterinya, Nany Wijaya (61), mengumumkan kalau pihak keluarga Sukma akan mendirikan Yayasan Sukma Ayu.

Yayasan yang memfokuskan pada masalah kesehatan itu rencananya akan dibangun di daerah terpendil di kawasan Rangkasbitung, Banten, yang merupakan kampung halaman sang ayah. Pembangunan yayasan yang mirip sebuah klinik kesehatan tersebut akan dimulai pada akhir tahun 2004 ini.

Menurut penuturan Misbach, setelah meninggalnya Sukma, pihak keluarga memiliki niat mulia yakni ingin mendedikasikan hidupnya untuk hal-hal yang berbau sosial dan kemanusiaan. Karena merasa kurangnya pelayanan fasilitas kesehatan saat Sukma dirawat, maka Misbach pun memilih untuk memfokuskan yayasannya itu pada bidang kesehatan khusus ibu dan anak.

Untuk mewujudkan impiannya itu, Misbach rela mengeluarkan dana dari koceknya sendiri ditambah dari tabungan pribadi Sukma. "Dana pertama kami ambil dari tabungan Sukma. Alhamdulillah ada bupati yang menyumbangkan tanah seluas 200 meter persegi di kawasan Rangkasbitung. Disitulah kami akan membangun yayasan tersebut," kata mantan sutradara ini.

Sementara mengenai dipilihnya kesehatan ibu dan anak, karena Misbach mendapat informasi kalau angka kematian ibu dan anak di daerah tersebut terus meningkat. "Untuk itu kami akan menyediakan fasilitas kesehatan yang terjangkau untuk masyarakat kelas bawah di sana. Kami tidak akan mencari keuntungan sama sekali," tegasnya.

Selain itu, Misbach juga mengatakan pihaknya akan membuat ruangan ICU di sebuah rumah sakit di Rangkasbitung. "Katanya di sana ada rumah sakit yang tidak memiliki ruang ICU. Untuk itu kami akan membuat ruang ICU dengan nama ruang Sukma Ayu. Persiapannya akan kami lakukan setelah Lebaran nanti," ujar Misbach yang setelah pensiun dari jabatan ketua Sinematek Indonesia kembali menulis skenario untuk sinetron menyambut Ramadhan.

(*/dar)


REKOMENDASI
TRENDING