SELEBRITI

Syakir Daulay Tak Penuhi Panggilan Polisi untuk Pemeriksaan, Kuasa Hukum: Itu Info dari Mana?

Senin, 29 Juni 2020 21:31 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Istimewa

Kapanlagi.com - Syakir Daulay diketahui telah dilaporkan ke polisi oleh sebuah lebel terkait kasus pencemaran nama baik. Hingga kini kasus tersebut masih terus bergulir dan hari ini, Senin (29/6), aktor yang namanya muncul kepermukaan usai membawakan lagu ‘Aisyah Istri Rasulullah’ itu dikabarkan akan diperiksa oleh penyidik.

Bintang film Maripossa itu kabarnya diagendakan akan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, hingga pukul 14.00, Syakir Daulay tak kunjung datang memenuhi pemeriksaan penyidik.

Sementara itu, saat dihubungi awak media, Senin (29/6) Amir selaku manajer mengatakan bahwa Syakir Daulay tidak diagendakan untuk menjalani pemeriksaan hari ini. Dia malah mempertanyakan dari mana sumber informasi itu muncul.

“Nggak ada (agenda pemeriksaan hari ini). Itu info dari mana ya? Soalnya kita belum menerima surat panggilannya,” ungkap Amir.

 

1. Tak Akan Datang ke Polda

Amir pun menegaskan, Syakir Daulay tidak akan datang ke Polda pada hari ini karena memang tidak ada agenda pemeriksaan, dan Syakir juga tengah sibuk syuting. Malahan ia mempertanyakan soal kabar tersebut dari mana datangnya.

"Iya betul (tidak menerima surat pemanggilan). Syakir lagi ada Syuting," tegasnya.

"Gini aja dapat infonya dari mana? Kalau ada sumber informasi yang valid kabari saya," tukasnya.

2. Tidak Terima

Laporan yang dilayangkan lebel musik Proaktif terkait kasus pencemaran nama baik dibuat pada 4 Mei 2020 lantaran pihak pelapor tidak terima Syakir Daulay membuat pernyataan di media sosial soal akun YouTube miliknya di-hack. Padahal, menurut penuturan pihak Proaktif, akun YouTube Syakir Daulay sudah resmi diperjualbelikan dan ada ikatan kerjasama pembuatan konten.

Akun YouTube pemuda asal Aceh itu disebut Proaktif dijual seharga Rp 200 juta dan telah dibayarkan secara penuh meskipun proses pembayarannya dilakukan secara bertahap. Meski demikian, Syakir Daulay mengatakan dirinya tidak pernah merasa menjual akun YouTube miliknya kepada label musik Proaktif dan dana Rp 200 juta itu dianggapnya sebagai pinjaman karena kala itu dia membutuhkan dana.

(kpl/irf/frs)

Reporter: Irfan Kafril


REKOMENDASI
TRENDING