Syuting Dikawal Polisi, Sutradara AZRAX Bicara Soal Senjata Gatot

Kamis, 15 September 2016 15:15 Penulis: Ahmat Effendi
Syuting Dikawal Polisi, Sutradara AZRAX Bicara Soal Senjata Gatot Gatot Brajamusti ©KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Guru spiritual artis Aa Gatot Brajamusti terjerat beragam kasus termasuk kepemilikan senjata api. Saat senjata ditemukan, Gatot berdalih bahwa benda berbahaya itu hanya properti film yang pernah ia bintangi. 

Pernyataan Gatot lantas dicross check oleh pihak kepolisian kepada saksi-saksi, termasuk sutradara AZRAX, Dedi Setiadi. Sutradara tersebut menyebutkan bahwa senjata dalam film diadakan oleh tim properti, dan ia tak tahu apakah Gatot mempunyai senjata api asli yang ilegal.

"Nggak. Saya nggak pernah tau (pengadaan senjata), demi Allah nggak tahu," tutur sutradara film AZRAX di Resmob Polda Metro Jaya, Rabu (14/9/2016). 

Dedi lantas menjelaskan tugas dan keterlibatannya dalam film yang juga memunculkan nama Reza Aramevia serta artis Elma Theana tersebut. Selain itu ia juga menjelaskan bahwa dalam proses pembuatan film AZRAX, mereka selalu melibatkan pihak berwajib.

Barang bukti di kediaman Gatot Brajamusti. ©KapanLagi.comBarang bukti di kediaman Gatot Brajamusti. ©KapanLagi.com

"Saya kan mengarahkan, bagaimana tokoh saat menembak. Itu yang diarahkan. Bagaimana dia menembak dengan baik dan atraktifnya dia. Itu kesadaran. Saya harus mengarahkan dia supaya menembak dengan menarik, dan itu selalu dikawal oleh polisi. Pertama ijin keramaian lalu menggunakan senjata," tuturnya. 

Gatot sempat memberikan informasi bahwa senjata api di rumahnya merupakan pemberian mantan pejabat BPPN, Ary Suta. Namun pernyataan tersebut telah dibantah oleh Ary. Selain itu jika benar pistol di brankas yang ditemukan hanya properti film, tak seharusnya senjata itu terus dibawa Gatot.

"Saya sih nggak mau memastikan. Tapi logikanya. Misalkan berandai-andai kalau bahwa itu senjata yang sama persis seperti saat itu, kan harus dibalikin lagi. Karena kan masih harus ada ijin. Logikanya seperti itu dulu," tandasnya. 

(kpl/abs/sjw)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING