Tak Hanya Nikita, Farhat Abbas Berencana Seret Uya Kuya dan Lee Jeong Hoon ke Polisi

Selasa, 16 Januari 2018 21:15 Penulis: Natanael Sepaya
Tak Hanya Nikita, Farhat Abbas Berencana Seret Uya Kuya dan Lee Jeong Hoon ke Polisi Farhat Abbas © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Farhat Abbas baru saja melaporkan Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik. Ya, semua bermula dari olok-olokan Nikita dalam program Pagi Pagi Pasti Happy yang membuat pengacara kondang ini merasa sakit hati.

Namun bukan cuma janda cantik dua anak itu saja, Farhat dan tim kuasa hukumnya tengah mempelajari posisi Uya Kuya serta Lee Jeong Hoon. Apabila terindikasi ikut menghina, mantan suami Nia Daniaty ini tak segan untuk menyeret mereka ke polisi.

Selain Nikita Mirzani, Farhat Abbas berencana menyeret Uya Kuya dan Lee Jeong Hoon ke Polisi © KapanLagi.com/Budy SantosoSelain Nikita Mirzani, Farhat Abbas berencana menyeret Uya Kuya dan Lee Jeong Hoon ke Polisi © KapanLagi.com/Budy Santoso

"Kalau Uya Kuya dan Lee Jeong Hoon masih main-main nama saya, saya akan laporin mereka juga. Tapi Uya (ngomonginnya) masih ragu-ragu karena dia kenal sama saya. Kalau Lee agak mulai nyerempet. Saya lagi nunggu bukti Lee menghina dan mengejek baru kita mainkan. Uya masih sebatas, 'eh katanya gini gini,' memancing," papar Farhat ditemui di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).

Tidak hanya ketiga host tetap, Farhat bisa jadi melaporkan program Pagi Pagi Pasti Happy ke KPI karena dianggap memancing masalah. Pihak televisi dan tim kreatif kemungkinan akan ikut dipanggil bila proses hukum berjalan sebagai mestinya.

Tak hanya para host, Farhat juga mengaku bisa melaporkan program Pagi Pagi Pasti Happy © KapanLagi.com/Budy SantosoTak hanya para host, Farhat juga mengaku bisa melaporkan program Pagi Pagi Pasti Happy © KapanLagi.com/Budy Santoso

"Karena programnya kan hanya sarana atau alat, kayak handphone, masa handphone dituntut? Tapi bisa jadi kalau kita laporkan ke KPI. Biar ditutup," ucap Farhat.

Rudy Kabunang selaku kuasa hukum Farhat menambahkan. "Karena dugaan (pencemaran nama baik) terjadi di sebuah tayangan, bukan tidak mungkin televisi nasional itu dan pelaku di baliknya ikut dipanggil," tutupnya.

(kpl/abs/ntn)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING