Terkait Kasus Axel, Jeremy Thomas Minta Maaf ke Institusi Polri

Jum'at, 21 Juli 2017 16:52 Penulis: Ahmat Effendi
Terkait Kasus Axel, Jeremy Thomas Minta Maaf ke Institusi Polri Jeremy Thomas ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Sejak hari Rabu tanggal (19/07), Axel Matthew Thomas tengah mendekam di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Axel sebelumnya dikabarkan terlibat dalam kasus psikotropika dan harus mempertanggungjawabkan kesalahannya. Meski sebelumnya sempat dikabarkan mengalami penganiayaan, kini kondisi Axel sudah membaik.

"Axel baik kondisinya sudah mulai membaik. Cuma yang ingin saya sampaikan sebenarnya pada hari ini, seperti ini ya. Setelah mendalami perkembangan apa yang terjadi, saya menganalisa situasi dan kondisi, oleh karena itu saya secara pribadi dengan niat yang tulus dan ikhlas setelah saya pikirkan secara matang, secara dewasa, saya Jeremy Thomas sebagai kepala keluarga sebagai orang tua dari Axel, dan sebagai ayah yang lahir sebagai manusia biasa tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu saya ingin dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas kesalah pahaman, atas missleading-nya yang menurut saya pemberitaan-pemberitaan yang sebelumnya, membuat ketegangan antara saya pribadi dengan institusi," ujar Jeremy Thomas di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (21/7).

Jeremy Thomas pun meminta maaf terkait perkembangan berita seputar Axel. Sebelumnya ia sempat melapor ke Propam, atas penganiayaan putranya. Namun setelah memikirkan dengan matang apa yang sebenarnya terjadi, Jeremy masih tetap percaya dengan pihak Kepolisian.

Jeremy Thomas minta maaf ke Polisi terkait pemberitaan kasus anaknya. ©KapanLagi.com/Bayu HerdiantoJeremy Thomas minta maaf ke Polisi terkait pemberitaan kasus anaknya. ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

"Oleh karena itu, saya sebagai pribadi, meminta maaf. Tolong dibukakan pintu maaf saya yang selebar-lebarnya. Kepada institusi Polri khususnya, kepada khususnya Kapolda Metro Jaya. Kepada khususnya, Kapolres bandara Soetta dan segenap jajaran Satnarkoba yang melakukan operasi, atas ketidaknyamanan. Atas kelalaian, atas peristiwa yang mengganggu terjadinya proses kerja mereka yang sebenarnya niat mereka baik. Oleh karena itu saya mohon dibukakan pintu maaf yang selebar sebenarnya," tuturnya.

Jeremy Thomas pun mendukung tindakan Kepolisian untuk memberantas masalah narkoba. Selain itu ia juga khawatir dengan lingkungan yang menjerat putranya. Apalagi banyak sosok yang tidak baik yang mengincar dan menawarkan barang-barang terlarang.

"Saya sebagai pria dewasa dan kepala keluarga memahami, bahwa tugas mereka (polisi) memerangi narkoba adalah bagian dari yang saya dukung untuk menyelamatkan putra-putri kita sendiri itu yang ingin saya sampaikan pada hari ini. Saya mohon, semoga dibukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya, saya datang di sini sendiri bersama keluarga saya bersama istri saya, dengan niat yang baik, dengan niat yang tulus bisa meluruskan, mengembalikan, hubungan saya yang baik kepada istitusi Polri dan tidak ada lagi yang namanya pemberitaan-pemberitaan yang tidak baik menurut kami," tandasnya.

(kpl/aal/sjw)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING