SELEBRITI

Total Harta Mendiang Lina Disinyalir Capai Rp10 Miliar, Teddy Kepergok 2 Kali Coba Bongkar Brankas

Senin, 21 Desember 2020 13:42 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Teddy Pardiana © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Pasca kepergian Lina Zubaedah menghadap Sang Maha Kuasa, ada banyak polemik yang beredar. Salah satu yang tengah jadi sorotan publik adalah soal harta warisan Lina yang terus diungkit oleh Teddy Pardiana, suami Lina.

Tak tinggal diam, Rizky Febian dan Putri Delina pun angkat bicara. Dilansir dari kanal Youtube Indosiar pada Sabtu (19/12), putra Sule yang biasa disapa Iky itu mengungkap betapa Teddy sudah pernah mncoba buka brankas Lina.

 

1. Dua Kali

Menurut Iky, Teddy sudah 2 kali mendatangi pihak bank yang menyimpan brankas mendiang.

"Sebelum Putri ada kegiatan datang ke bank, tempat deposito itu, dari pihak bank bilang sudah ada 2 kali aktivitas Pak Teddy datang ke bank tersebut," terangnya.

 

2. Surat Kuasa

Teddy menanyakan soal surat kuasa. Menurut Teddy, surat kuasa itu ada dalam brankas yang tersimpan di bank.

"Dan (Teddy) menanyakan perihal surat kuasanya, ketika penyerahan pun surat kuasa sudah ada di surat-surat di dalam safety box," lanjut pelantun lagu Kesempurnaan Cinta ini.

 

3. Tidak Ada dalam Brankas

Hal lain lantas ditemukan oleh Putri. Saat Putri memeriksa brankas itu, tidak ada satu pun surat kuasa di sana.

"Setelah Putri ada kegiatan ke sana, ternyata di safety box itu yang namanya surat kuasa itu tidak ada. Itu satu pastinya jadi pertanyaan buat kita," jelas Iky.

 

4. Sudah Jadi Hak

Menanggapi tudingan kepada Putri yang disebut telah mengambil harta warisan di deposit box, Bahyuni Zaili selaku kuasa hukum mengatakan Putri Delina tidak mengambil harta karena itu memang sudah menjadi haknya.

"Putri Delina dianggap mengambil dokumen dan perhiasan di deposit box yang ada di salah satu bank di Bandung tanpa persetujuan dari Pak Teddy. Perlu kita sampaikan bahwa 40 hari setelah almarhumah meninggal, Pak Teddy Pardiana menyerahkan dokumen mengenai aset-aset almarhumah termasuk perhiasan-perhiasan. Waktu itu Pak Teddy, berdasar konfirmasi Putri, menyatakan ini harta almarhumah. Beliau, katanya, tidak punya hak atas harta tersebut," jelas Bahyuni.

 

 

 


REKOMENDASI
TRENDING