Sinopsis Sinetron 'ANAK BAND' Episode 36, Tayang Selasa 27 Oktober 2020

Selasa, 27 Oktober 2020 15:15 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'ANAK BAND' Episode 36, Tayang Selasa 27 Oktober 2020 Sinetron Anak Band (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron ANAK BAND hari ini bisa kamu intip di sini! 

“Gilang masuk ke mobil dan berencana ngejar Cahaya ke Cafe Matahari. Gilang berharap kalau Cahaya masih bisa kekejar. Sementara Cahaya naik motornya dengan santai, tapi tiba-tiba hujan gerimis turun.”

Boss Cahaya datang dan suruh Cahaya antar file ke suatu tempat. Boss bilang itu file penting dan harus secepatnya diantar. Cahaya tanya nanti di sana dia kasih ke siapa filenya? Bossnya bilang, ke direksi perusahaan.

Sheila yang dapat telpon dan laporan dari boss Cahaya langsung seneng banget karena rencananya sebentar lagi akan berhasil. Sukurin deh tuh Cahaya, semuanya pasti bakal pecah banget pas Cahaya sampai di sana.

Noni datengin Dika yang lagi istirahat di bengkel. Dia curhat soal Bondan, Noni minta Dika bantuin dia karena dia nggak mau kalau sampai Mamanya nikah lagi sama Bondan. Dika perhatian ke Noni sampai Noni jadi baper.

Sementara itu, Erick sudah kembali ke cafe tempat meeting. Erick tampak gelisah karena file yang dia butuhkan belum juga datang. Erick suruh Bima telpon orang kantor dan tanya posisi filenya.

Gilang sudah di ruangannya. Dia senyum-senyum sendiri ingat kebersamaanya tadi sama Cahaya. Tapi tiba-tiba dia jadi merasa nggak enak hati kepikiran sama Cahaya.

Gilang masuk ke mobil dan berencana ngejar Cahaya ke Cafe Matahari. Gilang berharap kalau Cahaya masih bisa kekejar. Sementara Cahaya naik motornya dengan santai, tapi tiba-tiba hujan gerimis turun.

Setelah dengan penuh perjuangan dan dengan kondisi bajunya yang agak basah, Cahaya akhirnya sampai di halaman Cafe. Cahaya lega, walaupun bajunya basah, yang penting file yang dia anter aman.

Begitu masuk, dengan setengah panik Cahaya langsung tanya ke salah satu waitress di mana meja tempat meeting perusahaan Ericksa Jaya. Melihat pakaian Cahaya yang basah, awalnya Waitress itu melarang Cahaya masuk.

Di sisi lain cafe, Cahaya menunggu dengan cemas sampai nggak bisa berkata-kata. Sementara itu di tempatnya, sesekali Erick menatap penuh emosi ke arah Cahaya yang duduk nggak jauh dari tempatnya berada.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING