Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 135, Tayang Selasa 6 Oktober 2020

Selasa, 06 Oktober 2020 15:15 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 135, Tayang Selasa 6 Oktober 2020 Sinetron Dari Jendela SMP (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron DARI JENDELA SMP hari ini bisa kamu intip di sini! 

“Prapto di jebloskan kepenjara. Prapto meronta. Gedor gedor sel. Pak.. saya ngga bersalah pa. saya ngga bersalah. Diam kamu! Kata petugas. Laporan sudah masuk. Atas tuduhan pelaku tabrak lari istri sendiri.”

Joko cs happy banget. Lili juga. Ira muncul sama Irfan jemput. Semua happy. Terutama Joko. Tapi Joko senang bisa bermain seperti itu. Sayangnya Indro ngga ikut. Semua pulang. Santi balik sama Ira.

Lili ambil minum dan senyumnya langsung hilang. Lili sengaja sok baikan biar Tante Ira nggak marah, tapi Lili tetap kesal dan dendam sama mereka semua. Mereka bukan sahabat sejati Lili.

Indro balik. Dan Indro kaget, Prapto cegat dia. Indro dipaksa Prapto ikut dengan dia. Prapto sebenernya hanya ingin meyakinkan Indro, kalau dia bukan pembunuh Nilam. Tapi Indro menolak ikut dengan Prapto.

Banyak warga termasuk pemilik kontrakan Inah yang melihat Indro ditarik Prapto. Inah juga tergopoh2 keluar dari rumah. Joko yang baru pulang juga kaget. Inah menuduh Prapto sengaja mau menculik Indro.

Prapto kaget melihat massa mendekat. Prapto kabur. Tapi terlambat. Ia keburu kekepung. Dan ada yang gebukin Prapto. Prapto tersungkur. Joko langsung Tarik Indro. Lo ngga pa pa? Indro mengangguk.

Prapto di jebloskan kepenjara. Prapto meronta. Gedor gedor sel. Pak.. saya ngga bersalah pa. saya ngga bersalah. Diam kamu! Kata petugas. Laporan sudah masuk. Atas tuduhan pelaku tabrak lari istri sendiri.

Sebelum tidur Indro bilang ke Joko tentang Lukman yang memberikan dia pekerjaan sampingan cuci motor Satria dan juga Mobil Lukman, Joko melarang Indro untuk melakukan itu.

Lukman keluar dari rumah seolah mencari cari. Dan ia tersenyum melihat Indro ada disana. Indro pun salim hormat sama Lukman. Indro bersiap melakukan pekerjaannya. Lukman salut sama dedikasinya Indro.

Irfan datang sengaja mau tau keadaan Inah dan Joko, apalagi pas Inah kan abis jatuh karena di dorong prapto. Irfan merasa khawatir, Joko yang ngga tau hal itu jadi khawatir banget tapi Inah bilang dia nggak apa-apa.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING