Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 93 & 94, Tayang Kamis 3 September 2020

Kamis, 03 September 2020 15:00 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 93 & 94, Tayang Kamis 3 September 2020 Sinetron Dari Jendela SMP (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron DARI JENDELA SMP hari ini bisa kamu intip di sini! 

“Ria protes sama Santi karena deket deket sama Joko di saat Wulan dan Gino lagi begitu. Santi coba bela diri. Lili yang tengahin. Roni dan Indro datang. Roni godain Santi tentunya. Ira kasih tau soal kerja samanya sama Irfan.”

Joko duduk sendiri disini. Santi datang bawa makanan untuk Joko. Gino yang traktir makan aja. Joko senyum. Santi tau Joko sedih. Abaikan saja. Gino cuma memanfaatkan siatuasi saja.

Roni dan Indro lihat Santi sama Joko. Roni tahan cemburu dengan gaya lucu. Aduuuh Santi.. kenapa masih mepet Joko sih di saat begini. Sebel deh. Aa Roni kan ada. Lili dan Ria muncul. Lihat juga. Ria langsung keki.

Wulan lihat Joko dan Santi di kejauhan. Jadi sedih dan gelisah juga. Cemburu. Gino terus alihkan perhatiannya. Dengan coba bikin cerita lucu. Tapi garing. Yang ketawa Cuma Edo doang. Itu pun telat. Dan di paksakan.

Gino cs papasan sama Joko cs. Gino panas panasin Joko. Soal Wulan. Joko jawab bijak saja. Joko malah dukung apa yang Gino lakukan. Yang penting kan Wulan happy. Lagian ini semua kesalahan mereka kan dulu.

Pulang sekolah. Wulan dan Joko jalan bareng. Gino langsung berdiri di sebelah Wulan. Nyinkirin Joko. Joko jadi kesal. Wulan mulai sebal. Bu Alya muncul. Kasih Wulan selamat sudah sekolah lagi.

Lukman tanya Wulan soal sekolahnya hari itu. Wulan senang sekali. Tapi agak menjengkelkan karena Gino terlalu berlebihan menafsirkan permintaan Lukman. Lukman tertawa. Anak itu cuma terlalu bersemangat.

Santi, Lili dan Ria disini. Ria protes sama Santi karena deket deket sama Joko di saat Wulan dan Gino lagi begitu. Santi coba bela diri. Lili yang tengahin. Roni dan Indro datang. Roni godain Santi tentunya.

Ira kasih tau soal kerja samanya sama Irfan. Lukman agak protes soal kerja sama perusahaan antara Ira dan Irfan. Ira tak melihat ada yang salah disana. Beda dengan perspektif Lukman yang memandang kerja sama dengan Irfan bukan Langkah bijak.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING