Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA TINGKAT 2', Tayang Kamis 4 Juni2020

Kamis, 04 Juni 2020 16:00 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA TINGKAT 2', Tayang Kamis 4 Juni2020 Sinetron Insya Allah Surga (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron INSYA ALLAH SURGA TINGKAT 2 tayang hari ini. “Hari itu Tatang, Karyo dan Ucok mulai masuk OSPEK di kampusnya. Dari rumah mereka semangat banget, apalagi Tatang dan Karyo yang didukung sama Asma dan Salwa. Saat baru sampai kampus, mereka melihat ada motornya Samiri parkir disitu. Pasti dia mahasiswa baru juga di kampus ini, pikir Tatang. Ucok kasih ide buat balas kelakuan si Samiri. Mereka bertiga copotin ban depan motor, lalu ban itu digantung di atas pohon. Karyo juga ninggalin kertas tulisan di motor Samiri, ini baru pembalasan awal dari kita, tunggu pembalasan selanjutnya!”

Hari itu seorang pemuda, SAMIRI datang ke desa Cirempong untuk menemui Nurdin yang merupakan sepupunya. Nggak sengaja motornya Samiri mau senggolan sama mobilnya Ucok. Lucunya motor Samiri pada mrotolin onderdilnya, padahal ketabrak juga enggak. Samiri ngotot minta ganti rugi sama Ucok. Ucok ngotot nggak mau ngasih. Motor kau saja yang macam odong-odong! ledek Ucok. Karyo malah saranin motor Samiri dikiloin aja di tukang rongsokan. Tatang sebenarnya mau ngasih uang buat Samiri, itung-itung buat uang kaget, tapi dilarang sama Ucok dan Karyo, apalagi mereka tau kalau Samiri itu saudaranya Nurdin. Ngapain pula baik-baik sama saudaranya biang kerok Cirempong!..

Samiri ngadu kelakuan Tatang cs ke Nurdin. Nurdin komporin Samiri buat balas mereka. Gara-gara si Tatang, Salwa minat cerai sama gue! Si Karyo juga sering godain Salwa! kata Nurdin. Saat mau pulang, Samiri lihat mobil Ucok lagi parkir. Samiri nusuk ban mobilnya Ucok pakai paku. Tiba-tiba Ucok datang. Ucok mau kejar tapi Samiri sudah tancap gas duluan. Habis kau kalau ketemu lagi! umpat Ucok kesal.

Hari itu Tatang, Karyo dan Ucok mulai masuk OSPEK di kampusnya. Dari rumah mereka semangat banget, apalagi Tatang dan Karyo yang didukung sama Asma dan Salwa. Saat baru sampai kampus, mereka melihat ada motornya Samiri parkir disitu. Pasti dia mahasiswa baru juga di kampus ini, pikir Tatang. Ucok kasih ide buat balas kelakuan si Samiri. Mereka bertiga copotin ban depan motor, lalu ban itu digantung di atas pohon. Karyo juga ninggalin kertas tulisan di motor Samiri, ini baru pembalasan awal dari kita, tunggu pembalasan selanjutnya! begitu bunyi tulisannya.

Tapi nyali mereka mendadak drop saat tau ketua Opsek-nya adalah Samiri!.. Ternyata Samiri itu ketua genk yang ditakutin di kampus itu, namanya Genk Blangkon Merah. Pantas aja Samiri pakai blangkon merah terus.. Alhasil selama Ospek, Tatang, Karyo dan Ucok abis dikerjain terus sama Samiri dan genk-nya. Samiri benar-benar menindas Tatang cs, pokoknya sok senior banget. Tapi pernah juga Samiri yang kena sial dikerjain Tatang, Karyo dan Ucok. Tatang, Karyo dan Ucok janji akan selalu kompak kalau urusan menghadapi Samiri and the genk. Samiri jadi makin kesal sama mereka. Nurdin juga dukung Samiri buat bikin Tatang, Karyo dan Ucok di-DO dari kampus.

Sementara itu, di kampus Asma punya sahabat bernama MELUR, anak semata wayang Pak Rektor. Hari ini penyakit asma-nya Melur kambuh. Melur jadi curcol sama Asma tentang penyakit yang diderita sejak putus sama pacarnya waktu SMU. Kata Melur, penyakitnya bisa kambuh kalau Melur lagi kangen atau lagi mikirin mantannya itu, soalnya Melur ditinggal pas lagi sayang-sayangnya sih.. Melur cerita dia punya panggilan sayang buat mantannya itu, yaitu JAKA TARUB.

Hari itu setelah Ospek selesai, Asma mengenalkan Tatang pada Melur. Melur dan Tatang sama-sama terkejut bisa ketemu lagi. Ternyata si Jaka Tarub-nya Melur adalah Tatang.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING