Putri Diana, Kematiannya Telah 'Direncanakan'

Kapanlagi.com - Nicholas Davis, salah seorang teman lama Putri Diana, membuat satu pernyataan yang mengejutkan dalam buku yang barusaja dirilisnya, berjudul COVER UP.

Ia menyatakan bahwa Dodi Fayed dan Putri Diana dibunuh oleh jaringan keamanan Inggris dan Perancis, karena Diana memberikan dukungan terhadap Palestina, yang ditindas oleh Israel dan memperburuk krisis di Timur Tengah.

Davis mengatakan bahwa ia mendapatkan informasi dari anggota M15, yang mengemukakan bahwa kecelakaan mobil yang terjadi tahun 1997 itu bukanlah tanpa disengaja. Tabrakan itu telah dirancang oleh agen M15 dan DST (La Direction de la Surveillance du Territoire).

Banyak yang bersikap skeptis terhadap pernyataan tersebut, namun Davis meyakinkannya dengan menyatakan bahwa sumber yang diperolehnya adalah 'asli dan bisa dipercaya'.

Mohammed al Fayed, ayahanda Dodi, yang merupakan pemilik toko Harrod's, sejak awal mendukung teori mengenai persekongkolan tersebut.

Mobil Putri Diana menabrak tiang penyangga di terowongan Pont de l'Alma pada kecepatan tinggi di tahun 1997. Kematian Diana meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi negaranya dan seluruh dunia.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(sof/bun)

Rekomendasi
Trending