in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Bantu Teman Cari Barang Haram, Kronologi Daffa D'Academy Ikut Diciduk Polisi

Rabu, 09 Oktober 2019 12:30 Penulis: Louvina Gita

Daffa Dangdut Academy (credit: Instagram.com/da2_daffa_real)

Kapanlagi.com - Industri hiburan Tanah Air kembali tercoreng dengan munculnya kasus narkoba yang menyeret nama Daffa, pedangdut jebolan ajang Dangdut Academy. Daffa yang mengaku nekat mengkonsumsi narkoba lantaran stres sepi job itu kini sudah diamankan pihak berwajib.

"Kebetulan memang kenapa saya menggunakan sih karena kurang kesibukan kali ya. Kurang kesibukan akhirnya agak stres sih," ujarnya seperti dikutip dari tayangan Kompas TV beberapa waktu lalu.

Daffa menyebut bila dirinya sudah dua bulan memakai narkoba. "Baru menggunakan selama dua bulan ini," ungkapnya.

 

1. Daffa Berniat Membantu Teman

Pria kelahiran 19 September 1992 itu mengatakan bila awalnya ia hanya sekedar ingin membantu seorang teman yang memintanya untuk mencarikan barang haram tersebut.

"Pada saat itu kronologi singkatnya, Farhan temen saya itu, saya kan udah temenan sama dia jadi dia chatting ke saya minta tolong. Daffa temen kamu ada yang bisa bantu nggak, dia (Farhan) lagi mau barang itu. Saya jawab, yaudah saya coba bantu cari," ceritanya.

Karena tindakannya itu Daffa bisa saja dikenakan hukuman sebagai pengedar karena akan memberikan narkoba tersebut pada orang lain. Menanggapi hal ini nyatanya Daffa hanya bisa pasrah dan bakal menjalani semua proses hukum yang harus dihadapinya.

"Hukum tetep berlaku sih, saya berusaha (ngomong) sejujur-jujurnya aja, ikutin proses yang ada," ucap Daffa.

2. Ungkap Penyesalan

Setelah akhirnya diamankan polisi, kini Daffa hanya bisa menyesali perbuatannya. Ia pun mengakui kalau persoalan ini jadi pukulan terbesar dalam kehidupannya.

"Dari itu sih saya sangat menyesal sih, maksudnya saya punya keluarga, orang tua, orang terdekat, jujur dalam hati yang paling dalam, kasus ini pukulan terbesar dalam hidup saya," tegasnya.

Daffa sendiri ditangkap polisi bersama barang bukti 1 buah handphone merk Samsung, 1 buah alat hisap bong, 1 buah cangklong dan 1 bungkus plastik shabu dengan berat bruto 0,73 gram. Ia diciduk di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10).


REKOMENDASI
TRENDING