10 Hal yang Sebaiknya Tidak Dibersihkan Pakai Tisu Dapur, Ternyata Tidak Benar-Benar Bersih
Ilustrasi Tisu (AI generated)
Kapanlagi.com - Hal yang sebaiknya tidak dibersihkan pakai tisu dapur ternyata lebih banyak dari yang selama ini diketahui banyak orang. Tisu dapur memang praktis untuk menyerap cairan dan mengelap noda ringan. Namun, penggunaan tisu dapur pada beberapa permukaan justru membuat hasil pembersihan justru tidak maksimal, meninggalkan serat halus, bahkan menimbulkan goresan pada barang tertentu.
Kebiasaan mengandalkan tisu dapur untuk segala jenis pembersihan sering muncul karena alasan praktis. Tisu dapur mudah dijangkau dan langsung dibuang setelah dipakai. Padahal, sejumlah pakar kebersihan rumah tangga menyebutkan bahwa bahan ini tidak cocok digunakan pada permukaan tertentu, mulai dari kaca hingga barang elektronik.
Untuk itu, di kesempatan kali ini, KapanLagi.com akan merangkum 10 benda yang sebaiknya dihindari dari tisu dapur beserta alasan dan alternatif pembersih yang lebih tepat. Simak informasi selengkapnya, kami hadirkan, Senin (10/8).
Advertisement
1. Kaca dan Cermin
Permukaan kaca dan cermin termasuk hal yang sebaiknya tidak dibersihkan pakai tisu dapur. Serat tisu mudah tertinggal dan membuat kaca terlihat buram.
Gosokan tisu dapur pada kaca justru memindahkan debu dan meninggalkan bekas usap. Hasil akhirnya kaca tampak kusam meski sudah dilap berkali-kali.
Kain microfiber atau kertas koran bekas menjadi pilihan lebih baik untuk kaca. Kedua bahan ini tidak meninggalkan serat dan membuat kaca mengilap kembali.
2. Perabotan Berbahan Stainless Steel
Peralatan dapur berbahan stainless steel juga masuk daftar hal yang sebaiknya tidak dibersihkan pakai tisu dapur. Tisu dapur meninggalkan serat halus pada permukaan logam.
Noda sidik jari dan bekas minyak pada kulkas atau kompor sulit hilang total dengan tisu dapur. Permukaan logam justru terlihat kusam setelah dilap.
Kain microfiber yang dibasahi cairan pembersih stainless steel memberikan hasil lebih rapi. Permukaan logam kembali mengilap tanpa meninggalkan bercak air.
3. Piring dan Gelas Bermotif
Piring bermotif dan gelas kristal termasuk barang yang sebaiknya dihindari dari tisu dapur. Tekstur tisu yang agak kasar berisiko menggores lapisan cat pada piring.
Kebiasaan mengelap piring basah dengan tisu dapur juga meninggalkan serat pada permukaan kaca. Gesekan berlebih saat mengelap bisa membuat motif cepat pudar.
Kain katun lembut lebih disarankan untuk mengeringkan piring dan gelas. Bahan ini menyerap air tanpa meninggalkan goresan pada dekorasi piring.
4. Panci dan Wajan Antilengket
Panci antilengket menjadi salah satu hal yang sebaiknya tidak dibersihkan pakai tisu dapur. Permukaan licin membuat tisu dapur hanya meratakan sisa minyak.
Noda gosong pada wajan antilengket sulit terangkat sempurna dengan tisu dapur. Lapisan antilengket juga berisiko tergores jika dibersihkan dengan tekanan berlebihan.
Spons lembut dan sabun cuci piring menjadi cara lebih tepat membersihkan panci antilengket. Cara ini menjaga lapisan antilengket tetap awet dan tahan lama.
5. Barang Berbahan Kulit
Tas dan sofa berbahan kulit juga termasuk hal yang sebaiknya tidak dibersihkan pakai tisu dapur. Tisu dapur menyerap kelembapan alami kulit secara berlebihan.
Kulit yang kehilangan kelembapan cenderung retak dan kaku dalam waktu singkat. Serat tisu dapur juga menempel pada pori kulit sehingga sulit dibersihkan.
Kain katun kering dan pelembap khusus kulit lebih dianjurkan untuk perawatan rutin. Cara ini menjaga tekstur kulit tetap lentur dan tahan lama.
6. Furnitur dan Perabotan Kayu
Furnitur kayu menjadi bagian dari hal yang sebaiknya tidak dibersihkan pakai tisu dapur. Tisu dapur membuat permukaan kayu kehilangan kelembapan alami.
Kayu yang terlalu kering rawan retak dan warnanya cepat pudar. Serat tisu dapur juga menempel pada pori kayu terutama yang belum dilapisi pernis.
Kain katun yang sudah diberi sedikit minyak khusus kayu lebih tepat untuk perawatan. Cara ini menjaga tampilan kayu tetap terawat dalam waktu lama.
7. Layar Elektronik
Layar televisi, laptop, dan telepon genggam masuk daftar hal yang sebaiknya tidak dibersihkan pakai tisu dapur. Tekstur tisu dapur berisiko menggores lapisan pelindung layar.
Tekanan saat mengelap layar dengan tisu dapur juga dapat merusak lapisan anti silau. Goresan halus pada layar biasanya baru terlihat setelah perangkat dinyalakan.
Kain microfiber khusus elektronik menjadi pilihan aman untuk membersihkan layar. Cairan pembersih layar juga membantu mengangkat noda tanpa merusak lapisan pelindung.
8. Karpet dan Permadani
Karpet dan permadani juga termasuk hal yang sebaiknya tidak dibersihkan pakai tisu dapur. Tisu dapur mudah robek saat bersentuhan dengan serat karpet yang tebal.
Sobekan tisu dapur yang tertinggal di sela serat karpet cukup sulit dibersihkan. Proses pembersihan pun menjadi lebih lama dan merepotkan.
Lap kain atau handuk kecil lebih kuat menyerap cairan yang tumpah di karpet. Bahan ini juga tidak mudah hancur saat digosokkan pada serat karpet.
9. Kloset dan Toilet
Kloset dan toilet menjadi salah satu hal yang sebaiknya tidak dibersihkan pakai tisu dapur. Sisa serat tisu dapur berisiko menyumbat saluran pembuangan air.
Tisu dapur membutuhkan waktu lama untuk terurai dibandingkan tisu toilet biasa. Penyumbatan pada pipa saluran air pun menjadi risiko yang mengintai.
Sikat toilet dan cairan pembersih khusus lebih dianjurkan untuk membersihkan kloset. Cara ini juga lebih aman bagi sistem saluran pembuangan air di rumah.
10. Bodi Mobil
Bodi mobil turut masuk daftar hal yang sebaiknya tidak dibersihkan pakai tisu dapur. Permukaan cat mobil rawan tergores oleh serat tisu yang agak kasar.
Debu dan pasir halus yang menempel di bodi mobil bisa terbawa saat mengelap dengan tisu dapur. Gesekan ini menimbulkan baret halus pada lapisan cat.
Kain microfiber khusus mobil dan sabun cuci mobil menjadi pilihan lebih aman. Cara ini menjaga kilau cat mobil tetap terjaga dalam waktu lama.
11. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Hal-Hal yang Sebaiknya Tidak Dibersihkan Menggunakan Tisu Dapur
Kenapa tisu dapur tidak boleh dipakai untuk membersihkan kaca?
Tisu dapur meninggalkan serat halus pada permukaan kaca sehingga hasil pembersihan terlihat buram dan kurang mengilap.
Apakah tisu dapur aman untuk membersihkan layar laptop?
Tisu dapur berisiko menggores lapisan pelindung layar laptop karena tekstur permukaannya yang agak kasar.
Bahan apa yang cocok menggantikan tisu dapur untuk membersihkan kaca?
Kain microfiber dan kertas koran bekas menjadi pilihan tepat karena tidak meninggalkan serat pada permukaan kaca.
Kenapa tisu dapur tidak dianjurkan dibuang ke kloset?
Serat tisu dapur membutuhkan waktu lama untuk terurai sehingga berisiko menyumbat saluran pembuangan air di kloset.
Apakah tisu dapur bisa merusak furnitur kayu?
Tisu dapur menyerap kelembapan alami kayu sehingga permukaan furnitur menjadi kering dan mudah retak seiring waktu.
(kpl/rul)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
