15 Cara Mengatasi Sakit Perut secara Alami dan Cepat di Rumah
cara mengatasi sakit perut (h)
Kapanlagi.com - Sakit perut bisa datang tiba-tiba dan langsung mengganggu aktivitas. Cara mengatasi sakit perut yang paling aman dimulai dari langkah sederhana di rumah, seperti kompres hangat dan mengatur pola makan.
Untuk keluhan ringan, tubuh umumnya pulih dalam satu sampai dua hari. Meski begitu, cara mengatasi sakit perut tetap perlu disesuaikan dengan penyebabnya, apalagi karena lokasi sakit perut dapat menunjukkan gangguan yang berbeda.
Dilansir dari Medical News Today, beberapa pengobatan rumahan dapat membantu meredakan sakit perut dan gangguan pencernaan, seperti memperbanyak minum air putih serta menghindari makanan pedas, dan bila belum membaik tersedia pilihan obat bebas maupun resep dokter.
Advertisement
1. Cara Mengatasi Sakit Perut dengan Bahan Alami
Untuk nyeri yang tergolong ringan, cara mengatasi sakit perut yang pertama bisa memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di dapur. Bahan-bahan ini bekerja menenangkan otot pencernaan dan meredakan mual tanpa efek samping berarti.
Minum air atau teh jahe hangat: Jahe bersifat antiradang dan membantu mempercepat pengosongan lambung sehingga meredakan mual dan nyeri. Seduh beberapa iris jahe segar, dan bila suka nikmati sebagai teh jahe dengan tambahan lemon atau madu.
Seduh teh peppermint atau chamomile: Kedua teh herbal ini bersifat antispasmodik dan antiradang yang mengendurkan otot saluran cerna serta mengurangi kram dan rasa mual.
Tempelkan kompres hangat: Rasa hangat merilekskan otot perut yang tegang dan melancarkan aliran darah. Tempelkan botol berisi air hangat atau handuk hangat selama 10 sampai 15 menit sebagai bentuk kompres hangat pada area nyeri.
Pijat perut dengan lembut: Lakukan pijatan melingkar searah jarum jam selama beberapa menit untuk melemaskan otot dan membantu menggerakkan gas yang terjebak.
Manfaatkan rempah lain: Rebusan kunyit kerap dipakai meredakan perih akibat maag, sementara mengunyah daun mint segar membantu menyegarkan dan menenangkan perut.
Sebagaimana disampaikan Nebraska Medicine, orang telah menggunakan akar jahe untuk menenangkan gangguan perut selama kurang lebih 2.000 tahun, dan berbagai studi turut mendukung khasiatnya.
Mengutip Healthline, selain teh peppermint dan chamomile, bahan seperti jahe, biji adas (fennel), soda kue, air lemon, hingga akar licorice juga dapat membantu meringankan gejala gangguan pencernaan.
Matthew Goldman, dokter kedokteran keluarga, dikutip dari Cleveland Clinic, menyatakan, "Penting untuk diingat bahwa preferensi dan sensitivitas tiap orang berbeda, sehingga Anda mungkin perlu mencoba beberapa pilihan untuk menemukan yang paling cocok."
2. Cara Mengatasi Sakit Perut lewat Pola Makan dan Posisi Tubuh
Selain ramuan alami, cara mengatasi sakit perut juga sangat dipengaruhi oleh apa yang Anda konsumsi dan bagaimana posisi tubuh setelah makan. Beberapa penyesuaian sederhana berikut membantu meringankan kerja lambung.
Cukupi kebutuhan cairan: Air putih membantu melancarkan pencernaan dan mengencerkan asam lambung. Bila disertai diare atau muntah, tambahkan cairan elektrolit atau oralit agar tidak dehidrasi.
Pilih makanan lunak dan hambar: Konsumsi makanan yang mudah dicerna seperti bubur, roti panggang, atau kraker, dan hindari dulu makanan berlemak. Pilihan ini termasuk kelompok makanan yang aman untuk lambung.
Hindari makanan pemicu: Kurangi makanan pedas, asam, dan berminyak, serta minuman berkafein dan bersoda yang dapat memperparah nyeri sekaligus menimbulkan gas.
Jangan langsung berbaring: Setelah makan, duduk tegak atau tinggikan kepala saat berbaring. Kebiasaan tidur setelah makan membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan.
Makan porsi kecil dan perlahan: Makan dalam porsi kecil namun lebih sering, serta mengunyah pelan-pelan, akan mengurangi beban kerja lambung.
Berdasarkan informasi dari Baptist Health, diet BRAT yang terdiri dari banana (pisang), rice (nasi), applesauce (saus apel), dan toast (roti panggang) bermanfaat mengurangi diare yang kerap menyertai sakit perut.
Merujuk eMedicineHealth, menghindari posisi berbaring datar dapat mencegah gejala memburuk, sementara minum susu atau air membantu meredakan asam di lambung.
3. Cara Mengatasi Sakit Perut Berdasarkan Penyebabnya
Karena pemicunya sangat beragam, penanganan yang paling efektif dalam cara mengatasi sakit perut adalah menyesuaikannya dengan sumber keluhan. Berikut panduan singkat sesuai kondisi yang paling sering terjadi.
Perut kembung dan masuk angin: Gunakan obat berbahan simethicone, pijat perut perlahan, dan kurangi makanan penghasil gas. Keluhan perut kembung yang dikaitkan dengan masuk angin juga kerap disertai sendawa berlebih.
Maag dan asam lambung naik: Konsumsi antasida untuk menetralkan asam, hindari makanan pemicu, dan jangan telat makan. Langkah alami mengatasi maag maupun asam lambung naik turut membantu meredakan perih di ulu hati.
Diare dan keracunan makanan: Perbanyak cairan dan oralit, hindari makanan padat sementara waktu, lalu istirahat yang cukup. Amit Bhan, gastroenterolog di Henry Ford Hospital, dikutip dari Women's Health, mengatakan, "Anda perlu membiarkan tubuh membuang racunnya sendiri."
Kram saat menstruasi: Kompres hangat dan obat pereda nyeri dapat meringankan kram saat menstruasi. Nancy Cossler, dokter kandungan, dikutip dari Women's Health, menuturkan, "Hormon memicu kontraksi otot rahim, yang menyebabkan kram."
Sembelit: Tambah asupan serat dan cairan, serta biasakan bergerak aktif seperti berjalan kaki agar gerak usus lebih lancar.
4. Hal yang Perlu Dihindari dan Tanda Harus ke Dokter
Beberapa kebiasaan justru bisa memperburuk keluhan, sehingga penting mengetahui apa yang sebaiknya dihindari saat perut sakit. Selain itu, kenali tanda bahaya yang menuntut pemeriksaan medis.
Hindari obat antiradang tertentu: Aspirin, ibuprofen, dan naproxen dapat mengiritasi lambung; pilih paracetamol bila hanya butuh pereda nyeri.
Batasi kafein dan soda: Kandungan kafein dan gas pada minuman ini menambah tekanan di lambung dan memicu refluks asam.
Jauhi makanan pedas, asam, dan berlemak: Ketiganya memperlambat pengosongan lambung dan memperparah rasa nyeri.
Berhenti merokok dan minum alkohol: Keduanya mengiritasi saluran cerna dan memperberat gejala.
Jangan memaksakan makan porsi besar: Beri waktu bagi perut untuk pulih dengan makan sedikit demi sedikit.
Waspadai tanda bahaya: Demam tinggi, muntah darah, BAB berdarah atau berwarna hitam, nyeri hebat, serta kulit menguning perlu penanganan segera.
Perhatikan nyeri kanan bawah: Nyeri tajam di perut kanan bawah disertai mual bisa menjadi tanda usus buntu yang butuh tindakan cepat.
Sebagian besar sakit perut ringan akan reda dengan langkah di atas, tetapi keluhan yang menetap lebih dari dua hari, makin parah, atau membuat sulit makan sebaiknya diperiksakan ke dokter.
Neel Choksi, gastroenterolog di Houston Methodist, dikutip dari Houston Methodist, menjelaskan, "Sumber nyeri perut sering sulit dipastikan tanpa evaluasi yang tepat karena banyak organ berada di area ini dan beragam faktor bisa memicu ketidaknyamanan."
Kristeen Ogunsanwo, gastroenterolog di Houston Methodist, dikutip dari Houston Methodist, menambahkan, "Tukak lambung, yaitu luka pada lapisan lambung atau bagian awal usus halus, dapat menimbulkan nyeri perut seperti terbakar, terutama setelah makan."
5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Sakit Perut
Sakit perut sebaiknya minum apa?
Pilihan teraman adalah air putih hangat, teh jahe, atau teh peppermint dan chamomile yang menenangkan otot pencernaan. Jika disertai diare atau muntah, tambahkan oralit atau cairan elektrolit, serta hindari kopi dan minuman bersoda.
Berapa lama sakit perut biasanya sembuh?
Sakit perut ringan umumnya mereda dengan sendirinya dalam satu sampai dua hari, terutama bila diimbangi istirahat dan pola makan yang tepat. Bila nyeri bertahan lebih lama atau makin berat, itu tanda Anda perlu memeriksakan diri.
Kapan sakit perut harus diperiksakan ke dokter?
Segera ke dokter jika sakit perut sangat hebat, tidak membaik lebih dari dua hari, atau disertai demam tinggi, muntah terus-menerus, muntah darah, BAB berdarah atau hitam, dan kulit menguning. Gejala tersebut bisa menandakan kondisi yang lebih serius.
Dengan mengenali penyebabnya, sebagian besar sakit perut dapat diredakan lewat langkah sederhana di rumah. Namun, bila keluhan menetap, makin parah, atau disertai tanda bahaya, jangan menunda untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang sesuai.
Daftar Referensi
- Medical News Today. 12 Home Remedies for Stomach Pain. Diakses pada 4 September 2026, dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/322047
- Healthline. Home Remedies for Indigestion. Diakses pada 4 September 2026, dari https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-indigestion
- Baptist Health. 8 Natural Remedies for Upset Stomach. Diakses pada 4 September 2026, dari https://www.baptisthealth.com/blog/gastroenterology/8-natural-remedies-for-upset-stomach
- Nebraska Medicine. What to Eat With an Upset Stomach (Plus 6 Things to Avoid). Diakses pada 4 September 2026, dari https://www.nebraskamed.com/gastrointestinal-care/what-to-eat-with-an-upset-stomach-plus-6-things-to-avoid
- eMedicineHealth. Indigestion (Upset Stomach). Diakses pada 4 September 2026, dari https://www.emedicinehealth.com/indigestion/article_em.htm
(kpl/rsp)
Advertisement
D Academy 8
-
Anak Selebritis Indonesia Potret Soimah Gendong Arjuna, Anak Putri Isnari Bikin Gemas di Dangdut Academy 8
-
Dangdut Academy Dangdut Academy 8 Top 21 Dimulai, Simak Beberapa Aturan Baru
