7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Begadang Menurut Psikologi
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Begadang Menurut Psikologi (h)
Kapanlagi.com - Pernah merasa paling produktif justru saat semua orang sudah terlelap? Kamu bukan sendirian. Menurut para peneliti, sekitar 30 persen populasi manusia termasuk dalam kategori night owl atau orang yang aktif di malam hari. Fakta menariknya, kebiasaan begadang ternyata bukan sekadar soal jam tidur. Ilmu psikologi mengungkap bahwa 7 ciri kepribadian orang yang suka begadang menurut psikologi memiliki pola yang konsisten dan didukung oleh riset ilmiah. Mulai dari kreativitas tinggi hingga cara berpikir yang unik, artikel ini akan membongkar satu per satu apa yang sebenarnya tersimpan di balik kebiasaan melek malam.
Advertisement
1. Apa Kata Sains tentang Kepribadian Night Owl?
Kronotipe adalah cara subjektif seseorang mengalami ritme sirkadian, yaitu siklus internal 24 jam yang bisa saja tidak selaras dengan waktu matahari terbit dan terbenam. Para peneliti menyatakan bahwa kronotipe bisa diwariskan secara genetik.[1]
Model Big Five dalam psikologi kepribadian, yang mencakup Openness to Experience, Conscientiousness, Extraversion, Agreeableness, dan Neuroticism, menjadi kerangka kuat untuk memahami hubungan antara kepribadian dan pola tidur seseorang.[2] Dalam studi yang melibatkan 2.492 partisipan oleh Randler et al. (2017) di jurnal SAGE Open, ditemukan bahwa openness to experience dan neuroticism berkorelasi dengan tipe malam, sementara extraversion, agreeableness, dan conscientiousness berkorelasi dengan tipe pagi.[3] Jadi, kebiasaan begadang bukan sekadar soal gaya hidup, melainkan cerminan dari peta kepribadian yang jauh lebih kompleks.
2. 1. Lebih Kreatif dan Berimajinasi Tinggi
Ciri pertama dari orang yang suka begadang adalah kreativitas yang menonjol. Ketika dunia hening dan bebas distraksi, otak night owl justru memasuki zona produktif. Riset menunjukkan bahwa tipe malam berkorelasi dengan kemampuan berpikir kreatif, termasuk kelancaran, fleksibilitas, dan orisinalitas.[4]
Sebuah studi tahun 2006 yang dipublikasikan di jurnal Personality and Individual Differences menemukan bahwa orang bertipe malam mengungguli tipe pagi dan menengah saat mengerjakan tugas berbasis orisinalitas, elaborasi, kelancaran, dan fleksibilitas.[5] Temuan ini menunjukkan bahwa orang noktural cenderung lebih kreatif karena semangat non-konvensional yang berasal dari jadwal mereka yang tidak konvensional. Dr. Argelinda Baroni, asisten profesor psikiatri anak dan remaja di Child Study Center NYU Langone Medical Center, bahkan menegaskan: "Orang-orang kreatif cenderung menjadi night owl."[6]
Dalam konteks sehari-hari, ini adalah tipe orang yang tiba-tiba mendapat ide brilian untuk proyek kantor saat jam 11 malam, atau yang paling produktif menulis di atas jam 12. Kalau kamu sering buka laptop setelah semua anggota keluarga tidur, bisa jadi ini bukan kebiasaan buruk, melainkan puncak kreativitasmu sedang aktif.
3. 2. Memiliki Skor Kecerdasan Kognitif yang Lebih Tinggi
Bukan sekadar mitos, night owl cenderung menunjukkan performa kognitif yang lebih baik. Sebuah studi yang dipimpin oleh peneliti di Imperial College London, yang menganalisis data lebih dari 26.000 orang, menemukan hubungan antara preferensi waktu aktivitas individu dengan fungsi otak dan kemampuan kognitif.[7]
Tipe malam atau owl memperoleh skor sekitar 13,5% lebih tinggi dibandingkan tipe pagi pada satu kelompok, dan 7,5% lebih tinggi pada kelompok lainnya. Dr. Raha West, peneliti utama studi tersebut, menyatakan: "Studi kami menemukan bahwa orang dewasa yang secara alami lebih aktif di malam hari cenderung menunjukkan performa lebih baik pada tes kognitif dibandingkan mereka yang merupakan 'orang pagi'."[7]
Bayangkan temanmu di grup kerja yang tampak santai tapi selalu punya argumen paling tajam saat rapat pagi. Kemungkinan besar, otaknya sudah memproses informasi jauh sebelum orang lain terbangun.
4. 3. Cenderung Impulsif dan Pencari Sensasi Baru
Di balik kreativitasnya, night owl juga punya sisi impulsif. Menurut penelitian di University of Barcelona oleh Ana Adan, orang bertipe malam cenderung lebih eksentrik, temperamental, impulsif, dan pencari hal baru, "dengan kecenderungan lebih tinggi untuk mengeksplorasi hal yang tidak diketahui."[6]
Sifat pencari sensasi baru (novelty-seeking) dan pengambilan risiko memang cenderung meningkat pada orang yang kurang tidur, seiring menurunnya perhatian, penilaian, kehati-hatian, dan pengendalian diri.[8] Beberapa studi juga menghubungkan kecenderungan merokok dan minum pada night owl dengan sifat kepribadian novelty seeking.[9]
Coba perhatikan, orang yang sering begadang biasanya juga tipe yang impulsif membeli tiket konser tengah malam, atau tiba-tiba memutuskan untuk road trip tanpa perencanaan matang. Spontanitas itu bukan kebetulan, melainkan pola kepribadian yang terpetakan secara ilmiah.
5. 4. Terbuka pada Pengalaman Baru (High Openness)
Ini adalah ciri yang jarang dibahas di artikel-artikel sejenis. Sebuah riset dari University of Warwick menunjukkan bahwa kronotipe berkaitan erat dengan kepribadian. Tipe pagi sangat berkorelasi dengan conscientiousness, sementara skor extraversion dan openness yang lebih tinggi dikaitkan dengan tipe night owl.[10]
Studi dari jurnal Frontiers in Psychology (2023) juga mengonfirmasi bahwa kronotipe malam berkorelasi dengan openness to experience. Orang yang tidur lebih larut cenderung kurang disiplin tetapi lebih terbuka terhadap pengalaman baru.[11] Dalam model Big Five, openness mencakup apresiasi terhadap seni, emosi, petualangan, dan variasi pengalaman.
Secara konkret, ini adalah tipe orang yang selalu tertarik mencoba restoran baru, menonton film dari genre yang tidak biasa, atau belajar bahasa asing hanya karena penasaran. Di keheningan malam, pikiran mereka justru paling bebas menjelajah ke area-area baru.
6. 5. Mampu Memecahkan Masalah Secara Inovatif
Kemampuan problem-solving menjadi ciri menarik lainnya. Sebuah studi yang melibatkan 1.000 remaja dari University of Madrid menemukan bahwa night owl memperoleh skor lebih tinggi pada tes penalaran induktif, yang sering digunakan sebagai proksi untuk mengukur kecerdasan.[12]
Penelitian dari University of Madrid juga menunjukkan bahwa night owl memiliki tingkat penalaran induktif yang lebih tinggi, menghubungkan pengalaman pribadi dengan isu yang lebih luas. Dengan proses mental yang lebih kuat dalam pengambilan keputusan, mereka cenderung unggul dalam memecahkan masalah kompleks dan memberikan solusi inovatif.[13]
Dalam dunia kerja, ini adalah rekan yang selalu punya sudut pandang berbeda saat brainstorming. Saat yang lain mentok, si night owl datang dengan solusi yang tidak terpikirkan sebelumnya. Mirip seperti karakter pemecah masalah yang logis sekaligus inovatif.
7. 6. Memiliki Kecenderungan Dark Triad
Ini mungkin bagian yang paling mengejutkan. Studi Jonason et al. (2013) yang dipublikasikan di jurnal Personality and Individual Differences menguji korelasi antara kronotipe dan sifat Dark Triad, yaitu narsisisme, psikopati, dan machiavellianisme.[14]
Hasilnya menunjukkan bahwa ketiga sifat Dark Triad berkorelasi dengan preferensi malam yang lebih kuat. Orang bertipe malam secara konsisten menunjukkan skor narsisisme, machiavellianisme, dan psikopati yang lebih tinggi dibandingkan tipe pagi mereka.[15] Dr. Peter Jonason dari University of Western Sydney menjelaskan: "Bisa jadi efektif secara adaptif bagi siapa pun yang menjalankan strategi hidup cepat seperti yang diwujudkan dalam Dark Triad untuk menempati dan mengeksploitasi lingkungan minim cahaya di mana orang lain sedang tidur dan memiliki fungsi kognitif yang menurun."[16]
Tapi jangan panik dulu. Riset ini tidak berarti setiap night owl adalah seorang psikopat. Preferensi malam hanyalah satu potongan dari teka-teki yang kompleks.[15] Korelasi bukan berarti kausalitas. Setiap ciri kepribadian punya spektrum, dan penting untuk tidak menghakimi seseorang hanya berdasarkan jam tidurnya.
8. 7. Suka Menunda Pekerjaan (Prokrastinasi)
Ciri terakhir yang sering muncul pada night owl adalah prokrastinasi. Studi menunjukkan bahwa perilaku prokrastinasi berkorelasi dengan kecenderungan untuk melakukan aktivitas di malam hari, yang berarti tipe malam cenderung menunda tugas dalam hampir setiap situasi.[9]
Ada penjelasan ilmiah di balik ini. Beberapa studi menunjukkan bahwa kurang tidur mengganggu korteks prefrontal, bagian otak yang bertanggung jawab atas kontrol impuls dan perencanaan. Bahkan orang yang paling disiplin pun bisa menjadi tidak teratur dan rentan menunda saat kelelahan.[17]
Kamu pasti kenal tipe ini: deadlinenya besok pagi, tapi baru memulai mengerjakan jam 1 malam. Anehnya, hasilnya sering kali tetap memuaskan. Ini karena night owl memang mencapai performa puncaknya saat orang lain sudah tidur, meskipun caranya terlihat menegangkan dari luar.
9. Fenomena Social Jet Lag yang Perlu Dipahami
Selain tujuh ciri di atas, ada satu konsep penting yang perlu kamu pahami sebagai night owl. Ana Adan, peneliti dari University of Barcelona, menjelaskan bahwa orang bertipe malam mengalami apa yang disebut social jet lag, yaitu ketidaksinkronan antara jam biologis dan tuntutan sosial. Ia menyatakan: "Orang bertipe malam adalah penderita social jet lag, karena mereka harus mengembangkan pola perilaku untuk beradaptasi dengan jadwal sosial" yang cenderung berorientasi pada tipe pagi.[6]
Jika orang bertipe malam kesulitan beradaptasi dengan jadwal seperti ini, mereka bisa mengembangkan gejala depresi dan kecemasan. Ini bukan kelemahan karakter. Ritme sirkadian night owl memang tidak sinkron dengan dunia yang telah kita bentuk, tetapi itu bukan berarti mereka malas.[8]
Baca juga: Mengenal Karakter Introvert dalam Psikologi
10. Self-Assessment Mini: Apakah Kamu Punya Kepribadian Night Owl?
Jawab pertanyaan berikut dengan jujur (Ya/Tidak):
- Apakah kamu merasa paling produktif dan jernih berpikir setelah jam 9 malam?
- Apakah kamu sering mendapatkan ide kreatif justru saat semua orang di sekitarmu sudah tidur?
- Apakah kamu cenderung membuat keputusan spontan yang kadang berisiko, terutama di malam hari?
- Apakah kamu merasa sulit memulai pekerjaan di pagi hari, tapi bisa mengerjakan semuanya mendekati deadline malam?
- Apakah kamu selalu tertarik mencoba hal-hal baru, dari kuliner sampai hobi yang tidak biasa?
Jika kamu menjawab YA untuk 3 atau lebih pertanyaan, kemungkinan besar kamu memiliki ciri-ciri khas night owl yang dibahas dalam artikel ini. Tapi ingat, ini bukan diagnosis klinis, melainkan alat refleksi diri sederhana.
Baca juga: Memahami Kepribadian Introvert yang Sering Disalahpahami
11. Pandangan Ahli tentang Kepribadian Night Owl
Penting untuk memahami bahwa kronotipe bukanlah sesuatu yang bisa kamu ubah sepenuhnya dengan kemauan keras. Dr. Raha West dari Imperial College London menjelaskan: "Penting untuk dicatat bahwa ini tidak berarti semua orang pagi memiliki performa kognitif yang lebih buruk. Temuannya mencerminkan tren keseluruhan. Meskipun mungkin untuk mengubah kebiasaan tidur alami secara bertahap, mengubah diri sepenuhnya dari orang pagi ke orang malam itu kompleks."[7]
Dari sudut pandang evolusi, manusia mengembangkan variasi ritme sirkadian untuk kelangsungan hidup dan reproduksi, khususnya untuk memfasilitasi perlindungan selama 24 jam penuh.[8] Artinya, keberadaan night owl di masyarakat memiliki tujuan biologis yang penting.
Baca juga: Mengenal Kepribadian yang Tenang di Balik Kebiasaan Sehari-hari
12. FAQ Seputar Kepribadian Orang yang Suka Begadang
Apakah begadang membuat seseorang lebih cerdas?
Tidak secara langsung. Studi dari Imperial College London menemukan hubungan antara preferensi aktivitas malam dan skor kognitif yang lebih tinggi.[7] Namun, faktor utamanya adalah mendapatkan durasi tidur yang cukup, bukan jam berapa kamu tidur.
Apakah semua night owl memiliki sifat Dark Triad?
Sama sekali tidak. Riset menunjukkan korelasi statistik, bukan kausalitas langsung. Preferensi malam hanyalah satu potongan dari teka-teki kepribadian yang kompleks.[15] Banyak night owl yang justru sangat empatik dan peduli terhadap sesama.
Bisakah seorang night owl berubah menjadi early bird?
Kepribadian dan kronotipe tidak sepenuhnya tercetak permanen. Keduanya dibentuk oleh faktor di luar gen, seperti lingkungan dan rutinitas.[10] Meskipun perubahan total sulit dilakukan, penyesuaian bertahap sangat mungkin dengan konsistensi.
Apakah begadang selalu berdampak buruk bagi kesehatan?
Siapa pun yang tidak mendapatkan tidur berkualitas meningkatkan risiko penyakit kronis. Orang bertipe malam yang kesulitan tidur awal bisa kurang tidur jika harus bangun pagi untuk kerja atau sekolah.[1] Kuncinya bukan menghindari begadang sepenuhnya, melainkan memastikan durasi tidur tetap tercukupi.
Daftar Referensi
- UCLA Health. Early Bird or Night Owl? How Your Chronotype Affects Your Wellness. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://www.uclahealth.org/news/article/early-bird-or-night-owl-how-your-chronotype-affects-your
- PMC (National Institutes of Health). The Relationship Between Big Five Personality Traits and Sleep Patterns: A Systematic Review. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11380882/
- SAGE Journals. Randler, C., Schredl, M., & Göritz, A. S. (2017). Chronotype, Sleep Behavior, and the Big Five Personality Factors. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/2158244017728321
- Ness Labs. Chronotypes: Is It Better to Be a Night Owl or an Early Bird? Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://nesslabs.com/chronotypes
- Medical Daily. Up All Night: 7 Little-Known Facts About Night Owls. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://www.medicaldaily.com/all-night-7-little-known-facts-about-night-owls-323416
- CBS News. Night Owls and Early Birds Have Different Personality Traits. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://www.cbsnews.com/news/night-owls-and-early-birds-have-different-personality-traits/
- Imperial College London. Being a 'Night Owl' Is Associated with Mental Sharpness, Study Shows. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://www.imperial.ac.uk/news/254738/being-night-associated-with-mental-sharpness/
- Psychology Today. Night Owls Aren't Lazy: Rethinking Sleep Variation. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-bridge/202203/night-owls-arent-lazy-rethinking-sleep-variation
- Lull Sleep Blog. Night Owls vs. Early Birds: 9 Science-Backed Differences. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://lull.com/blogs/sleep-blog/night-owls-vs-early-birds-9-science-backed-differences
- BBC Science Focus. Early Risers and Night Owls: A Neuroscientist Explains Who Is Happiest. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://www.sciencefocus.com/news/early-risers-and-night-owls-a-neuroscientist-explains-who-is-happiest
- PMC (National Institutes of Health). Relationship Between Big Five Personality Dimensions, Chronotype, and DSM-V Personality Disorders. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10013154/
- Wikipedia. Night Owl. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://en.wikipedia.org/wiki/Night_owl
- YourTango. If You're A Night Owl Who Stays Up Later Than Everyone Else, You Probably Have These Rare Traits. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://www.yourtango.com/self/if-youre-night-owl-who-stays-up-later-everyone-else-you-probably-have-these-rare
- ScienceDirect. Jonason, P. K., Jones, A., & Lyons, M. (2013). Creatures of the Night: Chronotypes and the Dark Triad Traits. Personality and Individual Differences. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0191886913001918
- Psychology Today. Do Psychopaths Prefer the Night? Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-social-thinker/202003/do-psychopaths-prefer-the-night
- ICT News. Go to Bed, You Freak! Scary Personality Traits Linked to Night Owls. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://ictnews.org/archive/go-to-bed-you-freak-scary-personality-traits-linked-to-night-owls/
- Trait Path Blog. The Science of Sleep: How Your Personality Shapes Your Rest. Diakses pada 18 Maret 2026, dari https://www.traitpath.com/blog/articles/personality-sleep-habits
(kpl/fds)
Advertisement
D Academy 8
-
Prestasi Selebritis Valen DA7 dan Mila DA7 Raih Dua Nominasi AMI Awards 2026
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ungkap Pernah Dibully Usai Pingsan di Panggung
-
Aktivitas Seleb Potret Ega Noviantika & Rafly Nostalgia di Dangdut Academy 8