Cara Menanam Anggur Brazil Agar Cepat Berbuah dan Tumbuh Subur
Cara Menanam Anggur Brazil Agar Cepat Berbuah dan Tumbuh Subur. (Gambar: AI Generated)
Kapanlagi.com - Cara menanam anggur Brazil menjadi topik yang banyak dicari pehobi tanaman belakangan ini. Pohon buah asal Amerika Selatan ini punya ciri khas karena buahnya tumbuh menempel langsung di batang, bukan di ranting seperti pohon buah pada umumnya. Bentuk pohon yang tidak biasa ini membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya sendiri di rumah.
Buah anggur Brazil, yang juga dikenal dengan nama jabuticaba, memiliki rasa manis bercampur asam mirip anggur pada umumnya. Selain dimakan langsung, buah ini kerap diolah menjadi selai, sirup, sampai manisan buah. Potensi olahan tersebut membuat permintaan bibit anggur Brazil terus naik di pasar tanaman buah dalam negeri.
Menanam pohon ini sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan asal mengikuti langkah yang tepat. Berikut ini adalah cara menanam anggur Brazil agar tumbuh subur dan cepat berbuah, dirangkum oleh KapanLagi.com dari berbagai sumber, Rabu (5/8/2026).
Advertisement
1. Pilih Bibit Anggur Brazil yang Sehat
Langkah pertama dimulai dari pemilihan bibit. Pilihlah bibit dengan batang kokoh, daun berwarna hijau merata, dan tidak ada tanda layu atau bercak pada bagian batang maupun daun. Tinggi bibit sekitar 30 sampai 50 sentimeter sudah cukup baik untuk mulai dipindahkan ke media tanam.
Bibit anggur Brazil bisa didapat dari biji atau hasil cangkok. Bibit cangkok lebih disarankan karena masa berbuahnya jauh lebih singkat dibanding bibit biji yang butuh waktu bertahun-tahun. Bibit cangkok biasanya sudah tersedia di toko tanaman atau pembibitan khusus buah tropis.
Sebelum membeli, periksa juga akar bibit jika memungkinkan. Akar yang sehat berwarna putih kecoklatan dan tidak berbau busuk. Hindari bibit yang akarnya menggumpal terlalu padat di dalam polybag karena bisa menghambat pertumbuhan setelah dipindahkan ke media tanam baru.
2. Siapkan Media Tanam yang Gembur
Media tanam menjadi faktor penting dalam cara menanam anggur Brazil. Campuran yang umum digunakan terdiri dari tanah, sekam bakar, dan kompos dengan perbandingan yang seimbang. Campuran ini membantu akar bernapas dengan baik sekaligus menyimpan cukup air untuk kebutuhan pohon.
Anggur Brazil bisa ditanam langsung di tanah maupun di dalam pot besar. Jika memilih pot, pastikan ada lubang drainase di bagian bawah agar air tidak menggenang. Genangan air dalam waktu lama bisa membuat akar membusuk dan pertumbuhan pohon terhambat.
Tingkat keasaman tanah juga perlu diperhatikan. Anggur Brazil tumbuh optimal pada pH tanah sekitar 5,5 sampai 6,5. Jika tanah terlalu asam, campuran dolomit dalam jumlah kecil bisa membantu menyeimbangkan pH sebelum bibit ditanam.
3. Tentukan Lokasi Tanam yang Tepat
Anggur Brazil membutuhkan sinar matahari langsung minimal enam jam setiap hari. Lokasi tanam sebaiknya terbuka dan tidak terhalang bangunan atau pohon besar lain. Kurangnya cahaya matahari bisa membuat pohon tumbuh lambat dan sulit berbunga.
Jika ditanam langsung di lahan, beri jarak minimal tiga meter antar pohon. Jarak ini diperlukan karena anggur Brazil bisa tumbuh cukup lebar seiring bertambahnya usia. Jarak yang terlalu rapat membuat akar antar pohon saling berebut unsur hara di dalam tanah.
Pilih juga lokasi yang tidak terlalu terpapar angin kencang secara langsung. Angin kencang bisa merusak ranting muda dan bunga yang baru tumbuh. Pagar tanaman atau dinding rumah bisa dimanfaatkan sebagai penahan angin alami di sekitar area tanam.
4. Lakukan Penyiraman dan Pemupukan Rutin
Penyiraman dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore selama masa awal tanam. Setelah pohon berumur satu tahun, frekuensi penyiraman bisa dikurangi menjadi sekali sehari. Pastikan tanah tetap lembap tapi tidak sampai tergenang air dalam waktu lama.
Pemupukan pada bulan-bulan awal sebaiknya menggunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang yang sudah matang. Pupuk jenis ini membantu memperbaiki struktur tanah sekaligus menyediakan unsur hara secara perlahan tanpa merusak akar yang masih muda.
Saat pohon mulai besar dan mendekati usia berbunga, pupuk NPK bisa ditambahkan setiap dua bulan sekali. Kandungan fosfor dan kalium yang cukup akan mendorong pembentukan bunga dan buah lebih maksimal dibanding hanya mengandalkan pupuk nitrogen saja.
5. Rawat dan Pangkas Pohon Secara Berkala
Pemangkasan dilakukan untuk membuang ranting kering, rusak, atau tumbuh ke arah yang tidak diinginkan. Pangkas juga tunas liar yang muncul di bagian bawah batang agar energi pohon terfokus pada pertumbuhan batang utama dan cabang produktif.
Hama seperti kutu putih dan ulat daun sesekali muncul pada pohon anggur Brazil. Pengendalian bisa dilakukan dengan menyemprotkan larutan air sabun atau pestisida nabati secara berkala. Periksa bagian bawah daun secara rutin karena hama sering bersembunyi di area tersebut.
Kesabaran menjadi kunci utama dalam merawat pohon ini. Bibit cangkok umumnya mulai berbuah pada usia dua sampai tiga tahun, sedangkan bibit biji bisa membutuhkan waktu lebih dari lima tahun sejak pertama kali ditanam.
6. Tanya Jawab Seputar Cara Menanam Anggur Brazil
Berapa lama anggur Brazil bisa berbuah? Bibit hasil cangkok umumnya mulai berbuah pada usia dua sampai tiga tahun. Bibit yang berasal dari biji membutuhkan waktu lebih lama, bisa mencapai lima sampai delapan tahun tergantung kondisi perawatan dan lingkungan tempat tumbuh.
Apakah anggur Brazil bisa ditanam dalam pot? Anggur Brazil bisa ditanam dalam pot berukuran besar dengan drainase yang baik. Cara ini cocok untuk lahan terbatas, meski pertumbuhan pohon dalam pot cenderung lebih lambat dibanding ditanam langsung di tanah.
Apa media tanam terbaik untuk anggur Brazil? Media tanam terbaik terdiri dari campuran tanah, sekam bakar, dan kompos dengan perbandingan seimbang. Campuran ini menjaga kelembapan tanah sekaligus memastikan akar tetap mendapat cukup udara untuk tumbuh.
Bagaimana cara agar anggur Brazil cepat berbuah? Gunakan bibit hasil cangkok, tempatkan di lokasi dengan sinar matahari cukup, dan lakukan pemupukan NPK secara rutin saat pohon mendekati usia berbunga agar proses pembuahan berlangsung lebih cepat.
Apakah anggur Brazil cocok ditanam di dataran rendah? Anggur Brazil cocok ditanam di dataran rendah hingga menengah dengan iklim tropis. Suhu hangat sepanjang tahun di wilayah tersebut mendukung pertumbuhan pohon dan mempercepat proses pembuahan.
(kpl/bim)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Indonesia Potret Coach Selfi Yamma Bak Putri Kerajaan di MV 'Sampaikan Rindu'
-
Ulang Tahun Selebritis Lesti Kejora Ulang Tahun ke-27, Dirayakan Bareng Suami & Sahabat
-
Event Dangdut D'Academy 8 Top 37: Potret 6 Peserta Asal Jawa Barat
-
Hobi Selebriti Indonesia Transfer Liverpool Masih Sepi, Rizky Billar Agendakan Terbang ke Inggris
