10 Perangkat yang Tetap Menyedot Listrik meski Sudah Dimatikan, Diam-Diam Nambah Tagihan
Kapanlagi.com - Menekan tombol power ternyata tidak selalu membuat konsumsi listrik sebuah perangkat berhenti sepenuhnya. Banyak barang elektronik di rumah masih membutuhkan sedikit daya ketika terlihat mati karena sebenarnya berada dalam kondisi standby atau siaga. Listrik tersebut digunakan untuk mempertahankan fungsi tertentu, mulai dari sensor remote, jam digital, pengaturan memori, adaptor daya, hingga koneksi jaringan yang harus siap digunakan kembali sewaktu-waktu.
Daya yang digunakan satu perangkat memang biasanya jauh lebih kecil dibandingkan ketika perangkat sedang aktif. Masalahnya, rumah modern dapat memiliki banyak perangkat yang terus terhubung ke stopkontak selama 24 jam. Akumulasi konsumsi kecil inilah yang kemudian dikenal sebagai standby power, phantom load, atau vampire power.
Sebagai gambaran, konsumsi standby secara kolektif diperkirakan dapat mencapai sekitar 5–10 persen dari penggunaan listrik rumah tangga pada rumah tipikal di Amerika Serikat, meski angka sebenarnya sangat bergantung pada jumlah, jenis, usia, dan efisiensi perangkat yang digunakan.
Advertisement
1. Mengapa Perangkat yang Sudah Dimatikan Masih Menggunakan Listrik?
Kata "mati" pada perangkat elektronik tidak selalu berarti hubungan dengan sumber listrik benar-benar terputus. Pada televisi, misalnya, tombol power pada remote biasanya hanya memindahkan perangkat ke mode standby sehingga rangkaian tertentu masih bekerja untuk menunggu sinyal ketika tombol remote ditekan kembali.
Kondisi serupa dapat ditemukan pada perangkat dengan lampu indikator, layar jam digital, koneksi WiFi, adaptor eksternal, atau fitur instant-on.
Secara sederhana, perangkat yang masih terhubung ke stopkontak tetap memiliki kesempatan untuk menarik listrik. Besarnya bisa sangat kecil pada perangkat modern yang dirancang efisien.
Tetapi beberapa perangkat menggunakan daya standby lebih tinggi karena harus mempertahankan fungsi jaringan, memori, sensor, atau komponen tertentu. Karena itu, tidak semua perangkat elektronik dapat dianggap mempunyai konsumsi daya siaga yang sama.
Salah satu cara paling mudah mengenalinya adalah dengan memperhatikan apakah perangkat masih menunjukkan tanda aktivitas setelah dimatikan. Lampu LED yang tetap menyala, layar jam yang masih tampil, kemampuan dinyalakan melalui remote, koneksi aplikasi yang tetap aktif, atau adaptor yang terasa hangat dapat menjadi petunjuk.
Meski demikian, tidak adanya lampu indikator bukan jaminan bahwa konsumsi sudah benar-benar nol. Pengukuran menggunakan watt meter atau smart plug yang dapat membaca konsumsi daya merupakan cara lebih akurat untuk memastikannya.
2. Charger Ponsel dan Adaptor Elektronik
Charger ponsel termasuk perangkat kecil yang paling sering dibiarkan menancap di stopkontak meskipun ponselnya sudah dilepas. Ketika tidak sedang mengisi baterai, charger modern umumnya hanya menarik daya yang sangat kecil. Namun, konsumsi tersebut tidak selalu benar-benar nol selama adaptor tetap terhubung dengan jaringan listrik.
Hal yang sama berlaku pada adaptor untuk tablet, speaker portabel, laptop, kamera, dan berbagai perangkat kecil lainnya. Di dalam adaptor terdapat rangkaian yang mengubah arus listrik sesuai kebutuhan perangkat. Karena itu, beberapa adaptor masih memiliki konsumsi tanpa beban walaupun tidak sedang tersambung dengan gadget.
Mencabut charger setelah selesai digunakan dapat menjadi kebiasaan sederhana untuk mengurangi pemakaian listrik yang tidak diperlukan, terutama jika ada banyak adaptor yang terus terpasang di rumah. Langkah ini juga membuat area stopkontak lebih rapi dan mengurangi jumlah perangkat yang terus-menerus terhubung ke sumber listrik saat tidak dibutuhkan.
3. Laptop dan Komputer Desktop
Laptop maupun komputer desktop mempunyai beberapa kondisi daya yang berbeda, mulai dari aktif, sleep, hibernate, hingga shutdown. Mode sleep jelas masih membutuhkan listrik karena komputer mempertahankan data dan komponen tertentu agar dapat kembali bekerja dengan cepat.
Namun, pada beberapa perangkat, konsumsi kecil juga masih dapat terjadi setelah sistem dimatikan selama kabel daya atau adaptor tetap tersambung.
Komputer desktop biasanya juga terhubung dengan sejumlah perangkat tambahan, seperti monitor, speaker, printer, UPS, dan charger. Akibatnya, meskipun komputer utama sudah dimatikan, perangkat pendukung yang masih berada pada mode standby dapat terus menambah konsumsi listrik dari meja kerja tersebut.
Untuk perangkat yang tidak membutuhkan pasokan listrik terus-menerus, menggunakan terminal listrik atau power strip bersaklar dapat mempermudah pemutusan daya setelah komputer selesai digunakan.
Cukup matikan komputer dengan prosedur yang benar terlebih dahulu, kemudian putuskan power strip jika seluruh perangkat yang tersambung memang aman untuk dimatikan. Penggunaan power strip menjadi salah satu cara praktis untuk mengurangi phantom load dari beberapa perangkat sekaligus.
4. Televisi
Televisi modern biasanya tidak benar-benar kehilangan seluruh daya ketika dimatikan menggunakan remote. Sebaliknya, TV masuk ke mode standby agar dapat menerima perintah remote dan kembali menyala tanpa harus menunggu proses yang terlalu lama. Smart TV bahkan dapat menjalankan sejumlah fungsi latar belakang yang berkaitan dengan jaringan atau fitur pintar tergantung pengaturan dan modelnya.
Konsumsi dalam mode standby umumnya jauh lebih rendah daripada ketika layar televisi menyala. Namun, karena TV dapat berada dalam kondisi tersebut selama belasan hingga puluhan jam sehari, konsumsi kecil yang berlangsung terus-menerus tetap menjadi bagian dari pemakaian listrik rumah. Perangkat dengan remote control termasuk kategori yang kemungkinan menarik daya terus-menerus selama masih tersambung ke sumber listrik.
Jika TV hanya ditinggalkan beberapa jam, menggunakan mode standby tentu lebih praktis daripada terus-menerus mencabut kabel. Namun, bila rumah akan ditinggalkan dalam waktu lama dan perangkat memang aman untuk dilepas, memutus sumber listrik dapat menghilangkan konsumsi standby tersebut. Pastikan tetap mengikuti petunjuk produsen, terutama pada perangkat yang memiliki prosedur shutdown atau pembaruan sistem tertentu.
5. Set-Top Box atau Decoder TV
Set-top box, decoder TV digital, maupun perangkat penerima siaran merupakan salah satu kelompok elektronik yang sering terlihat mati tetapi sebenarnya masih menjalankan sejumlah fungsi. Perangkat dapat mempertahankan pengaturan saluran, jam, pembaruan data, penerimaan sinyal, atau fitur lain sehingga konsumsi listrik tetap berlangsung ketika pengguna tidak sedang menonton.
Pada beberapa model, menekan tombol power hanya mengubah perangkat ke mode siaga dan bukan memutus hubungan listrik. Lampu indikator yang berubah warna menjadi merah atau tampilan jam yang tetap muncul merupakan contoh yang mudah terlihat. Karena karakteristiknya berbeda antarperangkat, konsumsi daya standby juga tidak dapat disamaratakan.
Set-top box yang jarang digunakan dapat menjadi salah satu perangkat yang patut diperiksa saat melakukan audit sederhana penggunaan listrik di rumah. Apabila perangkat tidak perlu beroperasi atau menerima pembaruan saat tidak digunakan, memutus aliran melalui power strip bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, hindari mencabut listrik sembarangan jika perangkat sedang melakukan pembaruan atau membutuhkan koneksi terus-menerus berdasarkan petunjuk penyedia layanan.
6. Router WiFi dan Modem
Router dan modem sedikit berbeda dari perangkat lain dalam daftar ini. Kedua perangkat biasanya bukan menyedot listrik karena "sudah dimatikan", melainkan karena sengaja dibiarkan bekerja terus selama 24 jam. Router membutuhkan listrik untuk mempertahankan jaringan WiFi, sedangkan modem menjaga koneksi dengan jaringan penyedia internet.
Karena daya aktif perangkat ini relatif tidak sebesar peralatan pemanas atau pendingin, router sering luput ketika pengguna mencari sumber konsumsi listrik di rumah. Padahal, durasi operasionalnya sangat panjang. Bahkan ketika semua penghuni sedang tidur dan tidak ada yang aktif menggunakan internet, perangkat tetap bekerja selama tidak dimatikan.
Mematikan router pada jam-jam ketika internet benar-benar tidak dibutuhkan dapat mengurangi waktu operasionalnya, tetapi langkah ini tidak selalu cocok untuk setiap rumah. Kamera keamanan, perangkat smart home, telepon berbasis internet, sistem alarm, atau perangkat lain mungkin membutuhkan jaringan sepanjang waktu. Jika ingin menjadwalkan router mati otomatis, periksa dahulu apakah ada sistem penting yang bergantung pada koneksi tersebut.
7. Speaker dan Sistem Audio
Speaker aktif, soundbar, amplifier, dan sistem home theater juga dapat memiliki mode standby. Setelah tombol power ditekan, sebagian sirkuit dapat tetap aktif untuk mendeteksi remote, sinyal audio, Bluetooth, WiFi, atau perintah dari perangkat lain. Karena itulah lampu indikator kecil pada speaker terkadang tetap menyala meskipun perangkat sedang tidak menghasilkan suara.
Pada sistem hiburan rumah, masalahnya sering bukan hanya satu perangkat. Televisi, soundbar, konsol, set-top box, subwoofer aktif, hingga streaming box dapat berada pada satu area dan semuanya tetap terhubung ke listrik. Masing-masing mungkin hanya menarik sedikit daya saat tidak digunakan, tetapi jumlah perangkat membuat konsumsi totalnya lebih mudah terakumulasi.
Untuk perangkat audio yang tidak membutuhkan koneksi jaringan sepanjang waktu, power strip bersaklar dapat membantu memutus beberapa perangkat sekaligus setelah selesai digunakan. Namun, jangan memasukkan semua elektronik ke satu terminal tanpa memperhatikan kapasitas maksimal power strip. Gunakan produk dengan kapasitas dan standar keamanan yang sesuai dengan perangkat yang akan disambungkan.
8. Microwave, Oven, dan Mesin Kopi dengan Layar Digital
Pernah melihat jam kecil pada microwave tetap menyala sepanjang hari? Tampilan itu merupakan contoh paling mudah dari perangkat yang masih menggunakan listrik meskipun fungsi utamanya sedang tidak dipakai. Microwave, oven listrik tertentu, hingga mesin kopi dengan timer atau layar digital memerlukan sedikit daya untuk mempertahankan jam, pengaturan, atau fitur pemrograman.
Pada perangkat semacam ini, mencabut kabel memang dapat menghilangkan konsumsi standby, tetapi ada konsekuensinya. Jam dan pengaturan tertentu mungkin kembali ke kondisi awal setiap kali listrik diputus. Karena itu, keputusan mencabut perangkat dapat disesuaikan dengan frekuensi penggunaan dan seberapa penting fungsi jam atau timer tersebut.
Untuk mesin kopi yang hanya digunakan satu kali setiap pagi, misalnya, timer atau smart plug dapat menjadi alternatif jika perangkat aman dikendalikan dengan cara tersebut. Namun, jangan menggunakan timer atau smart plug pada perangkat berdaya tinggi tanpa memastikan kemampuan beban perangkat pengendali tersebut. Panduan produsen tetap menjadi rujukan utama untuk keamanan.
9. Printer dan Scanner
Printer rumahan sering kali hanya digunakan beberapa kali dalam seminggu, tetapi kabel dayanya tetap terpasang sepanjang waktu. Ketika tidak digunakan, sebagian printer memasuki mode sleep atau standby sehingga tetap menggunakan daya untuk mempertahankan sistem dan siap menerima perintah cetak.
Printer dengan koneksi WiFi memiliki alasan tambahan untuk tetap aktif karena perangkat harus mempertahankan komunikasi jaringan agar komputer atau ponsel dapat menemukannya. Beberapa model juga melakukan proses perawatan internal secara otomatis. Besar konsumsi dalam kondisi tersebut berbeda-beda tergantung teknologi dan model perangkat.
Jika printer jarang digunakan, pengguna dapat memanfaatkan fitur auto-off atau pengaturan manajemen daya yang tersedia pada perangkat. Pilihan tersebut sering lebih praktis daripada mencabut kabel setiap hari. Sebelum memutus listrik secara langsung, terutama pada printer inkjet, pastikan perangkat telah menyelesaikan prosedur shutdown agar print head atau komponen internal berada pada posisi yang semestinya.
10. AC
AC modern memiliki rangkaian elektronik yang memungkinkan perangkat menerima perintah dari remote meskipun kompresor dan kipas sedang tidak bekerja. Karena itu, AC yang tampak mati dari remote masih dapat memiliki konsumsi listrik kecil selama unit tetap mendapat pasokan dari jaringan listrik. Pada beberapa perangkat, fungsi seperti WiFi, sensor, timer, atau pengaturan pintar juga membutuhkan daya dalam kondisi siaga.
Meski demikian, memutus listrik AC setiap kali selesai digunakan bukan kebiasaan yang perlu dilakukan secara sembarangan. Beberapa model memiliki mekanisme perlindungan atau prosedur tertentu terkait penyalaan kembali, sehingga penggunaan sakelar, MCB khusus, atau pemutus daya perlu mengikuti petunjuk pemasangan dan manual perangkat.
Penghematan terbesar dari AC biasanya tetap berasal dari cara menggunakannya ketika aktif, seperti memilih suhu yang masuk akal, membersihkan filter, menjaga pintu dan jendela tertutup saat pendinginan berlangsung, serta memastikan kapasitas AC sesuai dengan ruangan. Daya standby dapat diperhatikan, tetapi jangan sampai fokus pada konsumsi kecil tersebut justru mengabaikan penggunaan utama AC yang jauh lebih besar.
11. Air Purifier dan Perangkat Rumah Pintar
Air purifier modern dapat dilengkapi panel digital, sensor kualitas udara, remote, timer, serta koneksi WiFi. Pada model tertentu, sebagian fungsi elektronik masih mendapatkan pasokan listrik ketika perangkat berada dalam mode standby. Hal serupa berlaku pada beragam peralatan rumah pintar yang harus terus menunggu perintah dari aplikasi atau jaringan.
Keberadaan perangkat smart home membuat persoalan standby power menjadi sedikit berbeda. Sebagian konsumsi memang tidak dapat dianggap sebagai pemborosan sepenuhnya karena listrik tersebut diperlukan agar fitur pintar bekerja. Smart speaker, hub otomatisasi, kamera keamanan, dan sensor terhubung memang dirancang untuk tetap siap berkomunikasi dengan jaringan.
Karena itu, strategi terbaik bukan mencabut seluruh perangkat elektronik tanpa pertimbangan. Periksa perangkat mana yang benar-benar membutuhkan koneksi sepanjang waktu dan mana yang sebenarnya hanya dibiarkan menyala karena kebiasaan. Pada perangkat yang jarang digunakan, fitur jadwal, mode hemat energi, atau pemutusan daya dapat menjadi pilihan yang lebih masuk akal.
12. Cara Mengurangi Daya Standby Tanpa Repot Mencabut Semua Perangkat
Tidak semua perangkat harus dicabut setiap selesai digunakan. Memutus listrik kulkas, peralatan keamanan, perangkat medis, atau sistem yang memang harus bekerja terus-menerus jelas bukan pilihan yang tepat. Fokuskan penghematan pada elektronik yang tidak memiliki alasan penting untuk tetap mendapatkan listrik ketika sedang tidak digunakan.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
Gunakan power strip bersaklar. Televisi, speaker, konsol, dan perangkat hiburan lain dapat dikelompokkan sehingga listriknya dapat diputus dengan satu sakelar setelah seluruh perangkat selesai digunakan.
Cabut charger yang sudah tidak digunakan. Cara sederhana ini menghilangkan konsumsi tanpa beban sekaligus mengurangi adaptor yang terus terhubung ke stopkontak.
Aktifkan fitur auto-off dan power saving. Printer, komputer, televisi, dan sejumlah perangkat lain menyediakan pengaturan untuk masuk ke mode hemat daya setelah beberapa saat tidak digunakan.
Gunakan smart plug atau timer pada perangkat yang sesuai. Perangkat dapat dijadwalkan berhenti menerima listrik pada jam tertentu tanpa harus mencabut kabel setiap hari. Pastikan kapasitas smart plug sesuai dengan beban listrik perangkat.
Periksa perangkat yang menyala sepanjang hari. Router, speaker pintar, set-top box, printer jaringan, dan perangkat smart home layak dievaluasi apakah benar-benar harus bekerja selama 24 jam.
Pilih perangkat yang efisien ketika membeli baru. Desain perangkat modern dapat menekan kebutuhan daya dalam mode siaga hingga sangat rendah, sehingga efisiensi standby juga layak diperhatikan selain konsumsi ketika perangkat aktif.
Ukur jika ingin mengetahui angka sebenarnya. Watt meter atau smart plug yang memiliki fitur pemantauan energi dapat membantu mengetahui apakah sebuah perangkat masih menarik listrik ketika tidak digunakan. Cara ini lebih akurat daripada menebak hanya berdasarkan lampu indikator.
13. Apakah Semua Perangkat Harus Dicabut dari Stopkontak?
Tidak. Mencabut seluruh perangkat setiap saat justru bisa merepotkan dan dalam beberapa kasus tidak diperlukan. Perangkat yang hanya menggunakan daya standby sangat kecil mungkin menghasilkan penghematan yang tidak begitu terasa jika hanya satu unit. Cara yang lebih efektif adalah mencari kelompok perangkat yang jumlahnya banyak, mempunyai konsumsi siaga relatif tinggi, atau tidak pernah digunakan selama berjam-jam.
Prioritaskan meja kerja, pusat hiburan, kamar tidur, dan dapur karena satu area sering mempunyai banyak perangkat yang terus tercolok. Televisi, soundbar, decoder, konsol, monitor, speaker, dan charger yang berada di tempat yang sama dapat lebih mudah dikendalikan menggunakan terminal dengan sakelar daripada dicabut satu per satu.
Jangan memutus perangkat yang memang membutuhkan listrik terus-menerus tanpa memahami fungsinya. Kulkas, freezer, perangkat keamanan, alat kesehatan tertentu, perangkat jaringan yang diperlukan kamera keamanan, atau peralatan lain yang berhubungan dengan keselamatan dan penyimpanan makanan sebaiknya diperlakukan berbeda. Tujuannya adalah menghilangkan konsumsi yang tidak perlu, bukan sekadar membuat sebanyak mungkin stopkontak kosong.
14. Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah charger yang tetap tercolok meskipun tidak digunakan menyedot listrik?
Ya. Sebagian charger masih menarik daya yang sangat kecil ketika terhubung ke stopkontak meskipun tidak sedang mengisi perangkat. Besarnya berbeda tergantung desain dan efisiensi charger.
2. Apakah mematikan TV dengan remote sudah menghentikan penggunaan listrik?
Belum tentu. TV biasanya masuk ke mode standby agar sensor remote dan beberapa fungsi lainnya tetap siap bekerja.
3. Mana yang lebih baik, mencabut kabel atau menggunakan power strip?
Keduanya dapat memutus daya. Power strip bersaklar lebih praktis jika beberapa perangkat yang aman dimatikan terhubung di satu tempat.
4. Apakah router WiFi sebaiknya dimatikan setiap malam?
Tidak harus. Router dapat dimatikan jika internet benar-benar tidak dibutuhkan, tetapi jangan melakukannya jika ada kamera keamanan, smart home, atau perangkat penting lain yang membutuhkan jaringan sepanjang waktu.
5. Bagaimana mengetahui perangkat masih menyedot listrik setelah dimatikan?
Cara paling akurat adalah mengukurnya menggunakan watt meter atau smart plug dengan fitur pemantauan energi. Lampu indikator dan layar yang tetap hidup hanya menjadi petunjuk awal.
(kpl/ank)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
