Kisah Hidup Aamir Khan, Masa Kecil Sulit - Makin Keren di Usia 52

Rabu, 15 Maret 2017 15:38 Penulis: Wulan Noviarina
Kisah Hidup Aamir Khan, Masa Kecil Sulit - Makin Keren di Usia 52 Aamir Khan ©The Indian Express

Kapanlagi.com - Kemarin, Selasa (14/3) Aamir Khan genap berusia 52 tahun. Tak bisa dibilang muda lagi, karena secara usia memang sudah lebih dari setengah abad. Tapi kalau soal profesionalitas dan semangat kerja, Aamir masih sama semangatnya dengan para aktor muda yang baru merintis karir.

Saat ini, lebih dari tiga dekade sudah Aamir berkarir di Bollywood. Sepanjang perjalanannya, Aamir terus berbenah diri, membawa karirnya ke arah yang lebih baik lagi. Tidak hanya sekedar jadi aktor yang laris, tapi juga terus memperbaiki kualitas aktingnya.

Masa Kecil Yang Sulit

Pria bernama asli Mohammed Aamir Hussain Khan ini lahir dari keluarga sutradara dan produser. Namun ayahnya tak pernah mau Aamir jadi aktor. Menurut sang ayah, jadi aktor atau sutradara bukanlah pekerjaan yang bisa dijadikan sandaran hidup lantaran pendapatannya tak tentu.

Ayah Aamir, Tahir Hussain ingin anaknya jadi seorang insinyur atau dokter, pekerjaan yang ia anggap lebih menjanjikan. Tahir tak mau Aamir jadi seperti dirinya, produser film yang kerap gagal dan akhirnya punya banyak hutang.

Aamir Khan mengalami masa kecil yang sulit karena hutang ayahnya ©Bollywood BubbleAamir Khan mengalami masa kecil yang sulit karena hutang ayahnya ©Bollywood Bubble


Masa kecil Aamir bisa dibilang cukup sulit, hampir setiap hari ada debt collector yang datang ke rumahnya untuk menagih. Tahir hampir tak bisa memberi uang jajan buat Aamir dan tiga adik-adiknya, Faishal Khan, Farhat Khan dan Nikhat Khan.

Saking banyaknya hutang, dalam sehari bisa ada lebih dari 30 panggilan telepon dari tukang tagih. Aamir pun berulang kali nyaris dikeluarkan dari sekolah karena Tahir tak bisa membayar uang SPP.

Itulah yang membuat Tahir tak berharap anaknya terjun ke dunia hiburan, bahkan menentangnya habis-habisan.Namun Aamir tak mau menurut perkataan ayahnya, dan memilih terjun ke dunia akting sejak tahun 1984.

Mulai Berakting

Melanggar perintah sang ayah, Aamir mulai belajar akting sejak ia berusia belasan tahun. Ketika umur 16 tahun, Aamir terlibat di film PARANOIA yang merupakan film bisu berdurasi 40 menit. Kala itu ia mendapatkan bayaran beberapa ribu rupee yang membuat Aamir semakin ingin terjun ke dunia akting.

Aamir debut di Bollywood pada tahun 1988 ©Bollywood BubbleAamir debut di Bollywood pada tahun 1988 ©Bollywood Bubble


Setelah PARANOIA, Aamir mulai bermain di film pendek berjudul HOLI. Namun sayang, debutnya di film pendek ini belum memberikan hasil yang memuaskan dari segi finansial. Tapi produser mulai memperhatikan Aamir dan ia mendapatkan tawaran untuk bermain di film QAYAMAT SE QAYAMAT TAK bersama Juhi Chawla pada tahun 1988.

Film QAYAMAT SE QAYAMAT TAK ternyata sukses di pasaran dan membuat nama Aamir dikenal di seluruh penjuru India. Film ini juga dipuji media sebagai tonggak perubahan industri film di India dan jadi trend setter baru di Bollywood.

Empat Tahun Break

Kecintaan Aamir pada dunia akting terpaksa harus kalah dengan masalah pribadi yang ia alami. Tahun 2001 silam, ia bercerai dari Reena Dutta dan membuat Aamir memilih untuk vakum dari semua pekerjaannya di dunia hiburan. Aamir menarik diri dari sorotan media, dan menghilang selama kurang lebih empat tahun lamanya.

Cerai dari Reema membuat Aamir memilih vakum ©FilmiBeatCerai dari Reema membuat Aamir memilih vakum ©FilmiBeat


Tahun 2005 akhirnya Aamir kembali ke dunia film dan ia langsung melakukan debut sebagai sutradara dan aktor sekaligus. Dua tahun setelah kembali, Aamir meraup sukses dengan film TAARE ZAMEEN PAR yang membuatnya jadi sutradara terbaik tahun 2007.

Film TAARE ZAAMEN PAR juga menjadi tonggak lain bagi karir Aamir Khan di Bollywood. Ia mendirikan Aamir Khan Production yang masih bertahan hingga saat ini.

Tuan Sempurna Yang Kerap Memecahkan Rekor

Setelah kembali ke dunia film, nama Aamir Khan bertambah lagi. Ia mulai dikenal sebagai Mr Perfectionist alias tuan sempurna di berbagai proyek yang ia kerjakan.

Aamir hampir selalu memberikan masukan pada sutradara dan produser soal karakter yang ia bawakan. Selain itu ia juga tak menerima banyak tawaran sekaligus dalam satu tahun. Bisa dibilang, dalam satu tahun maksimal Aamir main di 2 produksi saja.

Keinginan Aamir agar semuanya sempurna sempat bikin kru repot, karena Aamir selalu memperhatikan detail semua pekerjaan dan orang-orang yang ada di sekitarnya. Meski demikian, mereka tetap berterima kasih karena hasil akhirnya sangat baik.

Tuan Sempurna yang selalu sukses dengan karyanya, happy birthday ©IndiCineTuan Sempurna yang selalu sukses dengan karyanya, happy birthday ©IndiCine


Aamir juga mulai dikenal sebagai aktor pemecah rekor di India. Mulai dari pendapatan film 3 IDIOTS yang melampaui Rs 100 crore, sampai kontroversi film PK yang bikin geger seluruh dunia namun sukses merajai pendapatan film di seluruh India sepanjang tahun 2014.

Namun ia adalah Aamir Khan, yang sebenarnya tak terlalu peduli pada angka hasilnya, namun sangat memperhatikan proses pembuatannya. Seperti dalam film terbarunya, DANGAL, kala Aamir harus naik turun berat badan dengan jumlah besar dalam waktu singkat. Dan segalanya ia lakukan demi penampilan yang hanya sekitar 5 menit saja di layar lebar.

Hasilnya, DANGAL sukses mendapatkan pemasukan lebih dari Rs 600 crore dan sampai saat ini belum ada film India lain yang bisa mengalahkan pemasukan ini. Tapi sekali lagi, bukan hasil pemasukan yang menjadi prioritas Aamir.

Secara tidak langsung, Aamir mengubah sudut pandang penonton pada film India. Aamir membuat film Bollywood tak melulu soal tarian dan lagu dengan jalan cerita yang tak masuk akal. Tapi membuktikan bahwa aktor India juga bisa berakting, tak cuma menari dan lipsync. Aamir menunjukkan bahwa film India juga punya makna, tak hanya dar der dor polisi bernama Tuan Takur saja.

Sekarang Aamir sedang sibuk dengan proyek barunya, THUG OF HINDOSTAN. Bakal seperti apa? Tunggu saja kejutan dari Aamir Khan. Dan selamat ulang tahun, Mr Perfectionist...

(kpl/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING