FILM INDONESIA

'PEREMPUAN BERGAUN MERAH' Jadi Film Horor Pertama Refal Hady, Diangkat dari Urban Legend

Rabu, 26 Oktober 2022 16:06 Penulis: Editor KapanLagi.com

Refal Hady (Credit: KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya)

Kapanlagi.com - Ditulis oleh: Putriku Aishwarya Ravelia.

Horor menjadi genre yang banyak disukai penonton Indonesia. Tak heran jika kemudian PEREMPUAN BERGAUN MERAH turut dirilis dan mewarnai genre ini. PEREMPUAN BERGAUN MERAH merupakan film horor yang disutradarai dan ditulis oleh William Chandra yang akan segera tayang pada 3 November 2022.

Pada Rabu (19/10), KapanLagi berkesempatan untuk dapat melakukan wawancara dengan dua pemeran utama film PEREMPUAN BERGAUN MERAH yaitu Refal Hady dan Tatjana Saphira.

Dalam kesempatan itu, Refal Hady mengungkapkan keseruan selama proses syuting horor pertama bagi dirinya. Sementara itu, Tatjana Saphira yang sebelumnya pernah bermain film horor komedi menyebut film ini jauh lebih menantang dan berbeda.

1. Horor Pertama Bagi Refal Hady

Bagi aktor Reza Fahlevi Alhady atau akrab dikenal Refal Hady, PEREMPUAN BERGAUN MERAH merupakan film horor pertamanya selama kurang lebih 6 tahun dirinya berada di dunia entertain.

Refal Hady mengungkapkan jika selama proses syuting sangat menyenangkan, dan dirinya tidak sabar untuk segera menantikan tayangnya film PEREMPUAN BERGAUN MERAH.

“Horor pertama, jadinya pasti excited, tapi takut, tapi penasaran juga gitu,” tutur Refal Hady.

Walaupun PEREMPUAN BERGAUN MERAH sempat tertunda karena adanya pandemi, tetapi tidak mengurangi rasa excited yang dirinya rasakan. Diketahui juga sebelumnya para pemeran telah menyaksikan release trailer beberapa waktu lalu.

“Setelah penantian lama, Deg-degan banget. Ga expect juga bakal kayak gitu hasilnya, jadi bener-bener super excited. Dan salah satu film horor yang dinanti pas selama pandemi,” jelas Refal Hady dengan semangat.

2. Diangkat dari Urban Legend

Film PEREMPUAN BERGAUN MERAH merupakan horor yang diangkat dari urban legend. Fyi, urban legend atau legenda urban adalah genre cerita rakyat yang beredar sebagai sesuatu yang benar, biasanya karena telah terjadi pada teman atau keluarga dengan unsur mengerikan. Hal tersebut dapat menyangkut bahaya misterius atau peristiwa yang mengganggu.

“Jadi film ini mengangkat mitos urban legend asia yaitu sosok perempuan bergaun merah, yang jika dia mengenakan gaun berwarna merah arwahnya itu akan membalas dendam,” terang Refal.

Bagi aktor kelahiran 24 Oktober 1993 ini, pada awalnya dirinya juga cukup asing dengan mitos urban legend ini.

“Saat reading kita masih karena baca skrip juga dan banyak treatment-treatment yang kita pelajari sedikit tahu tentang itu. Karena linknya juga terhadap salah satu karakter di project ini. Dan itu yang banyak kita pelajari saat syuting dan mendengar pertama kali,” tutur Refal Hady.

Oleh karena itu film horor satu ini berbeda dari horor lainnya dengan mengangkat gaya urban legend Tiongkok.

“Horor tetapi ada nuansa culture, jarang kita lihat di sineas Indonesia buat ngangkat ini. Jadi super excited, semoga mereka suka warna film dari yang kita punya,” ucap Refal Hady menambahkan.

3. Tanpa Stunt

Dalam horor pertamanya ini Refal Hady mengungkapkan jika banyak melakukan adegan action tanpa stunt, membuat dirinya merasa challenging.

“Kebanyakan adegan kita lakukan sendiri di project ini, lebih berasa aja kalo semuanya sendiri. Dan latihannya juga cukup lama sama teman-teman lainnya,” jelasnya.

Refal Hady menambahkan, “Pengalaman pertama gak punya ekspektasi apapun buat syuting horor. Dari gimana syutingnya, bangun emosinya, layernya seperti apa, jadi pas nyobain sendiri tuh nerveous dan juga mix feeling. Gak bisa dilupain.”

Walaupun sempat mengalami accident tetapi tetap menyenangkan untuk Refal Hady. “Waktu itu pernah cuma keseret doang. Itu syutingnya pas pagi-pagi dan situasinya lagi hujan dan gelap. Tapi tetap seru sih,” pungkasnya.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake
REKOMENDASI
TRENDING